Tampilkan postingan dengan label cpns. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cpns. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Oktober 2025

Gelombang Baru Pelayan Publik! 1.430 CPNS dan PPPK Resmi Diangkat, Bojonegoro Siap Tancap Gas Tingkatkan Kualitas Layanan




​BOJONEGORO, MCE - Bojonegoro Berbenah! Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menambah amunisi baru untuk lini depan pelayanan publiknya. Sebanyak 1.430 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru, yang terdiri dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II, secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan mereka.


​Acara bersejarah ini digelar di Alun-alun Bojonegoro pada Selasa, 30 September 2025. Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi oleh perwakilan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional II Surabaya.


​Dalam sambutan yang penuh semangat, Bupati Setyo Wahono mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada ribuan ASN yang baru. Namun, lebih dari sekadar ucapan, beliau memberikan penekanan tajam pada tanggung jawab besar yang kini melekat pada status ASN.

"Ini bukan sekadar status atau jabatan, ini adalah amanah. Saya tegaskan, status ASN membawa tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bojonegoro," ujar Bupati, mendorong para ASN baru untuk segera beradaptasi dan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas layanan publik di Bumi Angling Dharma.


​Dengan masuknya 1.430 pelayan publik baru ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap akan ada dorongan signifikan dalam efektivitas dan efisiensi birokrasi, memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan yang cepat, tepat, dan memuaskan. (bp). 

Kamis, 31 Juli 2025

Mas Lindra Apresiasi Semangat dan Kreativitas CPNS Tuban




TUBAN, MCE - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menutup kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) dalam rangka Latihan Dasar (Latsar) CPNS Pemkab Tuban Tahun 2024, di ruang RH Ronggolawe Setda Tuban, Kamis (31/07).


 


Penutupan PKTBT Latsar ini, dihadiri pula Wabup Tuban, Drs. Joko Sarwono, Sekda Tuban, Budi Wiyana, pimpinan OPD terkait.


 


Bupati Tuban, Mas Lindra memberikan apresiasi atas ide dan gagasan yang disampaikan seluruh peserta PKTBT Latsar CPNS kali ini. Gagasan yang disampaikan menjadi modal penting bagi CPNS Tuban. "Ide kreatif dan kepercayaan diri dari CPNS menjadi semangat baru bagi Pemkab Tuban," ungkapnya.


 


Lebih lanjut, CPNS angkatan ini yang didominasi generasi Z memiliki cara yang kreatif untuk menyampaikan ide dan usulan mengenai suatu program. Kreativitas hendaknya diwadahi dengan cara yang tepat. Sekaligus diarahkan agar membawa manfaat.


 


Mas Lindra menekankan agar memperkuat kolaborasi lintas OPD dalam penyusunan program. Harapannya, program tersebut mampu menyentuh berbagai aspek. Dengan demikian, membawa manfaat yang lebih besar dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Tuban.


 


Orang nomor satu di Kabupaten Tuban ini berpesan agar semangat para CPNS terus dijaga. Kreativitas yang ditunjukkan selama Latsar harus dapat diterapkan di unit masing-masing. "Jawab kepercayaan yang diberikan dengan dedikasi nyata dan tanggung jawab," tuturnya.


 


Kepala BKPSDM Kabupaten Tuban, Fien Roekmini Koesnawangsih mengatakan peserta Latsar melakukan studi lapangan untuk membedah 5 isu strategis. Yaitu, integrasi pertanian dan ketahanan pangan, pengembangan pasar tradisional, penataan PKL, integrasi objek wisata, dan digitalisasi pembangunan infrastruktur jalan.


 


Fien Roekmini menyebutkan kegiatan PKTBT Latsar CPNS Pemkab Tuban Formasi tahun 2024 diikuti 46 orang dan dilakukan sejak Senin lalu. Metode pembelajaran dilakukan secara blended learning, berupa Learning Manajemen System (LMS), belajar mandiri, dan studi lapangan. Metode ini dimaksudkan agar peserta dapat mengidentifikasi serta memecahkan masalah yang menjadi isu strategis di bawah bimbingan OPD pengampu. (bp).

Selasa, 03 Juni 2025

Serahkan SK Pengangkatan, Harapan Besar Mas Lindra untuk CPNS Gen Z




Tuban, MCE – Sebanyak 46 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemkab Tuban menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., pada Selasa (03/06/2025). Penyerahan SK dilaksanakan di Pendapa Kridha Manunggal Tuban dengan penuh khidmat. Hadir pada kesempatan ini, Wabup Tuban, Drs. Joko Sarwono, Sekda Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, serta pimpinan OPD dan Camat.


 


Dalam sambutannya, Bupati Tuban menyampaikan pesan dan harapan besar kepada para CPNS yang mayoritas berasal dari generasi Z. Menurutnya, kehadiran mereka akan menjadi warna dan tenaga baru dalam penyelenggaraan roda pemerintahan di Kabupaten Tuban.


 


Lebih lanjut, dominasi dari generasi Z harus mampu memberikan dobrakan baru yang lebih inovatif. Sensitivitas dan keberanian yang menjadi karakter Gen Z harus disalurkan ke dalam kegiatan yang positif. “Ide-ide kreatif yang dimiliki harus dapat diterapkan secara konkret dalam program kerja kabupaten,” ujar Bupati.


 


Bupati Tuban juga menekankan pentingnya sikap dan perilaku dalam membangun lingkungan kerja yang profesional dan produktif. Ia menuturkan bahwa gagasan inovatif harus disampaikan dengan cara yang baik dan tepat, serta dikomunikasikan dengan etika yang baik pula. Di sisi lain, Kepala dinas harus mampu mengakomodir ide dan gagasan kreatif dari para CPNS. ASN Pemkab Tuban, terlebih lagi CPNS yang baru, diharapkan tidak terjebak dalam zona nyaman. Di samping itu, harus berani berpendapat dan bertanggung jawab atas apa yang disampaikan. “Pola kerja harus lebih diarahkan pada langkah nyata, bukan hanya kegiatan administratif,” imbuhnya.


 


Mas Lindra menekankan pentingnya implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk menunjang efektivitas pembangunan daerah. Menurutnya, hal ini akan menghasilkan output dan outcome yang lebih besar dalam setiap program yang dijalankan.


 


“Ilmu yang direngkuh selama duduk di bangku kuliah harus bisa diimplementasikan. Tujuannya agar mampu memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Tuban,” jelasnya.


 


Alumnus UNAIR ini juga mengingatkan pentingnya dedikasi dan pengabdian tulus dari para CPNS, dengan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Menurutnya, senyuman dan ucapan terima kasih dari masyarakat akan menjadi kebahagiaan tersendiri, yang tidak bisa dinilai dengan materi. “Jadilah generasi muda yang membawa semangat baru dalam pelayanan dan bakti terhadap Kabupaten Tuban,” pungkasnya. (bp).

Kamis, 24 Februari 2022

345 CPNS Kabupaten Tuban Terima SK PNS, Mas Bupati Berpesan Harus Siap Berlari Kencang Membangun Kabupaten Tuban




 

TUBAN, MCE - 345 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tuban menerima SK Pengangkatan menjadi PNS sekaligus diambil sumpah PNS oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridky, SE di Pendapa Krida Manunggal. Kamis (24/02/2022).


 


Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tuban Riyadi, Sekda Budi Wiyana, serta Kepala OPD.


 


Dalam arahannya, Bupati Aditya Halindra Faridzky mengatakan, para PNS yang baru menerima SK tersebut harus siap berlari kencang untuk bersama membangun Kabupaten Tuban menjadi lebih baik. Seperti diketahui, para PNS tersebut juga telah ikut turun melakukan update data beberapa waktu lalu.  Menurut Mas Bupati, tugas tersebut telah melatih pengetahuan mereka secara administratif, juga kepekaan para PNS baru kepada lingkungan sekitar. “Tidak perlu beradaptasi dan menyesuaikan diri lagi. Pengalaman satu tahun kemarin sudah cukup untuk bisa berlari kencang,” ungkapnya.


 


Mas Bupati juga menuturkan, sebagian besar PNS yang diangkat masih berusia muda. Menurutnya, jiwa muda adalah karunia, dan harus diartikan dengan semangat pembaharuan. Untuk itu, menciptakan inovasi dan kreasi harus bisa mewarnai langkah mereka di setiap OPD yang ditempati. 


 



Kepercayaan menjadi PNS tidak datang cuma-cuma, tapi penuh dengan tanggung jawab. Mas Bupati menekankan, dasar bekerja PNS adalah aturan, bukan perintah atasan. “Kerja harus berbasis pada aturan. Jika ada perintah atasan yang tidak sesuai aturan, harus ditolak dengan dasar aturan,” pesannya.


 


Tak hanya itu, Mas Bupati juga mengatakan jika PNS yang notabene masih muda harus bisa menguasai teknologi sebagai pondasi kuat dalam memasuki era 5.0. Teknologi tidak boleh dijadikan sebagai hal yang bersifat formalitas saja, tetapi sebagai dasar utama untuk membuat pelayanan cepat, tertata, dan tidak menguras tenaga.


 


Mas Lindra juga berpesan pentingnya menjaga etitut atau sopan santun kepada siapa saja. Tidak hanya pada pimpinan yang lebih tua akan tetapi juga dengan rekan lainnya. Harus mampu bekerja tim, dan saling menghargai satu sama lain. “Jangan sampai ada anggapan anak muda tidak punya sopan santun. Harus di ingat, membangun itu tidak bisa sendiri, tapi harus bekerjasama,” ungkapnya.


 


Lebih jauh, Mas Lindra berharap seluruh CPNS yang telah menerima SK pengangkatan PNS dapat bekerja dengan giat dan amanah. “Semoga amanah ini mampu dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baik nya, dan mari bekerja untuk tuban lebih baik.” tutupnya.


 


Adapun rincian 345 CPNS yang menerima SK PNS adalah Golongan Ruang II/C 146 orang, Golongan Ruang III/A 141 orang, dan Golongan Ruang III/B 58 orang dengan total jumlah 345 orang, terdiri dari Pria 85 orang, dan wanita 260 orang. (bp).

Kamis, 02 Desember 2021

339 Peserta CPNS Pemkab Tuban Ikuti SKB




TUBAN, corruptionexpose.com - Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia  (BKPSDM) Tuban menggelar Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemkab Tuban tahun 2021, Kamis (02/12/21). 


Bertempat di Pendopo Krido Manunggal Tuban, seleksi tahap ke tiga dalam proses rekrutmen CPNS tersebut diikuti oleh 339 peserta. Seluruh pelaksanaan seleksi dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. 


Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si berkesempatan meninjau pelaksanaan di sesi pertama. Sekda memberikan semangat kepada para peserta agar semangat dan tenang dalam mengerjakan setiap soal. Ia juga mengucapkan selamat, seluruh peserta yang telah lolos hingga tahap SKB. “Saya ucapkan selamat anda bisa ditahap SKB, mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik dan maksimal untuk diri anda sendiri, semoga lancar dalam mengerjakan soal,” ucap Sekda. 



Sekda juga berpesan baik peserta maupun masyarakat secara umum agar tidak tergiur oleh tawaran lulus CPNS atau P3K dari pihak manapun. Negara melaksanakan proses seleksi CPNS baik ASN maupun P3K dilakukan dengan sangat ketat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Jangan percaya pada pihak manapun yang menawarkan kelulusan CPNS maupun P3K,” tutur Sekda.


Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Tuban Danang Setyanawan menjelaskan, dari 339 peserta yang lolos hingga tahap SKB, sebanyak 60 orang mengikuti ujian di luar Pendopo Krida Manunggal. “Yang ikut ujian di Pendopo ada 279, sisanya memilih mengikuti ujian dilokasi luar Tuban,” Jelas Danang.


Adapun ujian untuk hari ini dibagi menjadi 3 sesi, sesi pertama diikuti oleh 75 peserta, begitupun sesi dua dan tiga. Sisanya, akan dilaksanakan besok Jum’at, 3 Desember dengan 54 perserta. “Di sesi pertama tadi ada yang tidak hadir satu,” ungkapnya. 


Perlu diketahui, Pemkab Tuban membuka formasi untuk bagian non guru sebanyak 126. (bp).

Berita Terbaru