Tampilkan postingan dengan label bansos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bansos. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Mei 2025

Dukung Keadilan Sosial, Bupati Lumajang Ajak Warga Jadi Pengawas Bansos Aktif



Lumajang, MCE - Pemerintah Kabupaten Lumajang di bawah kepemimpinan Bupati Indah Amperawati (Bunda Indah) terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem sosial yang lebih adil, transparan, dan partisipatif. Dalam dialog terbuka bersama pilar-pilar sosial di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (30/5/2025), Bupati menegaskan pentingnya keterlibatan warga dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran.


Bunda Indah menyoroti urgensi penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi penyaluran seluruh program bansos, baik dari pusat, provinsi, maupun daerah. Ia menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus berangkat dari satu basis data yang valid, akurat, dan dinamis.


“Kami dan Gus Menteri sepakat bahwa pengentasan kemiskinan harus berbasis pada satu data. Tapi yang juga penting, data itu harus terus divalidasi agar tetap relevan dengan realitas lapangan,” jelasnya.


Namun demikian, Bupati secara terbuka mengkritisi bahwa DTSEN yang saat ini digunakan masih dalam tahap awal dan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat. Ia menyampaikan aspirasi daerah agar diberikan ruang verifikasi secara berkala.


Respons cepat datang dari Menteri Sosial, yang menyetujui mekanisme validasi setiap tiga bulan sekali, memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melakukan pemutakhiran dan koreksi data. Kebijakan ini menjadi langkah maju dalam memastikan keadilan distribusi program sosial.


Lebih dari sekadar urusan teknis, Bunda Indah mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai pengawas sosial. Melalui kanal pengaduan seperti aplikasi “Sambat Bunda”, warga bisa melaporkan temuan di lapangan, termasuk jika ada individu yang tidak layak namun tercatat sebagai penerima bantuan.


“Partisipasi masyarakat adalah kekuatan utama dalam membangun sistem yang bersih. Laporkan, kami akan cek langsung. Kita jaga sama-sama agar yang berhak, benar-benar mendapatkan haknya,” ujarnya dengan tegas


Langkah ini mencerminkan transformasi kepemimpinan daerah yang tak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga membangun ruang kolaborasi antara pemerintah dan rakyat. Di tengah upaya mengatasi tantangan kemiskinan, Lumajang menunjukkan bahwa transparansi dan keterlibatan publik adalah kunci utama keberhasilan reformasi sosial. (fyan). 

Rabu, 25 Agustus 2021

Alumni Akpol 1993 Batalyon Pesat Gatra Bagikan 500 Paket Sembako dan 1000 Dosis Vaksin Covid-19




SURABAYA, corruptionexpose.com - Ikatan Alumni Akademi Polisi (Akpol) Tahun Angkatan 1993 Batalyon Pesat Gatra menggelar kegiatan Bakti Sosial ( Baksos) berupa pembagian sembako sebanyak 500 paket kepada sejumlah anak yatim dan tukang becak secara simbolis. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Utama Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/08/2021).


Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Muhamad Aris, S.H., sebagai perwakilan dari alumni Alumni Akpol 1993 Batalyon Pesat Gatra mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu meringankan beban masyarakat terutama bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.


“Tujuan kami melalukan baksos ini untuk membantu meringankan beban masyarakat, walaupun tidak sepenuhnya membantu kebutuhan hidup mereka,” ujar Kombes Pol Muhamad Aris saat memberikan sambutan di Polrestabes Surabaya.


Kemudian, ia menjelaskan bantuan ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 22 Agustus 2021 dengan jumlah 14.000 paket sembako yang di gagas oleh Akpol angkatan 93 yang tersebar di 7 Polda atau Provinsi. Dan untuk di wilayah Jawa Timur sendiri akan di sebar di 4 wilayah diantaranya di Kota Surabaya, Tuban, Ngawi dan Magetan.


“Sebagian bansos ini sudah diantar oleh Bhabinkamtibmas jajaran, terutama tempat-tempat yang sulit dijangkau,” lanjut Kombes Pol Muhamad Aris.


Setelah itu, ia mengapresiasi dan memberi semangat tugas Bhabinkamtimbas yang terus berupaya membantu menangani kasus Covid-19, yang mana dalam setiap harinya meraka keluar rumah menghadapi orang-orang yang terpapar virus berbahaya tersebut.


“Perlu diketahui bahwa tugas Bhabinkamtibmas saat ini sangat luar biasa, setiap hari mereka keluar rumah yang mereka temui adalah orang adalah orang yang terkena covid-19, apalagi yang sekarang ini tugas mereka harus melaksanakan testing (pemeriksaan dini), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan), maka dari itu mereka saat ini adalah pahlawan tanpa jasa,” tuturnya.


Selain itu, ia menyampaikan bahwa saat ini alumni Akpol 1993 juga menyiapkan 1000 dosis vaksin untuk buruh dan masyarakat umum di Gerai Vaksin Merdeka Polrestabes Surabaya untuk mempercepat peningkatan Herd Immunity bagi warga Surabaya.


“Semoga 1000 dosis vaksin ini bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Muhamad Aris. (GenG).

Selasa, 24 Agustus 2021

Alumni Akpol 2000 Salurkan Dua Ton Beras dan Paket Sembako ke Warga




BOJONEGORO, corruptionexpose.com -  Polres Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak Covid-19. Kali ini Polres Bojonegoro membagikan 2 ton beras dan 400 paket sembako,  Rabu (25/8/2021). 


Bakti sosial yang bertajuk “ Berbagi Senyum Untuk Negeri Alumni Akpol 2000 Sanika Satyawada “ berasal alumni Akpol 2000 yang disalurkan oleh Polres Bojonegoro kepada  masyarakat yang sangat membutuhkan.  


Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menjelaskan pihaknya melakukan bakti sosial  ini sebagai wujud kepedulian Polri melalui Alumni Akpol   2000 Sanika Satyawada. 


"Hari ini kita berbagi 2000 kilogram beras dan 400 paket sembako berisi 5 kilogram beras, minyak goreng , gula pasir, mie instan. Kita berharap dengan sedikit rezeki dari kami bisa bermanfaat. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 ini," ujar AKBP EG Pandia. 


AKBP EG Pandia menambahkan penyaluran paket sembako ini akan disalurkan para Bhabinkamtibmas memberikan sembako itu kepada warga sesuai dengan data yang telah ditulis.


"By name by address. Saya minta bantuan ini diberikan kepada warga yang bener-bener membutuhkan bantuan di masa Covid-19. Saya harap Bhabinkabtibmas berkerja secara ikhlas dan tulus," beber Kapolres. 


Selain pembagian sembako bagi warga yang terdampak Covid-19,  juga melakukan vaksin di Polres Bojonegoro  untuk warga.  Ada sekitar 400 warga yang ikut vaksin dan mendapatkan paket sembako. (ambon).

Kamis, 12 Agustus 2021

Bansos dari Sekretaris Presiden RI untuk Warga Terdampak Pandemi dan PPKM Darurat Dibagikan Polisi Bojonegoro





BOJONEGORO, corruptionexpose.com – Polres Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan social (Bansos) dari Sekretaris Presiden Republik Indonesia (RI) untuk warga di wilayah hukum Polres Bojonegoro yang terdampak Pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat Level 3. Bansos yang disalurkan berupa beras sebanyak 3.000 kilogram.


“Bansos yang disalurkan dari Sekretaris Presiden untuk Masyarakat terdampak Covid- 19 dan PPKM Darurat Level 3 di wilayah hukum Polres Bojonegoro sebanyak 3.000 kilogram beras,” ujar Kapolres Bojonegoro, Kamis (12/8/2021).


Kegiatan penyaluran bansos dengan simbolis diserahkan oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia kepada para Bhabinkamtibmas di 28 Polsek jajaran.


“Data penerima bantuan jangan sampai ada duplikasi dengan bantuan yang lain, karena banyak masyarakat yang terdampak covid-19.  Silahkan anggota Bhabinkamtibmas bersama-sama dengan tiga Pilar dan satgas covid sosialisasikan terkait protokol kesehatan di wilayah masing,” ucap AKBP EG Pandia.


Masih menurut AKBP EG Pandia, untuk saat ini kondisi Kabupaten Bojonegoro masuk PPKM Darurat Level tiga akan tetapi dalam peta persebaran konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro masih tinggi dalam arti kata masuk zona merah.


“Bojonegoro masuk PPKM Darurat Level tiga tetap patuhi aturan Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) dan patuhi protokol kesehatan. Pandemi saat ini masih ada, jangan underestimate terhadap kondisi saat ini,” tandas AKBP EG Pandia.


Pantuan dari awak media ini, pelepasan penyaluran bansos untuk masyarakat terdampak Covid- 19 di wilayah hukum Polres Bojonegoro dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia didampingi para pejabat utama Polres Bojonegoro.


Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri para Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Bojonegoro. (ambon).

Kamis, 05 Agustus 2021

Kapolres Lumajang Beri Bansos Perlengkapan KTS Desa Pronojiwo




LUMAJANG, corruptionexpose.com - Polres Lumajang kembali memberi bantuan sosial berupa perlengkapan Kampung Tangguh Semeru dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19  di Kantor Balai Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Kamis (5/8/2021).


Kedatangan Kapolres ini juga didampingi Kapolsek Pronojiwo Iptu Basuki Rachmat, S.H.


Perlengkapan Kampung Tangguh Semeru tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno kepada Kepala Desa Pronojiwo.


Adapun bantuan perlangkapan dari Kapolda Jatim berupa alat pelindung diri (APD), Thermogun, tangki semprot, hand sanitizer, disinfektan, tisu, handwash, supersol, masker, alat semprot desinfektan, sepatu boat, box handscone, dan galon untuk cuci tangan.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menyampaikan bahwa penyerahan perlengkapan KTS kepada Desa Pronojiwo tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian nyata dari Kapolda Jatim.


“Pembentukan Kampung Tangguh Semeru di laksanakan karena Kampung Tangguh adalah solusi untuk melakukan upaya mencegah penularan angka penyebaran Covid 19,” jelasnya.


Selebihnya, Kapolres menegaskan, warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan kurang mampu agar diarahkan ke isolasi terpusat.


“Warga yang isoman harus diarahkan ke isoter karena mendapatkan perawatan lebih intensif dan perhatian khusus dslam pengawasan petugas.” terangnya.


Untuk itu kepada Kades dan kasun harus kompak melakukan penanganan terkait covid-19.


“Isoman ini kita perhatikan betul agar tidak semakin parah dan harus ke rumah sakit karena rumah sakit mulai penuh.” ujar AKBP Eka Yekti.


Sementara itu, Kepala Desa Pronojiwo Murdiono menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Lumajang beserta staf dan jajarannya yang telah berkunjung di Desa Pronojiwo memberikan sosialisasi penanganan Covid-19.


"Kami juga mengucapkan terimakasih atas bantuannya untuk penanganan covid-19 di desa pronojiwo," Ucapnya (alief).

Rabu, 04 Agustus 2021

Exotic Komodo Hotel Bagi 1000 Paket Sembako ke Masyarakat Terdampak PPKM di Labuan Bajo





LABUAN BAJO, corruptionexpose.com – Sebanyak 1000 paket sembako dibagikan secara cuma-cuma kepada pelaku pariwisata dan masyarakat terdampak PPKM akibat pandemi Covid-19 di kota Labuan Bajo pada Rabu (04/08) Siang. Aksi sosial yang dilakukan oleh manajemen Exotic Komodo Hotel itu, dilakukan berdasarkan layanan pemesanan atau Drive thru.


Dalam proses penyaluran bantuan pihak manajemen Exotic Komodo Hotel tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (ProKes Covid-19)  dengan tetap menjaga jarak.


"Satu per satu, mereka yang antre dapat mengambil bantuan tanpa harus berkerumun", ucap Ermin Delima, Sales Marketing Exotic Komodo kepada media ini, Rabu, 4 Agustus.


Pembagian sembako tersebut  mendapat respon positif. Sebab dapat membantu warga yang tengah menjalani isolasi mandiri atau yang terdampak PPKM di sekitar kota Labuan Bajo.


“Pemberian bantuan sembako oleh manajemen Exotic Komodo Hotel ini, sebagai wujud empati terhadap situasi pandemi Covid-19 ini yang sudah berakibat pada kehilangan mata pencaharian bagi pelaku pariwisata dan kesulitan ekonomi pada masyarakat Labuan Bajo", kata Ermin Delima.


Aksi sosial ini rencananya akan berakhir hingga Sabtu 8 Agustus mendatang. (LM).

Selasa, 03 Agustus 2021

Masyarakat Terdampak PPKM Terima Bantuan dari Pemkab Bojonegoro




BOJONEGORO, corruptionexpose.com - Pemkab Bojonegoro memberikan bantuan kepada warga terpapar covid-19 dan warg terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab kepada banyak kalangan, mulai PKL, seniman hingga kelompok terdampak lainnya. 


Sesuai data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro selama masa PPKM ini sekitar 2.500 orang terkonfirmasi positif Covid-19.  Selain itu juta banyak kalangan yang terdampak PPKM yang diberlakukan pemerintah pusat sebagi langkah mencegah penyebaran covid-19. 


Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menuturkan penyaluran bantuan langsung diberikan dari Pemkab ke kecamatan masing-masing untuk langsung didistribusikan kepada masyarakat yang terdapak covid. “Harapannya dengan adanya bantuan dapat meringankan beban bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Bupati Anna, Selasa (3/8/2021). 


Bupati juga menjelaskan, selain disalurkan kepada masyarakat yang terpapar covid-19, dalam penyaluran bantuan ini juga dilakukan penyelarasan data untuk beberapa klaster lain. 


“Pemkab juga menyiapkan bantuan tunai bagi PKL yang tersebar di 28 kecamatan,” terangnya. 


Tak hanya untuk PKL dan warga terpapar covid-19, Bupati Bojonegoro juga merencanakan memberi bantuan kepada seniman. Ini setelah ada masukan dari beberapa pihak tekait dampak PPKM bagi seniman. 


“Pemkab Bojonegoro juga sedang mengkaji untuk memberikan subsidi kedelai sebagai bahan baku tempe. Ini untuk mendorong pemutaran ekonomi saat pandemi,” terang Bupati Anna. 


Sebagai langkah nyata mendorong roda ekonomi masyarakat tetap berjalan di tengah pandemi, Bupati Anna juga  memperintahkan BPR utk ikut meminimalisir rentenir terutama pedagang ulta mikro dan mikro yang ada di Bojonegoro. (ambon).

Berita Terbaru