Senin, 24 Agustus 2026

Aksi Gemilang 'Refi' di Batu Student Champion Bikin Bangga Madrasah ​




​BOJONEGORO, MCE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MTsN 1 Bojonegoro. Wilfiera Refy Defyanka Renata, siswi kelas 8D, sukses mengharumkan nama sekolah setelah meraih Juara 1 sekaligus predikat "Best of the Best" dalam ajang bergengsi "Open Turnamen Batu Student Champion Pencak Silat 2026" yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur.


​Kejuaraan tingkat nasional ini diikuti oleh ratusan pesilat muda berbakat dari berbagai penjuru tanah air. Dalam kompetisi tersebut, Refy menunjukkan dominasi mutlak dan teknik beladiri yang memukau, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi luar biasa.


​Menanggapi keberhasilan siswanya, Kepala MTsN 1 Bojonegoro, H. Saifuddin Yulianto, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil dari dedikasi, latihan keras, dan mental juara yang tertanam dalam diri Refy.


​"Ini adalah bukti nyata bahwa 'Madrasahnya Para Juara' bukan sekadar jargon. Refy telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa, dan kami sangat bangga atas pencapaian ini. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MTsN 1 Bojonegoro untuk terus menggali potensi dan berprestasi di bidangnya masing-masing," ujar H. Saifuddin Yulianto, Senin (24/08/2026).


​Keberhasilan Refy menyabet dua piala sekaligus (Juara 1 Jurus Tunggal IPSI dan Best of the Best Pra Remaja Putri) bukan hanya sebuah kemenangan, melainkan inspirasi bagi generasi muda untuk bangkit, berani mencoba, dan menjadi yang terbaik dalam versi mereka sendiri. (bp). 


​#MTsN1Bojonegoro #MadrasahMaju #PencakSilat #GenerasiJuara #BatuStudentChampion

Minggu, 23 Agustus 2026

​Gelorakan Cinta Rasul, 1.001 Siswa MTsN 1 Bojonegoro Padati Peringatan Maulid Nabi Bersama Nyai Hajah Nururrohmah ​


BOJONEGORO, MCE - Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak menyelimuti Mushola An Najah MTsN 1 Bojonegoro pada Senin, 24 Agustus 2026. Sebanyak 1.001 murid dari kelas 7, 8, dan 9, beserta 90 guru dan karyawan, tumpah ruah mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  


​Acara akbar bertajuk "Berita MatsONEro" ini diawali dengan lantunan merdu pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan gema sholawat yang menggugah kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.


​Dalam sambutannya, H. Saifuddin Yulianto, S. Ag., M.Pd.I., Kepala MTsN 1 Bojonegoro menekankan pentingnya momentum ini sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik.


"Mari kita meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dan tunjukkan kecintaan kita kepada beliau dengan mengikuti sunnah-sunnahnya," pesan Kepala MTsN 1 Bojonegoro di hadapan ribuan warga madrasah.

​Puncak acara semakin inspiratif dengan hadirnya penceramah terkemuka, Ibu Nyai Hajah Nururrohmah dari PP Al Munawar Kunci Dander, yang menyampaikan Maudhoh Hasanah secara mendalam. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan agar seluruh keluarga besar MTsN 1 Bojonegoro senantiasa dilimpahkan cinta kepada Rasulullah serta menjadi pribadi yang berakhlak mulia. (bp). 

Sabtu, 22 Agustus 2026

Jurnalis Harus Jaga Integritas Tanpa Kompromi


​SAMARINDA, MCE - Bumi Etam mencatat momentum bersejarah bagi dunia jurnalistik nasional. Tepat di perayaan Hari Ulang Tahun ke-28 Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Ketua Umum PJI Hartanto Boechori secara resmi mengukuhkan dan melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) PJI Kalimantan Timur periode 2026–2030 di Gedung UPTD Taman Budaya Provinsi Kaltim, Samarinda, Kamis (20/8/2026). Jerison Togelang secara sah disumpah memegang tampuk pimpinan tertinggi PJI Kaltim.


​Prosesi khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kaltim—termasuk perwakilan BIN Daerah Kaltim Janu Satria—serta tokoh pers nasional Irjen Pol. Yehu Wangsajaya. Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan bahwa PJI merupakan organisasi profesi yang serius merawat marwah dan profesionalisme wartawan, terlebih di tengah sorotan strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).


​Dalam arahannya, Hartanto Boechori menegaskan bahwa kepengurusan baru ini mengemban tanggung jawab besar untuk senantiasa menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.


​"PJI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bagi jurnalis untuk membangun profesionalisme dan integritas di bawah bimbingan Ketua Umum PJI. PJI diperhitungkan karena kekompakan kita, dan itu wajib terus dijaga," tegas Hartanto Boechori.


​Senada dengan sang ketua umum, Jerison Togelang menyatakan komitmen penuh jajarannya untuk langsung bekerja memperkuat solidaritas dan independensi pers di Kalimantan Timur.


​Dari Samarinda, PJI Kaltim melangkah pasti: merajut profesionalisme, mengawal keterbukaan informasi publik, dan menjadi pilar demokrasi yang berintegritas tanpa kompromi.


Jumat, 21 Agustus 2026

"Yo Sinau, Yo Mlayu! Semangat Membara Plt Bupati dan Cabdindik Ponorogo di Merdeka Run 2026"





​PONOROGO, MCE - Aksi inspiratif ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah di Kabupaten Ponorogo dalam memeriahkan peringatan HUT RI. Mengusung tagline khas "Yo sinau.. Yo mlayu-mlayu...", ajang Merdeka Run Ponorogo 2026 sukses digelar secara meriah pada hari ini, 22 Agustus 2026, bertempat di kawasan megah Monumen Reog, Sampung, Ponorogo, Jawa Timur.


​Kegiatan yang diinisiasi oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Ponorogo ini tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi semata, melainkan simbol sinergi kuat antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.


​Tampak hadir langsung di garis depan dan berpartisipasi aktif, Plt. Bupati Ponorogo, Dra. Hj. Lisdyarita, M.M., didampingi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M. Keduanya tampak antusias berbaur bersama para peserta, menegaskan bahwa kesehatan fisik dan ketajaman intelektual harus berjalan seiring demi kemajuan daerah.


​• Sinergi Kepemimpinan: Kehadiran Plt. Bupati dan Kepala Cabdindik Ponorogo memberikan teladan nyata (role model) bagi para pendidik, pelajar, serta masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kebugaran dan semangat juang.


​• Ikon Kebanggaan Lokal: Pemilihan Monumen Reog di Sampung sebagai titik pusat kegiatan turut mendongkrak daya tarik pariwisata lokal, memadukan semangat nasionalisme kemerdekaan dengan pelestarian budaya khas Ponorogo.


​• Pesan Moral: Tagline "Yo sinau.. Yo mlayu-mlayu..." diterjemahkan oleh netizen dan peserta sebagai motivasi agar generasi bangsa tidak hanya giat menimba ilmu (sinau), tetapi juga sigap bergerak aktif (mlayu) menghadapi tantangan zaman.


​Melalui semangat "Bergerak Bersama Wujudkan Indonesia Maju", ajang Merdeka Run 2026 ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan lintas sektoral sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh di Bumi Reog. (bp). 

Petinggi Unsoed Ubah Kampus Jadi Lapak Dagang Sapi: Rektor hingga WR III Dikandangkan KPK Gegara Jual Beli Kursi Kedokteran



​Jakarta, MCE - Dunia pendidikan tinggi kembali merosot ke titik nadir. Alih-alih mencerdaskan kehidupan bangsa, kampus negeri terkemuka Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto justru disulap para petingginya menjadi pasar basah tempat memperdagangkan kursi mahasiswa baru jalur mandiri. Sabtu (22/8/2026). 


​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan enam tersangka kasus korupsi, pemerasan, dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru. Ironisnya, barisan pesakitan ini dikomandoi langsung oleh sang Rektor, Ahmad Sodiq.


​"Gelar akademik tinggi ternyata steril dari integritas. Ketika kampus negeri beralih fungsi menjadi ladang pengerukan cuan pribadi, masa depan anak bangsa pun resmi dikomersialkan tanpa ampun."


​Tiga Klaster Busuk: Dari Calon Dokter Gagal hingga Proyek Kanopi


​Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat malam (21/8/2026), Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein membeberkan praktik lancung yang melibatkan pucuk pimpinan Unsoed:


​• Klaster Pertama: Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga bersama dua swasta memeras orang tua calon mahasiswa Kedokteran Rp650 juta atas restu Rektor. Tragisnya, sang anak tetap tidak lulus. Uang yang diminta kembali sudah raib dipakai pribadi, hingga berujung skema "tutup lubang" lewat proyek fiktif kampus seperti renovasi kantin dan kanopi.


​• Klaster Kedua: Rektor Ahmad Sodiq menggunakan kaki tangannya, Mulyono, untuk meraup setoran liar Rp680 juta (2025-2026). Dana haram tersebut dibelikan tanah yang licik diatasnamakan sang perantara pribadi.


• ​Klaster Ketiga: Kabag Akademik Eko Sumanto bertindak sebagai makelar utama yang asyik tawar-menawar mahar hingga meraup Rp1,12 miliar, berkat fasilitas user ID khusus yang diberikan Rektor untuk otorisasi instan.


​Daftar Enam Tersangka

​1. Ahmad Sodiq (ASO) – Rektor Unsoed

​2. Norman Arie Prayoga (NAP) – Wakil Rektor III Unsoed

​3. Eko Sumanto (ES) – Kabag Akademik Unsoed

​4. Dian Mulia Wardhana (DMW) – Swasta

​5. Adhi Wiharto (AW) – Swasta

​6. Mulyono alias Nono (MYN) – Swasta / Kepercayaan Rektor


​Ancaman Jerat Hukum


​Keenam tersangka dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B UU Tipikor jo Pasal 20 huruf c KUHP. KPK langsung menahan mereka di Rutan Merah Putih selama 20 hari pertama hingga 9 September 2026.


​Ketika para penjaga moral akademik justru menjadi predator masa depan mahasiswa, masihkah ada sisa kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan kita. 


Bagaimana komentar Anda melihat bobroknya integritas para petinggi kampus negeri hari ini. (bp). 

Kamis, 20 Agustus 2026

Pecahkan Kendi, MatsONEro Kobarkan Semangat Gebyar Merah Putih di HUT RI ke-81 ​

Bojonegoro, MCE - Suasana semarak menyelimuti MTsN 1 Bojonegoro saat keluarga besar sekolah ini merayakan HUT RI ke-81 melalui agenda "Gebyar Merah Putih". Acara dibuka dengan aksi simbolis yang menarik perhatian: pemecahan kendi oleh Kepala Madrasah, H. Saifuddin Yulianto, M.Pd.I, sebagai simbol kendali diri dan kesiapan menyongsong masa depan bangsa. Kamis (20/8/2026). 


​Gelombang antusiasme terlihat jelas saat ratusan warga madrasah, mulai dari guru hingga siswa, tumpah ruah mengikuti jalan santai dengan atribut merah putih. Tak sekadar berolahraga, kegiatan ini menjadi ajang penguatan solidaritas. Panitia pun menambah keseruan acara dengan pembagian ragam doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung.


​"Ini adalah bukti nyata semangat nasionalisme warga MatsONEro dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan bermakna," tambah H. Saifuddin dalam sambutannya.


​Dengan semangat yang menyala, MatsONEro terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang tinggi. (bp). 


​#MatsONEro #HUTRI81 #Bojonegoro #MadrasahJuara #GebyarMerahPutih

 

Rabu, 19 Agustus 2026

​Tuban Bergetar! Paskibraka 2026 Sukses Kibarkan Merah Putih dengan Sempurna di HUT ke-81 RI




​Tuban, MCE – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tuban tahun 2026 meninggalkan kesan mendalam dan penuh kebanggaan. Sorotan utama tertuju pada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menunaikan tugasnya dengan sangat gemilang. Rabu (19/8/2026). 


​Apresiasi setinggi-tingginya dan rasa terima kasih yang tak terhingga patut disematkan kepada putra-putri terbaik Tuban yang tergabung dalam Paskibraka 2026 ini. Segala lelah, tetesan keringat, dan kedisiplinan tinggi selama masa pemusatan latihan yang panjang, kini telah terbayar lunas dan membuahkan hasil yang manis.


​Tugas mulia, baik dalam prosesi pengibaran maupun penurunan Sang Saka Merah Putih, dilaksanakan dengan presisi tinggi, penuh kesempurnaan, dan sangat khidmat. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti kedisiplinan mereka, tetapi juga cerminan dari semangat nasionalisme yang membara.


​"Mereka telah menorehkan kebanggaan yang luar biasa bagi diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Kabupaten Tuban. Ini adalah momen bersejarah," ujar salah satu pejabat pemkab Tuban.


​Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Paskibraka 2026 ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga dan teladan bagi seluruh generasi muda di Tuban. Teruslah berkarya, teruslah mengabdi, dan jadilah kebanggaan bangsa.


​Terima kasih atas semua dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Bravo, Paskibraka Tuban 2026. (bp). 









Berita Terbaru