Bukan Kaliber Biasa! Ini Rekam Jejak 9 Jaksa 'Ring Satu' Pilihan Kejagung
jakarta kejagungJAKARTA, MCE – Kejaksaan Agung terus memperkuat taringnya dalam menuntaskan berbagai kasus hukum strategis di tanah air. Langkah ini dibuktikan dengan dikerahkannya sembilan jaksa pilihan ke dalam Tim Khusus Korps Adhyaksa. Minggu (19/7/2026).
Bukan nama baru, kesembilan sosok ini merupakan figur-figur elite yang telah "kenyang" pengalaman di medan pertempuran hukum. Mulai dari mantan punggawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), eks Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), hingga jajaran pakar pemulihan aset negara, mereka dikumpulkan untuk menjadi ujung tombak penegakan keadilan.
Siapa saja mereka? Berikut adalah profil singkat sembilan pendekar hukum yang kini memperkuat barisan elite Kejaksaan Agung:
1. Agus Salim
Kini menjabat sebagai Inspektur Keuangan II pada Jamwas. Rekam jejaknya teruji saat memimpin wilayah hukum sebagai mantan Kajati Sulawesi Selatan dan Kajati Sulawesi Tengah. Jam terbangnya makin solid berkat pengalaman panjangnya saat bertugas di KPK.
2. Muhibuddin
Figur yang kini menakhodai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai Kajati. Muhibuddin dikenal memiliki ketajaman dalam melacak aset, terbukti dari posisinya terdahulu sebagai mantan Kajati Sumbar dan eks Koordinator Pelacakan Aset dan Eksekusi KPK. Ia juga memiliki relasi diplomatik kuat setelah sempat bertugas sebagai Atase Kejaksaan di KBRI Riyadh.
3. Chatarina Muliana Girsang
Srikandi hukum yang kini memegang posisi krusial sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Badan Pemulihan Aset. Pengalamannya lintas sektoral, mulai dari penugasan di KPK, menempati pos strategis di Kemendikbudristek, hingga akhirnya dipercaya menjadi Kepala Badan Pemulihan Aset.
4. Riyono
Menjabat sebagai Inspektur Keuangan I pada Jamwas. Riyono merupakan mantan jaksa KPK yang memiliki kepemimpinan matang. Hal ini dibuktikan lewat kepemimpinannya saat menjabat sebagai mantan Kajati Gorontalo dan Kajati Bangka Belitung.
5. Agus Sahat Sampe Tua
Saat ini menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Sesjampidum). Agus Sahat memiliki portofolio kepemimpinan yang luas, di antaranya pernah menjabat sebagai Kajati Jawa Timur, Kajati Kalimantan Tengah, serta mantan Koordinator pada Jampidsus.
6. Irene Putrie
Nama Irene Putrie dikenal publik secara luas saat menjadi jaksa KPK yang sukses mengawal perkara megakorupsi e-KTP. Kini menjabat sebagai Direktur Pertimbangan Hukum Jamdatun, ia juga memiliki reputasi mumpuni dalam memimpin tim pemburu Daftar Pencarian Orang (DPO) hingga ke luar negeri.
7. Rinaldi Umar
Kini memperkuat lini kepemimpinan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten. Rinaldi merupakan figur berpengalaman yang pernah memimpin daerah sebagai Kajari Gunungkidul dan memiliki wawasan hukum internasional pasca-bertugas sebagai Atase Hukum KBRI Riyadh.
8. Zet Tadung Allo
Sosok tegas yang kini dipercaya menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil). Zet memiliki rekam jejak kepemimpinan teruji sebagai mantan Kajati Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mantan Wakajati Sulawesi Selatan.
9. Hari Wibowo
Melengkapi formasi elite ini, Hari Wibowo kini mengemban amanah sebagai Direktur A pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel). Sebelum menduduki kursi direktur, ia telah teruji sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Timur.
Catatan Redaksi: Kehadiran sembilan jaksa senior ini di dalam Tim Khusus Kejaksaan Agung menjadi sinyal kuat bahwa institusi yang dipimpin oleh Jaksa Agung ini tidak main-main dalam menuntaskan perkara hukum kakap. Rekam jejak, integritas, dan kompetensi yang mereka miliki diharapkan mampu menjawab tingginya ekspektasi publik terhadap keadilan di Indonesia. (bp).






