Selasa, 03 Maret 2026

​Siswa MTsN 1 Bojonegoro Sabet Medali Perak Tingkat Provinsi, Kepala Madrasah: Prestasi yang Menginspirasi




​BOJONEGORO, MCE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa berbakat dari MTsN 1 Bojonegoro. Raya Rihana, siswa kelas 8A, berhasil meraih Medali Perak dalam ajang kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Dignitii (Pendidikan Generasi Berprestasi) tingkat Provinsi Jawa Timur.


​Kompetisi ini terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Capaian luar biasa ini menempatkan Raya sebagai salah satu siswa terbaik di Jawa Timur dalam bidangnya, sekaligus mengharumkan nama madrasah di kancah regional.


​Menanggapi keberhasilan tersebut, Kepala MTsN 1 Bojonegoro, M. Saifuddin Yulianto, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan Raya merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi.


​"Kami sangat mengapresiasi atas capaian prestasi ini. Selamat untuk Raya Rihana. Semoga keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi contoh dan pemantik semangat bagi seluruh siswa-siswi lainnya di MTsN 1 Bojonegoro untuk terus berprestasi," ujar M. Saifuddin Yulianto.


​Pihak sekolah berharap prestasi ini menjadi langkah awal bagi Raya untuk meraih mimpi-mimpi yang lebih besar di masa depan. Semangat kompetitif dan mental juara yang ditunjukkan diharapkan mampu menginspirasi generasi muda, khususnya di lingkungan madrasah, untuk berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. (bp). 

Respon Cepat BPBD Tuban Tangani Banjir, Pastikan Keselamatan Warga




TUBAN, MCE – Pemkab Tuban melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani kejadian banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Senin (02/03/2026) mulai pukul 15.00 WIB.


Banjir dilaporkan terjadi di beberapa titik, antara lain Desa Sumurgung, Desa Genangharjo, dan Desa Sambongrejo Kecamatan Semanding; Desa Ngrayung Kecamatan Plumpang; Desa Kapu dan Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak; Desa Sumurgung Kecamatan Montong; serta Desa Prunggahankulon Kecamatan Semanding yang juga terdampak pohon tumbang menimpa rumah warga.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji, menjelaskan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) segera diterjunkan setelah menerima laporan dari masyarakat. “Begitu laporan masuk, personel langsung kami kerahkan untuk melakukan kaji cepat di lokasi, membantu evakuasi warga terdampak, serta berkoordinasi dengan TNI/Polri, perangkat kecamatan, desa, dan relawan,” ujarnya.


Menurutnya, langkah darurat yang dilakukan meliputi asesmen rumah dan fasilitas umum terdampak, penyedotan air yang menggenangi permukiman, pembersihan lumpur sisa banjir. Selain itu, juga dilakukan normalisasi aliran sungai bersama warga dengan membersihkan material kayu dan sampah yang menyumbat pilar jembatan.


Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak dan membutuhkan pembersihan pascabanjir. Personel diterjunkan untuk membersihkan di MI Salafiyah, TK Salafiyah, SDN Sumurgung 1, SDN Ngrayung 1, serta SDN Genangharjo 2. Kalaksa BPBD Tuban memastikan proses pembersihan terus dilakukan agar aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal.


Sudarmaji menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat. Sinergi dan gotong royong menjadi kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.


Pemkab Tuban berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi potensi bencana, demi melindungi masyarakat serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan. (bp).

Upaya Nyata Pemkab Tuban, Air Bersih Mengalir untuk Kesejahteraan Warga




TUBAN, MCE – Pemkab Tuban terus menunjukkan komitmen nyata dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih yang layak, aman, dan terjangkau. Melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Pemkab Tuban berupaya memastikan setiap warga dapat menikmati air bersih sebagai penopang utama kesehatan dan kualitas hidup.


Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas PUPRPRKP Kabupaten Tuban, Aizah Tis Inawati, ST., MT., menjelaskan komitmen tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum. Regulasi tersebut menegaskan kewajiban pemerintah dalam menjamin kuantitas, kualitas, kontinuitas, serta keterjangkauan air minum bagi masyarakat.


“Pemkab Tuban dibawah kepemimpinan Bupati Tuban, Mas Lindra, terus berupaya menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tuban melalui program SPAM. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami agar masyarakat mendapatkan hak dasarnya atas air bersih,” ungkapnya, Senin (03/03/2026)


Pada tahun 2025, Pemkab Tuban mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14,1 miliar guna memperluas akses air minum bersih dan aman bagi warga. Hasilnya, persentase capaian pemenuhan air bersih di Kabupaten Tuban mencapai 92,46 persen. Capaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat pelayanan dasar bagi masyarakat.


Program SPAM yang dijalankan Dinas PUPRPRKP Tuban mencakup pembangunan SPAM baru, peningkatan kapasitas dan pengeboran sumber air, hingga perluasan jaringan distribusi air minum. Sepanjang tahun 2025, program ini menyentuh 17 desa dengan total 1.514 sambungan rumah (SR) baru.


Aizah menuturkan sebelum tersedianya jaringan air bersih, sejumlah warga harus “ngangsu” atau mengambil air dari lokasi yang cukup jauh. Bahkan, ada yang terpaksa membeli air dengan harga relatif mahal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


“Sebelum rumahnya mendapat saluran air, sejumlah warga harus ‘ngangsu’ di tempat yang jauh. Ada juga yang harus membeli air dengan harga yang cukup mahal,” terangnya.


Lebih dari sekadar kemudahan akses, keberadaan air bersih juga membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan taraf hidup masyarakat. Ketersediaan air bersih membantu menekan risiko penyakit berbasis lingkungan serta meringankan beban pengeluaran keluarga, termasuk untuk kebutuhan ternak.


Kabid Cipta Karya menjelaskan program SPAM dijalankan melalui dua skema, yakni skema Rencana Kerja dan skema Hibah berdasarkan pengajuan masyarakat. Sebelum pelaksanaan, Pemkab Tuban melakukan verifikasi administrasi dan survei lapangan untuk memastikan program tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan warga.


Meski demikian, upaya pemenuhan air bersih tidak lepas dari berbagai tantangan, seperti pertumbuhan penduduk, pemekaran wilayah permukiman, alih fungsi lahan, hingga faktor alam yang memengaruhi ketersediaan sumber air.


Untuk itu, Aizah mengajak seluruh masyarakat agar bijak dalam memanfaatkan air dan turut menjaga keberlanjutan sumber daya air, termasuk kawasan resapan seperti hutan. Ia juga berharap adanya sinergi berkelanjutan dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam melakukan pembaruan data wilayah serta pemetaan desa rawan kekeringan.


“Air adalah sumber kehidupan. Kami optimistis, dengan kerja sama semua pihak, kebutuhan air bersih masyarakat Tuban dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” pungkasnya. (bp).

Terjaring OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Diamankan KPK




JAKARTA, MCE - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap di wilayah Jawa Tengah. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada Selasa (3/3/2026), tim penyidik berhasil mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.


​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi kabar tersebut. Beliau menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari kegiatan penyelidikan tertutup guna menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi.


​"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya adalah Bupati," ungkap Budi dalam keterangan resminya, Selasa sore.


​Hingga saat ini, Fadia beserta beberapa pihak terkait tengah dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Terkait detail perkara maupun barang bukti yang disita, lembaga antirasuah tersebut masih menutup rapat informasi demi kelancaran proses penyidikan awal. (bp). 

Senin, 02 Maret 2026

​Meneladani Sosok Try Sutrisno, Menhan Sjafrie Hadiri Upacara Pemakaman yang Dipimpin Presiden Prabowo




​JAKARTA, MCE – Langit Jakarta Selatan berselimut suasana khidmat saat dentuman meriam dan lagu "Gugur Bunga" mengiringi kepulangan salah satu putra terbaik bangsa. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, hadir memberikan penghormatan terakhir dalam upacara pemakaman Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Senin (2/3).


​Upacara kebesaran militer ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi tanpa batas almarhum selama puluhan tahun mengabdi pada Ibu Pertiwi.


​Dalam balutan seragam formal kabinet, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin tampak mengikuti setiap tahapan prosesi dengan penuh takzim. Puncak acara ditandai dengan pembacaan Apel Persada oleh Presiden Prabowo, sebuah momen sakral yang menegaskan bahwa seluruh jiwa dan raga almarhum kini telah diserahkan kembali ke pangkuan bumi Indonesia.


​Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno dikenal sebagai sosok prajurit sejati dengan karier cemerlang, mulai dari Panglima ABRI hingga menjabat sebagai Wakil Presiden periode 1993–1998. Kehadiran Menhan Sjafrie di barisan terdepan bersama jajaran Kabinet Merah Putih menjadi simbol estafet nilai-nilai patriotisme dari generasi senior kepada para pemegang kebijakan pertahanan saat ini.


​Kehadiran jajaran menteri dan tokoh bangsa dalam pemakaman ini mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Bagi Menhan Sjafrie, sosok almarhum adalah teladan dalam integritas dan kesetiaan terhadap Pancasila serta UUD 1945.


​"Dharma bakti almarhum adalah fondasi bagi generasi penerus di institusi pertahanan dan pemerintahan. Beliau adalah kompas moral yang meninggalkan warisan keteladanan yang tidak akan lekang oleh waktu," ungkap sebuah pernyataan tersirat dari kehadiran jajaran petinggi negara di lokasi.


​Seiring dengan diturunkannya jenazah ke liang lahat, doa-doa dipanjatkan oleh keluarga, kerabat, dan rekan sejawat. Penyerahan bendera Merah Putih kepada pihak keluarga menjadi penutup yang menyentuh, menandai selesainya tugas duniawi sang Jenderal.


​Bagi publik, kebersamaan Presiden Prabowo dan Menhan Sjafrie dalam mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir menegaskan soliditas kepemimpinan nasional dalam menghargai sejarah dan jasa para pendahulu bangsa. (bp). 

​Rayakan Kemenangan di Kampung Halaman Bersama Program Mudik Gratis Pemkab Bojonegoro 2026




​BOJONEGORO, MCE - Kerinduan akan hangatnya suasana Lebaran di kampung halaman kini semakin dekat. Memahami tingginya antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan kembali hadir memberikan solusi transportasi yang aman, nyaman, dan sepenuhnya gratis. Selasa (3/3/2026). 


​Dalam rangka menyambut Angkutan Lebaran 2026, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan 4 Armada Bus Eksklusif yang akan melayani rute:
​- Arus Mudik: Surabaya – Bojonegoro
​- Arus Balik: Bojonegoro – Surabaya


​Program ini merupakan komitmen nyata Ibu/Bapak Penjabat Bupati dan jajaran Pemkab Bojonegoro untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya serta memberikan kemudahan akses bagi warga Bojonegoro yang merantau di Surabaya dan sekitarnya.


​Agar lebih praktis dan transparan, proses pendaftaran akan dilakukan secara daring (online). Pastikan Anda terus memantau kanal informasi resmi kami untuk mendapatkan tautan (link) pendaftaran yang akan diumumkan dalam waktu dekat.


​Catatan Penting: Kuota terbatas! Persiapkan dokumen kependudukan Anda (KTP/KK) agar siap melakukan registrasi begitu pendaftaran dibuka.


​Mari pulang dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Sampai jumpa di Bumi Angling Dharma. (bp). 


#MudikGratisBojonegoro2026 #DishubBojonegoro #InfoBojonegoro #MudikAman #Lebaran2026


​Sinergi Membangun Negeri: Lamongan Perkokoh Pilar Kebangsaan demi SDM Unggul




​LAMONGAN, MCE – Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ideologi bangsa sebagai instrumen utama pembangunan kualitas manusia. Bertempat di Aula Pertemuan Gajah Mada, Gedung Pemkab Lamongan, Senin (2/3), digelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah hingga seluruh kepala desa se-Kabupaten Lamongan.


​Hadir sebagai narasumber utama, Anggota DPR RI Jazilul Fawaid menekankan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar slogan, melainkan fondasi vital dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh di seluruh level kehidupan, terutama di wilayah perdesaan.


​Dalam paparannya, pria yang akrab disapa Gus Jazil tersebut menyoroti transformasi desa pasca-lahirnya Undang-Undang Desa. Menurutnya, desa kini telah bergeser menjadi pusat perhatian pembangunan nasional.


​"Sekarang desa menjadi favorit; segala program bermuara di sana. Namun, momentum ini harus dibarengi dengan kualitas SDM yang mumpuni. Saya berharap para Kepala Desa mampu mengelola Dana Desa secara mandiri untuk melejitkan potensi SDM lokal agar menjelma menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa," ujar Gus Jazil di hadapan ratusan kepala desa.


​Selaras dengan semangat penguatan SDM tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memaparkan capaian positif daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan kini telah mencapai angka 76,81. Angka ini merefleksikan kualitas hidup masyarakat Lamongan yang terus berada pada tren meningkat dan masuk dalam kategori tinggi.


​Meski fokus pada SDM, "Pak Yes"—sapaan akrab Bupati—menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur fisik tetap menjadi prioritas utama yang berjalan beriringan.


​"Saat ini, sekitar 60% jalan di Lamongan berada dalam kondisi mantap, dan kami terus menuntaskan sisanya secara berkelanjutan. Tahun ini, fokus kami adalah membangun 50 ruas jalan tambahan yang akan bersinergi dengan jalan poros desa guna membuka kran ekonomi lebih luas," jelas Pak Yes.


​Selain konektivitas, penanganan banjir di wilayah Bengawan Jero juga menjadi perhatian serius. Bupati melaporkan perkembangan teknis pada Pintu Kuro yang kini sudah mulai difungsikan untuk membuang genangan air. Meskipun demikian, ia mengakui tantangan alam berupa curah hujan ekstrem yang mencapai 300 mm/detik serta elevasi air laut masih menjadi kendala teknis yang diantisipasi melalui optimalisasi pemompaan rutin. (bp/red). 

Berita Terbaru