Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Renovasi Gudang Bulog di Lamongan Tanpa Papan Nama
kabupaten lamonganLamongan, MCE - Pembangunan renovasi dan perbaikan Gudang Bulog Sukorejo yang berlokasi di jalan Jaksa Agung Suprapto No. 82 Sukorejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan syarat akan persoalan. Selasa (29/9/2026).
Proyek renovasi yang sedang dijalankan di salah satu kompleks pergudangan utama di bawah naungan wilayah kerja Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro yang kini dikepalai oleh Umar Said ini di duga merupakan proyek siluman dan dikerjakan oleh PT. Siluman.
Pasalnya, papan nama informasi yang seharusnya terpasang di area proyek tersebut tidak ada, berikut nama PT yang menjalankan pekerjaan proyek juga tidak terpampang di area proyek.
Proyek renovasi dengan waktu pelaksanaan 120 hari, yang dimulai bulan Agustus lalu dan telah berjalan selama 2 minggu ini disinyalir minim transparansi.
Tidak adanya papan nama di area proyek tersebut menimbulkan kecurigaan elemen masyarakat LSM Brandal, dalam hal ini terkait anggaran publik untuk pengerjaan proyek yang terkesan ditutup - tutupi.
Tak hanya itu, berdasarkan temuan LSM Brandal beserta awak media di lapangan pada Senin (28/9/2026) mendapati pengadaan bahan material bangunan yang buruk dan pengerjaan proyek tersebut dilaksanakan tanpa pengawasan.
Mengetahui hal tersebut, Ketua Brandal Mukhlas menyatakan bahwa pengerjaan proyek ini tidak memenuhi standar.
" di duga ini proyek siluman, papan nama informasi yang seharusnya menjadi transparansi publik, tidak terpasang di area proyek, ada apa? sedangkan ini proyek negara seharusnya tidak asal - asalan ", ungkapnya.
Menurut Pelaksana proyek drainase, Udin dari PT Siluman, saat ditemui awak media di area gudang mengatakan bahwa papan nama informasi akan dipasang besok.
" InsyaaAllah besok saya pasang, kan mulai kerja sekitar 2 mingguan ini," tuturnya.
Tidak adanya papan informasi proyek menghambat pengawasan terkait kesesuaian anggaran dengan hasil fisik dilapangan.
Lemahnya pengawasan terhadap proyek pemerintah pusat tersebut menjadikan pekerjaan dilaksanakan secara asal-asalan juga pengadaan bahan material bangunan untuk proyek yang tidak memenuhi standar.
Untuk itu Pemerintah diharapkan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proyek pembangunan renovasi Gudang Bulog di Kabupaten Lamongan guna memastikan kesesuaian prosedur dan kualitas bangunan.
(S_genk,)






