Senin, 29 Juni 2026

Wabup Tuban Ajak Anggota Pramuka Terapkan Trisatya dan Dasadarma




TUBAN, MCE – Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, membuka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tuban di Aula lantai 3 Perpustakaan Unirow, Senin (29/06/2026). Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kualitas pembina Pramuka sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter generasi muda.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam mencetak pembina Pramuka yang profesional, berkompeten, dan berintegritas.


Menurutnya, pembina Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu, pembina harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya agar mampu menjadi teladan sekaligus pendidik yang inspiratif bagi peserta didik.


"Melalui Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh," ungkapnya. Alhasil, mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pembinaan Pramuka di gugus depan masing-masing.


Wabup Tuban mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki kontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia, cinta tanah air, serta siap menghadapi tantangan masa depan.


Wabup yang kuga Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Tuban menekankan agar setiap anggota Pramuka mengimplementasikan nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian akan membentuk karakter anggota. Menurutnya, anggota Pramuka yang baik adalah mereka yang menerapkan Trisatya dan Dasadarma setiap waktu, tanpa harus bersegaram.


Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tuban, Kakak Kolonel Inf. (Purn.) Kacuk Karsono, menjelaskan bahwa pelaksanaan KMD merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya pembina Pramuka di Kabupaten Tuban. Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) kali ini dilaksanakan mulai 29 Juni hingga 10 Juli 2026 bekerja sama dengan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban. Sebanyak kurang lebih 400 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 335 mahasiswa PGSD Unirow, pengurus Kwarcab Tuban, pimpinan Unirow, pelatih pembina Pramuka, dan panitia.


Kacuk menambahkan kehadiran pembina yang kompeten, menjadikan proses pendidikan kepramukaan semakin berkualitas dan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh.


Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tuban, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tuban, dan Universitas PGRI Ronggolawe, pelaksanaan KMD Tahun 2026 diharapkan mampu memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter sekaligus mencetak pembina yang siap mendampingi generasi muda menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing. (bp).

​Ironi Kasih Ibu di Bojonegoro: Selamatkan Wajah Keluarga dari 'Aib', Tega Gugurkan Kandungan Darah Dagingnya





​BOJONEGORO, MCE – Demi sebuah topeng bernama "nama baik" dan ketakutan akut akan gunjingan tetangga, seorang ibu di Bojonegoro tega bertindak di luar nalar. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro akhirnya membongkar tabir gelap kasus aborsi paksa di wilayah Kecamatan Balen, yang ironisnya diotaki oleh ibu kandung korban sendiri. Senin (29/6/2026). 


​Perempuan berinisial E (45), warga Desa Pilanggede, kini harus bertukar seragam harian dengan rompi tahanan. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti menjadi "sutradara" sekaligus fasilitator dalam pengguguran kandungan anak kandungnya, I.A.N.


​Takut Ditunjuk Hidung oleh Masyarakat


​Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bojonegoro pada Senin (29/6/2026), Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana, membeberkan motif klasik yang mendasari tindakan keji ini.


​"Tersangka mengaku nekat melakukan tindakan tersebut karena merasa malu yang teramat sangat. Ia takut kehamilan anaknya yang terjadi di luar nikah diketahui oleh keluarga besar dan masyarakat sekitar," ungkap AKP Cipto.


​Hanya karena enggan menanggung sanksi sosial dan gunjingan publik, nyawa calon cucu yang baru berusia 20 minggu di dalam kandungan justru dikorbankan tanpa ampun.


​Kronologi Kedok yang Terbongkar


​Dosa domestik ini mulai terendus setelah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima laporan dari masyarakat yang curiga pada Selasa (2/6/2026) lalu. Petugas bergerak cepat melakukan pelacakan hingga ke RSI Muhammadiyah Sumberrejo.


​Di sana, polisi mendapati I.A.N. tengah terkulai lemas menjalani perawatan medis pasca-melahirkan. Tim medis mengonfirmasi bahwa I.A.N. baru saja mengeluarkan janin malang berbobot 300 gram dalam kondisi sudah tidak bernyawa.


​Hasil interogasi awal menguak fakta miris: sang ibu, tersangka E, adalah sosok yang membelikan obat keras jenis Misoprostol. Obat inilah yang dipaksakan masuk ke tubuh korban hingga memicu kontraksi hebat dan memaksa janin lahir prematur sebelum waktunya.


​Cangkul Hingga Kain Bedong Jadi Saksi Bisu


​Selain mengamankan tersangka, korps baju cokelat juga menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan eksekusi ilegal ini. Di antaranya adalah satu unit ponsel Vivo, satu bungkus obat Misoprostol, satu potong kaus krem, celana hitam, satu kain bedong berwarna merah muda, hingga satu buah cangkul—yang diduga kuat dipersiapkan untuk mengubur jejak darah daging mereka sendiri.


​Kini, demi membayar "harga diri" yang keliru tersebut, tersangka E harus bersiap menghadapi dinginnya sel penjara. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 464 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana aborsi dengan persetujuan. Ibu paruh baya ini terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun.


​Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan lurus tanpa pandang bulu. "Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan alat bukti yang ada untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai prosedur hukum," tegas AKP Cipto Dwi Leksana.


​Kasus ini menjadi tamparan keras bagi publik: ketika norma sosial dan rasa gengsi justru dinilai lebih mahal ketimbang sebuah urat nadi kehidupan. (bp). 

​#BojonegoroViral #KriminalBojonegoro #PoldaJatim  #PolresBojonegoro #HukumIndonesia 

​Bye Pengangguran Terdidik! Gebrakan Nyata Presiden Prabowo Gandeng Swasta-BUMN Serap Ratusan Ribu Sarjana





​JAKARTA, MCE - Masalah klasik yang terus menghantui dunia pendidikan tinggi Indonesia dari tahun ke tahun akhirnya mulai menemukan titik terang. Alih-alih membiarkan para lulusan sarjana (S1) telantar memegang ijazah tanpa kepastian kerja, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah taktis dan agresif.


​Melalui Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Prof. Yassierli, pemerintah kembali menggeber Program Magang Nasional (PMN) untuk angkatan kedua di tahun 2026 ini. Program ini hadir sebagai jawaban instan sekaligus "jembatan emas" bagi para fresh graduate agar tidak terjebak dalam pusaran pengangguran terdidik.


​Skema PMN: Kerja Nyata, Skill Bertambah, Kantong Terisi


​PMN bukan sekadar program magang biasa yang kerap dicap sebagai "tukang fotokopi" di kantor. Pemerintah mendesain program ini secara rigid dan menguntungkan bagi para lulusan baru melalui empat pilar utama:


​1. Kepastian Kerja Awal: Begitu lulus S1, mereka bisa langsung masuk ke dunia kerja untuk magang selama 6 bulan.

​2. Hak Finansial yang Layak: Peserta tidak dibayar dengan "terima kasih". Mereka berhak mendapatkan uang saku/gaji berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan, menyesuaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tempat mereka ditempatkan.

​3. Transfer Ilmu Terstruktur: Setiap peserta wajib didampingi dan dilatih langsung oleh mentor atau pekerja senior perusahaan demi lonjakan kualitas skill.

​4. Peluang Setara (Inklusivitas): Memasuki tahun 2026, PMN memperluas jangkauan. Tidak hanya untuk lulusan S1 reguler, program ini kini membuka pintu lebar bagi lulusan jalur Profesi serta menyertakan kelompok Disabilitas.


​Kuota Melejit, Terbukti Bukan Program Formalitas


​Keberhasilan PMN bukan sekadar klaim di atas kertas. Menaker mencatat keberhasilan besar pada debut program ini di tahun 2025 lalu, di mana 100.000 peserta berhasil ditempatkan di 8.800 perusahaan swasta dan BUMN. Menyadari tingginya antusiasme dan urgensi pasar, tahun ini pemerintah mendongkrak kuota kepesertaan menjadi 150.000 peserta.


​Efektivitas Nyata PMN 2025:
Data internal Kemenaker menunjukkan angka yang mencengangkan: dari 100 ribu alumni PMN 2025, sebanyak 30% (sekitar 30.000 orang) langsung diangkat menjadi karyawan tetap pasca-magang. Sementara 30% lainnya saat ini tengah berada dalam proses waiting list panggilan kerja dalam waktu 2-3 bulan ke depan.

Menghapus Stigma "Sulit Cari Kerja"


​Dengan total persentase serapan lapangan kerja yang masif tersebut, PMN sukses membuktikan diri sebagai instrumen negara yang paling konkret dalam memangkas kesenjangan antara dunia kampus (supply) dan dunia industri (demand).


​Bagi para sarjana muda Indonesia, program ini membalikkan narasi lama: dari yang semula luntang-lantung mencari kerja, kini ditantang untuk langsung berkarya dan mandiri secara finansial sejak hari pertama mengenakan toga. (bp). 

Sumber: TIW Seskab RI

Minggu, 28 Juni 2026

​Tutup KSTI 2026, Presiden Prabowo: Jangan Cuma Jago Teori, Saatnya Inovasi Kuasai Ekonomi Global





​JAKARTA, MCE - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penegasan kuat mengenai arah masa depan inovasi nasional saat secara resmi menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu (28/6/2026).


​Dalam pidatonya yang sarat akan pesan persatuan, Kepala Negara menggarisbawahi bahwa kemajuan Indonesia tidak bisa dicapai jika setiap sektor masih berjalan sendiri-sendiri. Presiden menuntut adanya peleburan ego sektoral antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, hingga para peneliti.


​"Kemajuan bangsa ini hanya dapat diwujudkan melalui persatuan seluruh potensi nasional," tegas Presiden Prabowo.


​Pemerintah secara eksplisit meminta seluruh pemangku kepentingan untuk tidak lagi terjebak dalam lingkaran birokrasi riset yang tidak produktif. Kolaborasi wajib diperkuat demi melahirkan inovasi konkret yang mampu menjawab tantangan nyata pembangunan sekaligus memutus ketergantungan asing demi mempercepat kemandirian ekonomi.


​Bukan Sekadar Wacana: Kelompok Kerja Tematik Langsung Dibentuk


​Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 kali ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul intelektual. Forum ini sukses menjadi ruang konsolidasi krusial untuk menyatukan gagasan besar dan kepakaran nasional.


​Pembahasan dalam forum ini dipastikan akan langsung ditindaklanjuti secara agresif. Pemerintah mengonfirmasi pembentukan kelompok kerja (pokja) tematik khusus. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap rekomendasi sains tidak berakhir di atas kertas, melainkan langsung dieksekusi menjadi solusi berbasis riset yang berdampak instan bagi kesejahteraan masyarakat.


​Penutupan KSTI 2026 ini menjadi genderang perang baru bagi perbaikan ekosistem sains, teknologi, dan inovasi nasional. Langkah bersama ini menjadi fondasi mutlak untuk membawa Indonesia keluar dari zona nyaman, menjadi negara yang mandiri secara ekonomi, dan siap bertarung di panggung kompetisi global. (bp). 

Sumber: Setkab RI

Sabtu, 27 Juni 2026

​Buka Peluang Emas! Kediri Urban Job Fair 2026 Sediakan 4.500+ Lowongan Kerja Gratis di Graha Smeksa SMKN 1 Kediri



​KEDIRI, MCE – Kabar gembira yang dinanti-nanti oleh para pencari kerja (job seeker) di Kota Kediri dan sekitarnya akhirnya tiba. Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) menggandeng berbagai mitra strategis nasional bersiap menggelar perhelatan akbar ketenagakerjaan bertajuk "Kediri Urban Job Fair 2026". Mengusung tema besar "Menuju Karir Yang Lebih Mapan", ajang bergengsi ini bakal menghadirkan lebih dari 50 perusahaan terkemuka dengan total lowongan kerja mencapai lebih dari 4.500 formasi. Sabtu (27/6/2026). 


​Perhelatan besar ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Graha Smeksa – SMKN 1 Kediri, Jalan Veteran No. 9, Kota Kediri, mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Menariknya, seluruh rangkaian acara ini diselenggarakan secara 100% Gratis tanpa dipungut biaya apa pun dari para pelamar.


​Kepala SMKN 1 Kediri, Edy Suroto, S.Pd., M.M., dalam keterangan persnya mengatakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, bahwa pihak sekolah selaku penyedia tempat (host) berkomitmen penuh dalam mendukung kesuksesan agenda besar berskala kota ini. Fasilitas di Graha Smeksa telah dipersiapkan secara matang guna mengantisipasi ribuan pencari kerja yang diprediksi akan memadati lokasi.


​"Kami dari pihak SMKN 1 Kediri merasa terhormat kembali dipercaya menjadi pusat pelaksanaan Kediri Urban Job Fair 2026. Graha Smeksa siap menyambut kehadiran para pencari kerja dengan fasilitas terbaik yang representatif. Melalui sinergi kuat antara dunia pendidikan, pemerintah kota, dan sektor industri ini, kami berharap angka serapan tenaga kerja, khususnya bagi para alumni baru maupun masyarakat umum di Kediri, dapat meningkat secara signifikan demi mewujudkan karir yang lebih mapan," ujar Edy Suroto di hadapan media.


​Bukan Sekadar Bursa Kerja Biasa


​Kediri Urban Job Fair 2026 dirancang secara interaktif, modern, dan ramah digital. Selain mempertemukan langsung para pelamar dengan divisi Human Resources (HR) dari 50 perusahaan ternama, acara ini juga dikemas dengan berbagai agenda menarik yang edukatif dan menghibur, di antaranya:


​1. Bursa Kerja & Direct Recruitment: Proses penyerahan lamaran dan seleksi langsung di lokasi booth pameran.

​2. Career Talk: Sesi berbagi wawasan dunia kerja dan tips karier bersama para ahli dan praktisi industri.

​3. Layanan AK-1 (Kartu Kuning): Pembuatan kartu pencari kerja resmi yang difasilitasi langsung di tempat oleh dinas terkait.

​4. Layanan SIMONIK: Sistem Informasi Monitoring Ketenagakerjaan untuk mempermudah pemetaan kompetensi.

​5. Acoustic Performance: Hiburan musik akustik langsung guna mencairkan ketegangan para pelamar selama menunggu proses seleksi.


​Acara ini turut didukung penuh dan dipelopori langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, SH, M.Kn, bersama Wakil Wali Kota Kediri, KH. Qowimuddin Thoha, S.Pd.I, yang menempatkan pengentasan pengangguran serta peningkatan kualitas SDM daerah sebagai program prioritas utama dalam masa kepemimpinan mereka.


​Catat Alur Pendaftarannya agar Tidak Salah Langkah!


​Bagi masyarakat yang berminat, proses pendaftaran online telah resmi dibuka sejak 22 Juni hingga 21 Juli 2026. Panitia mengimbau agar para pelamar mendaftarkan diri secara daring terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi acara guna menghindari antrean yang menumpuk.


​Berdasarkan petunjuk teknis resmi, berikut adalah 5 Langkah Mudah Melamar Kerja di Kediri Urban Job Fair 2026:


​• Step 01 (Pendaftaran): Mendaftar melalui tautan resmi https://s.id/daftarKUJF2026 dan pastikan langsung bergabung ke dalam WhatsApp Group serta Saluran WA resmi panitia untuk mendapatkan pembaruan informasi berkala.

​• Step 02 (Memilih Loker): Pelajari dengan cermat daftar kualifikasi lowongan pekerjaan yang tersedia secara daring, sesuaikan dengan kompetensi Anda, lalu persiapkan berkas lamaran terbaik.

​• Step 03 (Datang ke Lokasi): Hadir langsung di Graha Smeksa SMKN 1 Kediri pada Rabu, 22 Juli 2026. Jangan lupa melakukan pengisian tautan absensi kedatangan di lokasi Job Fair.

​• Step 04 (Mengunjungi Booth): Gali informasi sedalam-dalamnya terkait posisi yang ditawarkan. Pelamar dapat melakukan drop berkas fisik, memindai barcode lamaran, ataupun mengisi absensi di booth perusahaan tujuan sesuai prosedur masing-masing perusahaan.

• ​Step 05 (Mengisi Presensi Booth): Pastikan Anda telah mengisi lembar presensi yang disediakan oleh masing-masing booth perusahaan yang Anda lamar sebagai bukti validasi data rekrutmen.


​Penyelenggaraan akbar ini juga didukung penuh oleh platform perluasan kesempatan kerja nasional milik Kementerian Ketenagakerjaan RI dan mitra, seperti PASKER ID (Pusat Pasar Kerja), SIAPkerja, Karirhub, dan Talenthub.


​Bagi calon pelamar yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran, panitia menyediakan sejumlah kontak layanan (Contact Person) resmi yang dapat dihubungi, yaitu:


​• Amelya (+62 823-0233-5938)

​• Pipin (+62 895-6035-78398)

​• Irma (+62 812-1700-7554)

​• Mas Koes (+62 813-3444-8544)

​• Agus G (+62 852-3410-1171)


​Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menjemput masa depan yang lebih cerah, kompetitif, dan mapan. Siapkan resume terbaik, berpakaianlah yang rapi dan formal, dan sampai jumpa di Graha Smeksa Kota Kediri! (bp)

Jumat, 26 Juni 2026

​Surabaya Lumpuh Total! Massa Baju Hitam #IndonesiaSekarat Blokade Grahadi, Bakar Tas Sampai Minta Parlemen Dibubarkan





SURABAYA, MCE - Jumat sore warga Surabaya yang mau pulang kerja terpaksa harus mengelus dada dan gigit jari. Ruas Jalan Gubernur Suryo hingga Panglima Sudirman mendadak berubah jadi "milik pribadi" massa aksi bermasker dan berpakaian serba hitam yang menamakan diri Warga Surabaya Turun ke Jalan.


​Bukannya memberikan jalan untuk para pekerja yang lelah, sekitar pukul 17.00 WIB massa justru nekat menutup total seluruh ruas jalan dan membuat lingkaran besar. Klakson pengendara yang mengamuk dan protes sama sekali tak dihiraukan—dianggap angin lalu demi sebuah orasi.


​Aksi bertajuk #IndonesiaSekarat ini tak cuma bikin lalu lintas sekarat, tapi juga diwarnai aksi bakar-bakar kaos, tas, hingga sampah di tengah jalan. Mengaku dari Front Anti Kapitalisme, mereka membawa 11 tuntutan yang sukses bikin alis terangkat. Mulai dari urusan perut seperti harga sembako dan BBM yang mencekik, protes proyek Surabaya Waterfront Land, hingga tuntutan super ekstrem: bubarkan parlemen dan akhiri kepemilikan pribadi atas alat produksi.


​Bagi Anda yang terjebak macet, selamat mencari jalan alternatif. Bagi massa aksi, tampaknya bakar sampah di tengah jalan adalah solusi terbaik untuk didengar pemerintah.


​11 Tuntutan Massa: 

​1. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM.

​2. Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

​3. Cabut UU Polri dan UU TNI.

​4. Ciptakan Lapangan Kerja yang Layak.

​5. Bubarkan Komando Teritorial dan Hentikan Keterlibatan TNI dalam Ranah Sipil.

​6. Hentikan Reklamasi Surabaya Waterfront Land.

​7. Bebaskan Seluruh Tahanan Politik dan Pulihkan Nama Baik Tahanan Politik.

​8. Prioritaskan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan.

​9. Ciptakan dan Perbanyak Transportasi Umum yang Layak, Inklusif, dan Gratis.

​10. Bubarkan Parlemen dan Bangun Kuasa Rakyat.

​11. Akhiri Kepemilikan Pribadi Atas Alat-alat Produksi. (bp). 



Kamis, 25 Juni 2026

​Lantik Dewan Pendidikan Baru, Bupati Setyo Wahono: SDM Unggul Adalah Investasi Terbesar Bojonegoro





​BOJONEGORO, MCE – Langkah strategis dalam mendongkrak mutu pendidikan di Kabupaten Bojonegoro resmi dimulai. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro periode 2026-2030. Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Angling Dharma, Lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro, pada Kamis (25/06/2026).


​Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa pembangunan sebuah daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan pada kualitas manusianya. Ia menyebut investasi pada Sumber Daya Manusia (SDM) adalah pilar terbesar sekaligus kunci utama kemajuan Bojonegoro di masa depan.


​"Pendidikan adalah fondasi utama. Kita tidak bisa bicara tentang kemajuan daerah tanpa menyentuh peningkatan kualitas SDM-nya. Oleh karena itu, investasi terbesar kita hari ini adalah memastikan generasi muda Bojonegoro mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu," ujar Setyo Wahono di hadapan para pengurus yang baru dilantik.


​Sinergi untuk Akselerasi Mutu Pendidikan


​Kehadiran pengurus Dewan Pendidikan yang baru ini diharapkan mampu menjadi jembatan sekaligus motor penggerak inovasi dalam sistem pendidikan daerah. Bupati juga berharap lembaga ini dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi taktis terkait kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.


​Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap program-program penguatan kompetensi, baik untuk tenaga pendidik maupun para siswa. Sinergi antara pemerintah, Dewan Pendidikan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama keberhasilan target tersebut.


​Dengan masa bakti empat tahun ke depan (2026-2030), pengurus Dewan Pendidikan Bojonegoro yang baru dilantik ini mengemban tugas besar untuk mengawal arah kebijakan edukasi, demi mencetak generasi emas Bojonegoro yang siap bersaing di kancah nasional maupun global. (bp). 

Berita Terbaru