Tampilkan postingan dengan label pemkot probolinggo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemkot probolinggo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Maret 2022

Hadiri Raker AWPR, Wali Kota Tekankan Pentingnya Peran Media




MAYANGAN, MCE - Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) menggelar rapat kerja tahun 2022 di aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bangpol, Kamis (10/3) pagi. Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin yang hadir membuka acara tersebut mengapresiasi eksistensi AWPR. 


Didampingi Plt Kepala Bakesbangpol Budi Harjanto, ia banyak menyampaikan pesan tentang peran penting media di era digital. Didepan 30 orang anggota AWPR,  Habib Hadi meminta media bersinergi dengan pemerintah sehingga bisa memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.


“Terima kasih selama ini sudah menjadi media yang berkolaborasi dengan pemerintah dalam memajukan kota ini. Kekompakan bersama bisa mewujudkan kondusifitas, sekaligus memiliki manfaat bagi masyarakat. Apakah bisa menimbulkan perpecahan atau justru menyatukan persaudaraan? Maka disinilah peran media sesuai dengan tupoksinya,” tegas wali kota.


Habib Hadi juga berharap media memberitakan secara balance agar tidak multitafsir. Apalagi saat ini, masyarakat rata-rata memiliki HP sehingga mudah sekali mengakses berita online. “Terkadang judulnya gawat, namun isinya justru biasa saja. Sedangkan netizen ini cenderung sekadar membaca judulnya, tapi sudah komentar negatif. Opini dikembangkan tapi narasumbernya tidak jelas, jelas menimbulkan keresahan di masyarakat,” imbuhnya.


Wali kota juga mengajak media dalam memajukan Kota Probolinggo dengan memberitakan potensi wisata baru yang bisa mengangkat ekonomi masyarakat. Contohnya, festival layangan naga di Pantai Permata yang digelar wartawan. Menurutnya, berbagai event yang inisiatifnya dari jurnalis merupakan bentuk kepedulian memajukan wilayah serta bentuk eksistensi lembaganya.


“Saya tidak pernah membeda-bedakan media satu dengan yang lainnya, posisi pemerintah dan media sejajar. Untuk itu jangan berat sebelah dalam pemberitaan. Semoga AWPR ini menjadi motor penggerak, pelopor sebagai jurnalis profesional. Menjadi tanggung jawab bersama dalam memajukan kota ini, mari bergandengan tangan sesuai tupoksinya. Hindari hal-hal yang memprovokasi sehingga menjadi penyebab perpecahan. Ikrarkan hati agar bermanfaat bagi kepentingan dunia akhirat,” tegas Habib Hadi.


Dalam kesempatan itu, wali kota menyerahkan surat dari Bakesbangpol sebagai tanda legalitas organisasi AWPR kepada Ketua Fahrul Mozza. Pelaksanaan raker tahunan ini, menurut Sekretaris AWPR Rebudi, akan dibahas program kerjanya ke depan sekaligus evaluasi program kerja yang dilaksanakan tahun kemarin. “Semoga keberadaan AWPR bisa lebih solid dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya. (fyan).

Rabu, 09 Maret 2022

Jelang Pemilu 2024, Pemkot Berikan Pendidikan Politik untuk Tokoh Masyarakat




MAYANGAN, MCE - Bertempat di Aula Bakesbangpol, digelar Dialog Etika dan Budaya Politik Kota Probolinggo Tahun 2022 pada hari Rabu (9/3) pagi. Agenda yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang wahana demokrasi yang sesuai dengan etika dan budaya politik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam rangka menghadapi pelaksanaan pemilu dan pemilukada serentak pada tahun 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Bakesbangpol Boedi Harjanto dalam laporannya. 


Sebanyak 65 peserta diundang mengikuti dialog tersebut, diantaranya dari Ketua RT/RW dan anggota TP PKK Kelurahan se-Kota Probolinggo. Hadir sebagai pemateri yakni KPU Kota Probolinggo dan Bawaslu Kota Probolinggo. 


Mewakili Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Asisten Administrasi Pemerintahan Gogol Sujarwo menyampaikan bahwa pendidikan politik melalui dialog etika dan budaya politik ini merupakan upaya untuk mewujudkan pemilu tahun 2024 yang kondusif serta aman. 


“Tokoh masyarakat seperti ketua RT/RW dan ibu-ibu anggota Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan dan kelurahan di Kota Probolinggo yang merupakan pemilih di tahun 2024 berperan aktif menciptakan suasana yang kondusif dan aman dalam pelaksanaan pesta demokrasi,” jelas Gogol.


Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta dialog agar turut menyebarluaskan semangat etika dan budaya politik yang positif. “Melalui kegiatan ini saya berharap kepada bapak/ibu agar turut memberikan dorongan motivasi kepada elemen masyarakat lainnya untuk menciptakan dinamika politik yang mencerminkan budaya dan etika politik yang dinamis dan demokratis,” terang Gogol. 


Sementara itu, dari Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Probolinggo Upik Raudhatul Hasanah membuka materi tentang Persiapan Pemilu Serentak 2024 dengan menyamakan persepsi tentang pengertian pemilihan umum. "Mekanisme pendelegasian kedaulatan rakyat pada peserta Pemilu level eksekutif maupun legislatif yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali secara luber dan jurdil serta beradab," terang Upik yang dikutip dari Ramlan Surbakti. 


Melengkapi paparan sosialisasinya juga disampaikan Upik beberapa informasi kunci terkait persiapan KPU menyelenggarakan pemilu tahun 2024. Diantaranya yakni landasan hukum, persiapan pelaksanaan, persiapan pemilu luar negeri, persiapan digitalisasi, persiapan dukungan anggaran, SDM dan sarana prasarana serta tantangan/potensi masalah pada pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024. Dijelaskan pula olehnya tentang jadwal pelaksanaan pemilu tahun 2024 untuk Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD dan DPRD yang akan digelar pada pada tanggal 14 Februari 2024. 


Berikutnya, pemateri kedua dari Koordinator Divisi Hukum Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Probolinggo, Samsun Ninilouw yang mengangkat topik tentang penanganan pelanggaran pada saat pelaksanaan pemilu maupun pilkada di Kota Probolinggo. 


Kepada para peserta, dirinya mengajak untuk berdiskusi terkait pemahaman terhadap etika dan budaya dalam konteks berpolitik. “Maka etika itu berada di dunia ideal yang mau dituju, sandaran etika itu selalu persoalan pantas dan tidak pantas, sementara budaya itu adalah pola perilaku yang perkembangannya disesuaikan dengan zaman,” ungkap Samsun. (fyan).

Selasa, 08 Maret 2022

Akibat Kelangkaan Minyak Goreng, Pemkot Kembali Gelar Operasi Pasar




PROBOLINGGO, MCE – Pemerintah Kota Probolinggo terus berupaya agar masyarakat dapat menikmati minyak goreng dengan harga murah. Selasa (8/3), digelar operasi pasar minyak goreng kali ketiga. Kali ini dengan sasarannya Pedagang Kaki Lima (PKL), UMKM, dan pengusaha warung di Kota Probolinggo.


Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) telah menyiapkan sebanyak 18.000 liter minyak goreng berbentuk kemasan 18 liter. Penjualan minyak goreng murah di dua lokasi yaitu di Kantor DKUPP dan Paguyuban UMKM di Warung GKP Taman Manula.


Pagi itu, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin melakukan inspeksi secara langsung kegiatan di dua lokasi tersebut. “Kegiatan ini dilaksanakan di dua titik ya, yang pertama di Taman Manula, disediakan 4800 liter, itu khusus untuk para UMKM yang telah terdaftar. Di kantor DKUPP juga ada untuk masyarakat umum yang berjualan gorengan ataupun para PKL. Disini ada 14000 lebih, jadi total semua 18.000 liter,” jelasnya.


Habib Hadi mengungkapkan, pelaku usaha kecil memang sangat terdampak dengan adanya kelangkaan minyak goreng dengan harga yang mahal. Maka dari itu pemkot berupaya untuk meringankan dan hadir untuk memberikan solusi.


“Nantinya ke depan, mudah-mudahan targetnya bisa ke kelurahan, masing-masing kelurahan akan mendapatkan harga minyak goreng murah, jadi masyarakat bisa terbantu. Insyaallah, sebelum puasa sudah berjalan program tersebut,” jelas wali kota yang ikut menyerahkan minyak goreng yang terbungkus kardus itu kepada warga.


Mantan anggota DPR RI ini pun juga berkomunikasi langsung dengan warga yang membeli minyak goreng. Seperti salah satu warga yang mempunyai usaha catering, Nurul. Nurul sangat bersyukur dengan adanya operasi pasar untuk pelaku usaha ini.


“Alhamdulillah ada program ini, sangat terbantu sekali. Saya sehari pakai 2-3 liter, harganya Rp 34.000 per 2 liter, kadang nemu paling murah Rp 30.000. Teman-teman lain sesama PKL juga sangat terbantu dan mereka antusias. Jadi mereka yang tidak tahu infonya, saya infokan. Saya sendiri dapat info dari group whatsapp,” ujar Nurul yang berharap juga program ini sering-sering diadakan.


Di sela operasi pasar murah, Kepala DKUPP Fitriawati menjelaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk terus menyediakan stok minyak goreng kepada masyarakat. “Kami berharap agar masyarakat tidak perlu panic buying (membeli secara berlebihan), karena stok minyak selalu ada dan kami selaku Pemerintah Kota Probolinggo melalui DKUPP setempat akan terus berusaha untuk mengadakan program operasi pasar,” pungkasnya. (fyan).

Sambut HKG PKK ke- 50, PKK Pusat Teken MoU dengan BNN RI





KANIGARAN, MCE - Di bawah komando Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melaksanakan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Nasional ke-50, Selasa (8/3) secara virtual di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).

Acara ini juga menegaskan bahwa aksi nyata telah dilakukan oleh TP PKK Pusat pada masa kepemimpinan Tri Tito Karnavian yang dilantik sejak 2019 lalu. Diantaranya penyerahan dokumen kependudukan kepada masyarakat di seluruh Indonesia yang berhak serta pemenuhan berbagai bantuan yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan sosial dasar warga termasuk vaksinasi COVID 19 dan sebagainya.

Acara secara online yang diikuti jajaran TP PKK seluruh Indonesia ini juga melaksanakan MoU dengan BNN RI tentang penguatan keluarga dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Penandatanganan dilakukan Ketua Umum PKK Pusat Tri Tito Karnavian dengan Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Selain itu, Ketua TP PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar membacakan sejarah singkat gerak PKK. Dijelaskan olehnya PKK yang merupakan gerakan pembangunan mayarakat  bermula dari seminar home economic di Bogor pada tahun 1957, dengan menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan keluarga itu diharapkan mampu mewujudkan keluarga sejahtera.

“PKK adalah suatu gerakan pembangunan yang tumbuh dari bawah, dikelola oleh, dari dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang sejahtera. PKK adalah lembaga sosial kemasyarakatan yang independen non profit dan tidak berafiliasi kepada suatu partai politik tertentu,” jelasnya.

Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian berharap program kerja TP PKK di daerah senantiasa bersinergi dengan program pemerintah daerah. Karena itu, TP PKK perlu memahami berbagai program unggulan dan prioritas yang dimiliki pemerintah daerah. Melalui pemahaman itu, TP PKK dapat memetakan pelaksanaan 10 program pokok yang diemban TP PKK. Tak hanya itu, program kerja juga perlu disusun sesuai dengan potensi yang dimiliki daerahnya masing-masing.

Giat daring itu diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Aminah Hadi Zainal Abidin didampingi 5 orang pokja di Command Center kantor wali kota. Dalam waktu dekat Tim Penggerak Kota Probolinggo bakal menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke 50. (fyan).

Kamis, 20 Januari 2022

DKUPP dan Alfamart Kerjasama untuk Fasilitasi Produk UMKM Kota Probolinggo

DKUPP dan Alfamart Kerjasama untuk Fasilitasi Produk UMKM Kota Probolinggo

MAYANGAN, MCE – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) menggelar  Pelatihan Manajemen Ritel bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kamis (20/1) di Aula  Bakesbangpol. Pelatihan itu dilaksanakan atas kerja sama dengan Alfamart Cabang Jember mengundang sekira 50 UMKM Kota Probolinggo.

“Ini salah satu upaya pemerintah untuk memberi kemudahan ke UMKM, khususnya dalam hal pemasaran. Kita memfasilitasi kerja sama dengan PT Alfamart untuk akurasi produk UMKM yang sekiranya hasil dari akurasi, produk UMKM bisa dipasarkan di Alfamart,” ucap Fitriawati.

Corporate Communication Alfamart Cabang Jember M. Sofi’i menyatakan Alfamart Cabang Jember yang merupakan wilayah kerja separuh Sidoarjo sampai Banyuwangi, termasuk Kota Probolinggo. Dijelaskan olehnya, visi Alfamart yakni menjadi jaringan distribusi ritel terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat pengusaha kecil. “Nah, berkaca dari visi tersebut, kita menggandeng DKUPP untuk mengumpulkan pelaku UMKM,” bebernya.

Menurut pria asli Malang itu, sebelum produk-produk pelaku usaha pihaknya akan melakukan akurasi terlebih dahulu terkait layak tidaknya masuk ke Alfamart. “Harapannya produk-produk mereka nanti masuk ke tempat kita dengan beberapa persyaratan prosedural. Artinya, produk yang masuk nanti kita akurasi dulu. Tentunya akurasi ini memakan proses dan waktu,” terangnya.

Sofi’i menambahkan, tidak semua produk bisa masuk melainkan yang memenuhi syarat saja, Misal perizinannya lengkap, packaging bagus dan produk tidak sejenis dengan yang ada di kita.

Ya, dari pelatihan itu terkumpul sebanyak 105 produk makan dan minuman UMKM binaan DKUPP setempat yang siap dibawa PT. Alfamart Cabang Jember untuk dilakukan kelayakan untuk dipasarkan di 20 Alfamart yang tersebar di Kota Probolinggo.

Bersama dengan Merchandiser Neni Restini juga Buyer Food Mirza yang ikut mengisi acara Pelatihan Manajemen Ritel meyakini UMKM Kota Probolinggo bisa memenuhi akurasi persyaratan ritel Alfamart yang bisa merambah sampai dengan Alfamart se- Jawa Timur.

Hal ini terbukti dengan pernyataan Tri Yuliani ditemui usai acara, salah satu peserta pelatihan sekaligus pelaku UMKM yang memproduksi olahan Ikan Jenggelek Mayangan mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah dari DKUPP sudah memfasilitasi bekerjasama dengan Alfamart. Dengan begitu, teman-teman bisa titip produknya di Alfamart Kota Probolinggo. Tak hanya itu, jika ada perkembangan baik, bisa titip ke Alfamart yang tersebar di Jawa Timur,” tandasnya sumringah.

Pasalnya sejak pandemi COVID 19 melanda, ia memasarkan produknya dengan cara offline. Seperti menjual di rumahnya, di Alun-alun juga menitipkan produknya ke UMKM temannya. Selain itu, ia kerap mengikuti zoom meeting UMKM se- Jawa Timur dan berjualan di grup whatsapp online. Untuk produk olahan ikan jenggelek itu ia bandrol 10 ribu rupiah per kemasan. Selebihnya ia berharap pemerintah kota tetap membantu kemajuan ekonomi UMKM di Kota Probolinggo. (frp/has). 

Senin, 22 November 2021

Kantor DPRD Kota Probolinggo Digeruduk Ormas Laskar Merah Putih




PROBOLINGGO, corruptionexpose.com - Ratusan massa berseragam doreng merah putih yang merupakan khas ormas Laskar Merah Putih (LMP) menggeruduk Kantor DPRD Kota Probolinggo, Senin (22/11) siang tadi.


Ratusan massa yang tergabung dalam ormas Laskar Merah Putih (LMP) markas cabang kota Probolinggo itu bergerak dari Jln. Mayangan menuju kantor DPR Kota probolinggo, dengan di komandoi ketua LMP, Hasbullah ratusan massa itu mengendarai puluhan roda dua dan satu unit pick up dengan sound besar.


Setiba di depan kantor DPRD, massa sudah disambut dengan pengamanan dari Polresta Probolinggo. “kami tidak ingin uang rakyat yang digunakan untuk membangun RSUD Kota Probolinggo dibuat Bancakan oknum yang tak bertanggung jawab,” ujar Ahmad sumedi dalam orasinya.


Masih dalam orasinya, Bapak tiga orang anak itu menambahkan jika sudah banyak temuan dugaan persengkongkolan jahat telah ditemukan dokumen lelang yang dirasa cacat,” sudah ada kesalahan dalam dokumen lelang yang merupakan hasil copy paste dari RSUD tipe B Kalimantan, namun kenapa dilanjutkan,' tambahnya.



Setelah orasi selama 1 jam, pihak Polresta memediasi dengan mengizinkan perwakilan LMP untuk berkomunikasi, di dalam gedung DPRD perwakilan LMP Hasbullah, Ikhwan, Luluk dan Lubis ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo, abd. Mujib, walikota Probolinggo, habib Hadi Zainal Abidin dan kapolresta Probolinggo, AKBP Wadi Sa’bani, dan ketua komisi 3, Agus Riyanto.


Dalam pertemuan tersebut, kembali dinyatakan jika komisi 3 sudah memberikan pernyataan sikap jika sudah merekomendasikan tidak akan bertanggung jawab jika proyek pembangunan RSUD Kota Probolinggo dilanjutkan karena ada temuan yang bermasalah,” ada temuan yang Copi paste di dokumen lelang dan itu sudah kami sampaikan ke eksekutif, tinggal bagaimana sikap eksekutif untuk lanjut atau tidak,” ujar ketua komisi 3.


Sementara itu,  Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin  mengucapkan terima  pada teman teman ormas LMP karena sudah diingatkan,” saling mengingatkan dalam bermasyarakat itu diperlukan,” ujar Walikota Probolinggo.


Di sesi terakhir, Ketua LMP Kota Probolinggo memberikan sebuah boneka Doraemon  pada Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, hal itu sebagai simbol jika DPRD jangan jadi bonekanya para eksekutif dan bukan membela kepentingan rakyat.


Untuk diketahui, aksi tersebut agar Walikota Probolinggo menghentikan sementara pembangunan Mega proyek RSUD kota senilai 180 milyard karena adanya kejanggalan dalam dokumen lelang yang hasil Copi paste. (has/frp). 

Rabu, 03 November 2021

Regenerasi Seniman Hadrah, Disdikbud Gelar Lomba Hadrah




KANIGARAN, corruptionexpose.com - Sebanyak 6 tim hadrah Kota Probolinggo unjuk kebolehan dalam kompetisi grand final Lomba Hadrah memperingati Hari Santri Nasional ke VII Tahun 2021, Rabu (3/11) malam di Puri Manggala Bhakti. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo dan PCNU setempat ini memperlombakan seni olah vokal yang dikombinasikan dengan Seni Al Banjari.


Lomba hadrah ini rutin digelar tiap tahun, mengingat jumlah pegiat seni hadrah di Kota Probolinggo tergolong cukup banyak. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Sardi di sela-sela acara. "Jadi hadrah ini tiap tahun kita adakan karena kelompok seni yang paling banyak di Kota Probolinggo itu hadrah, dari 200 itu sekitar 100-an lah hadrah itu," jelas Sardi.


Berbeda dengan tahun lalu, pada pelaksanaan lomba kali ini panitia hadrah menetapkan batasan umur bagi para peserta hadrah. Menurut Wakil Sekretaris PCNU Ahmad Farisi hal tersebut bertujuan untuk regenerasi dan pembibitan pemain hadrah muda.


"Kalau yang kemarin umur tidak begitu dibatasi, tapi sekarang banyak perlombaan yang dibatasi guna regenerasi sehingga para pemuda yang punya potensi itu bisa terekspresikan di sini, yakni dibatasi di umur 25," ucapnya.


Peraturannya, masing-masing tim diharuskan untuk membawakan satu lagu wajib Sholawat Asyghil serta satu lagu pilihan bebas dan tidak diperkenankan memakai alat musik elektronik. Kriteria penilaiannya antara lain pada seni vokal, kekompakan pukulan rebana, penampilan dan penjiwaan.


Sebelum mengumumkan nama pemenang, perwakilan juri mengapresiasi kualitas suara dan penampilan seluruh finalis tim hadrah. "Jadi penampilannya, performanya juga bagus-bagus, vokalnya juga bagus-bagus," tuturnya.


Dari 20 peserta yang mendaftar lomba hadrah terseleksi 6 tim yang lolos ke babak grand final. Setelah melalui hasil penjurian terpilih tim Nurul Hidayah sebagai juara 1 memperoleh hadiah Rp 2.500.000, tim Arriyas sebagai juara 2 dengan hadiah uang sebesar Rp 2.000.000 dan tim Wadimor sebagai juara 3 dengan hadiah sebesar Rp 1.500.000.


Selanjutnya tim hadrah Nadal Munadi terpilih sebagai juara Harapan 1, Tim Qadfaza terpilih sebagai Harapan 2 dan terakhir Harapan 3 untuk tim New Esemkada. Masing-masing juara harapan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 1.000.000.


Lolos sebagai juara 1, Ketua Tim Nurul Hidayah mengaku minim persiapan dalam mengikuti lomba hadrah HSN ke VII ini. "Untuk persiapan sebenernya ini dadakan, untuk persiapan (lomba hadrah) HSN, kalau tidak salah 3 hari, latihan 3 hari langsung rekaman," ujar ketua tim Nurul Hidayah yang mengaku sering mengikuti festival lomba hadrah itu.


Sebelumnya, dalam rangkaian peringatan HSN 2021 di Kota Probolinggo juga telah dilaksanakan Lomba Tartil, Lomba Musik Islami, Lomba Baca Kitab Kuning dan Lomba Patrol Religi yang juga disiarkan secara virtual di sosial media Pemerintah Kota Probolinggo. Rencananya pemenang juara 1 dari masing-masing lomba akan kembali tampil di acara puncak peringatan HSN tahun 2021, Kamis (4/11) besok. (has/fyan).

Berita Terbaru