Selasa, 21 Juli 2026

Bupati Tuban Raih Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Gubernur Jatim



TUBAN, MCE – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., menerima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas Bidang Koperasi pada puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Bakorwil IV Pamekasan, Selasa (21/7/2026).


Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas disematkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Bupati Tuban sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tuban dalam mengembangkan koperasi, khususnya melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).


Penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, Ketua Dekopinwil Jawa Timur, pimpinan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta para kepala daerah se-Jawa Timur.


Bupati Tuban menjadi satu-satunya kepala daerah yang menerima Lencana Jer Basuki Mawa Beya Bidang Koperasi pada Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil mendukung implementasi program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kabupaten Tuban menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik karena mampu mencatatkan nilai transaksi KDKMP yang tinggi di Jawa Timur.


Keberhasilan tersebut ditopang oleh empat Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Tuban yang masuk dalam 10 besar nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur, yaitu KDMP Pucangan Kecamatan Montong, KDMP Karangagung Kecamatan Palang, KDMP Rengel Kecamatan Rengel, dan KDMP Gesikharjo Kecamatan Palang.


Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa nilai transaksi KDKMP di Jawa Timur menjadi yang tertinggi secara nasional. Bahkan, nilai transaksi KDKMP di Kabupaten Tuban lebih tinggi dibandingkan total transaksi di beberapa provinsi lain.


Khofifah juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Tuban, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyukseskan program KDKMP.


"Ini menjadi motivasi bagi kepala daerah lain untuk terus mendukung gerakan koperasi yang dijalankan melalui KDKMP," ujarnya.


Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama Dewan Koperasi Indonesia diharapkan terus memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi, mulai dari administrasi, tata kelola, hingga digitalisasi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat untuk bertransaksi di koperasi.


Gubernur Jawa Timur dua periode itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan koperasi di Jawa Timur. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga insan koperasi dituntut mampu beradaptasi agar tetap eksis dan terus memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mengembangkan Koperasi di Kabupaten Tuban, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengurus dan pengawas koperasi, pegiat dan anggota koperasi, serta masyarakat yang terus menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi.


"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat koperasi agar semakin profesional, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.


Lebih lanjut, Pemkab Tuban akan terus memberikan pendampingan, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta mendorong digitalisasi tata kelola koperasi agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan semakin berdaya saing.


Pencapaian empat KDKMP Tuban yang masuk dalam jajaran transaksi tertinggi di Jawa Timur menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan koperasi yang sehat, aktif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.


Melalui penghargaan tersebut, Pemkab Tuban semakin optimistis memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kerakyatan sekaligus menyukseskan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


"Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah," tegasnya.


Sebagai informasi, KDMP Pucangan Kecamatan Montong mencatatkan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur sebesar Rp5,4 miliar, disusul KDMP Karangagung Kecamatan Palang di peringkat ketiga sebesar Rp1,7 miliar, KDMP Rengel Kecamatan Rengel di peringkat keempat sebesar Rp1,3 miliar, serta KDMP Gesikharjo Kecamatan Palang di peringkat ketujuh dengan nilai transaksi Rp596 juta.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Tuban didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Kepala Bidang Koperasi, Pembina Koperasi Beringin, serta pengurus KDKMP penerima penghargaan. (bp).

​Kacabdindik Ponorogo-Magetan Sentil Pengkritik: Prestasi Silvia Yunita Bukti 'Cewek Gak Cuma Bisa Dandan'



PONOROGO, MCE - Di tengah maraknya fenomena remaja yang lebih sibuk berburu content aesthetic demi validasi media sosial, seorang siswi dari SMAN 1 Slahung, Kabupaten Ponorogo, justru memilih jalan yang tak biasa: naik ke atas ring dan menumbangkan lawan-lawannya. Selasa (21/7/2026). 


​Dia adalah Silvia Yunita Putri, siswi kelas X.1 SMAN 1 Slahung yang sukses menyabet gelar Juara 1 Tinju Amatir Tingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang Piala Walikota Madiun Clash of Champions 2026, yang digelar di Alun-Alun Kota Madiun pada 17–18 Juli 2026 lalu.


​Prestasi langka ini tak pelak memancing sorotan tajam sekaligus apresiasi tinggi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo - Magetan, Maskun, S.Pd., M.M..


​Maskun menegaskan bahwa kehadiran atlet petinju wanita adalah sebuah fenomena yang sangat langka di tingkat pelajar. Menurutnya, di saat tidak sedikit anak muda yang rentan terjebak dalam gaya hidup serba instan dan minim aksi nyata, Silvia justru menunjukkan mentalitas baja yang patut menampar skeptisisme publik.


​"Petinju wanita itu sangat langka. Tidak semua anak muda—terutama siswi putri—berani mengambil risiko, berlatih fisik dengan kedisiplinan tinggi, lalu naik ke atas ring secara sportif," tegas Maskun saat memberikan apresiasinya.


​Ia juga menambahkan bahwa capaian SMAN 1 Slahung ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah di wilayah pinggiran pun mampu melahirkan talenta kelas atas yang siap 'mencakar' panggung kejuaraan tingkat provinsi.


​Keberhasilan Silvia Yunita Putri ini diharapkan tidak sekadar menjadi bahan unggahan seremonial di media sosial, melainkan menjadi tamparan motivasi bagi generasi muda lainnya agar tidak hanya garang di dunia maya, tetapi benar-benar membuktikan taji dan prestasinya di dunia nyata. (bp). 

Senin, 20 Juli 2026

​Ukir Cerita Sambut Juara! SMAN 1 Baureno Memulai Tahun Ajaran Baru dengan Tamparan Motivasi dan Deretan Prestasi


BOJONEGORO,MCE - Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMAN 1 Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada gelaran upacara bendera hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru, Senin (20/7/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya aktivitas belajar-mengajar, melainkan juga wadah pembakar semangat bagi ratusan siswa-siswi yang siap mengukir prestasi.


​Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Baureno, Muhammad Ma'ruf, S.Pd., M.Pd., menyampaikan amanat yang sarat makna dan lebat akan motivasi. Di hadapan seluruh peserta didik, beliau menyambut hangat para siswa baru serta memberikan suntikan semangat bagi siswa senior kelas XI dan XII.


"Untuk kelas X, selamat, kalian sudah sepenuhnya menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Baureno Bojonegoro. Bagi kelas XI dan XII, jadikan evaluasi hasil belajar kemarin sebagai refleksi untuk meningkatkan prestasi mendatang. Untuk seluruh murid SMAN 1 Baureno, jadikan upacara bendera ini sebagai langkah awal kalian meraih prestasi gemilang dengan disiplin dan kerja keras," tegas Muhammad Ma'ruf, S.Pd., M.Pd. dalam amanatnya.


​Bukan Sekadar Pesan: Bukti Nyata Raihan Prestasi Akademik dan Non-Akademik


​Semangat juang yang ditekankan oleh Kepala Sekolah bukanlah bualan belaka. Hal itu langsung terbukti nyata lewat pengumuman deretan prestasi membanggakan yang diukir oleh para siswa-siswi SMAN 1 Baureno.


​Momen apresiasi riuh bergemuruh saat pihak sekolah mengumumkan nama-nama siswa berprestasi yang sukses menyumbang medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi. Keberhasilan ini menegaskan kualitas akademik serta daya saing tinggi peserta didik SMAN 1 Baureno, baik di tingkat daerah hingga nasional.


​Tidak hanya unggul di bidang sains, panggung kehormatan juga milik para atlet muda SMAN 1 Baureno yang berlaga di Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Bojonegoro. Berbagai trofi dan raihan juara di bidang olahraga berhasil diboyong pulang sebagai bukti kerja keras dan kedisiplinan yang tak pernah padam.


​Pengumuman prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya. Hal ini membuktikan bahwa sesuai dengan jargon sekolah, "All Have Greatness"—semua murid memiliki kehebatannya masing-masing. (bp). 

​ ​Nur Keyra Al-Khalifi Sabet Medali Emas Pencak Silat PC NU Bojonegoro





​BOJONEGORO, MCE — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Kabupaten Bojonegoro. Siswi SMAN 1 Bubulan, Nur Keyra Al-Khalifi, berhasil menorehkan tinta emas setelah meraih Juara 1 kategori Seni Beregu Dewasa Putri dalam ajang Kejuaraan Cabang (Kejurcab) II Pencak Silat Piala PC NU Bojonegoro.


​Capaian gemilang ini mempertegas komitmen SMAN 1 Bubulan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga tangguh dan berprestasi di kancah seni bela diri tradisional.


​Kepala SMAN 1 Bubulan, Dziyaus Shobah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh siswinya tersebut hingga mampu memuncak di panggung kejuaraan.


"Semoga prestasi ini menjadi langkah awal meraih masa depan yang lebih cerah, serta menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa-siswi lainnya untuk terus menggali potensi dan mengukir prestasi," ujar Dziyaus Shobah, S.Pd., M.Pd.


​Kemenangan ini diharapkan tidak hanya membawa nama harum sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa bakat-bakat potensial dari wilayah Bubulan mampu bersaing ketat dan tampil sebagai yang terbaik di tingkat kabupaten. (bp). 

Minggu, 19 Juli 2026

​Pukulan Emas Abdul Aziz: Siswa SMAN 1 Balong Rajai Ring Tinju 'Clash of Champions' Jawa Timur




PONOROGO, MCE – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Jawa Timur di bidang olahraga. Abdul Aziz, siswa kelas X-A SMAN 1 Balong, berhasil menyabet gelar Juara 1 Kelas 57 kg Youth dalam Kejuaraan Tinju Tingkat Provinsi Jawa Timur bertajuk "Clash of Champions Walikota Cup 2026". Senin (20/7/2026). 


​Ajang bergengsi yang berlangsung pada 16–18 Juli 2026 di Alun-Alun Kota Madiun tersebut menjadi saksi ketangguhan dan kerja keras atlet muda asal Ponorogo ini dalam menumbangkan lawan-lawannya di atas ring.


​Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo - Magetan, Maskun, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Abdul Aziz.


​Dalam keterangan rilisnya, Maskun menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata bahwa potensi siswa tidak hanya bersinar di bidang akademik, tetapi juga di bidang non-akademik seperti cabang olahraga beladiri.


"Prestasi yang diraih saudara Abdul Aziz adalah kebanggaan tidak hanya bagi SMAN 1 Balong, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Ponorogo dan wilayah kerja kami. Ini membuktikan bahwa kedisiplinan, kerja keras, dan mental pantang menyerah mampu melahirkan juara tingkat provinsi," ujar Kacabdindik Jatim Wilayah Ponorogo-Magetan, Maskun, S.Pd., M.M.


​Lebih lanjut, pihak Dinas Pendidikan berharap prestasi ini dapat menjadi pemantik motivasi dan inspirasi bagi seluruh pelajar di wilayah Ponorogo dan Magetan untuk terus menggali potensi diri, berani bertanding, serta mengukir prestasi terbaik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.


​Kemenangan Abdul Aziz ini makin mempertegas jargon SMAN 1 Balong sebagai sekolah yang "Berprestasi dan Menginspirasi". (bp). 

​Buktikan Motto ‘Selalu Berkarya, Cetak Jawara’, SMAN 1 Kalitidu Sabet Gelar Juara Floorball Jatim 2026





​BOJONEGORO, MCE - SMAN 1 Kalitidu kembali membuktikan komitmennya sebagai sekolah pencetak generasi unggul dan berprestasi. Kali ini, prestasi membanggakan diukir oleh salah satu siswanya, M. Dwi Setia dari kelas XI-3, yang berhasil menyabet Juara 2 dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Floorball 5 vs 5 Jawa Timur 2026 Kategori Putra. Senin (20/7/2026). 


​Keberhasilan luar biasa ini memicu gelombang apresiasi, baik dari internal sekolah maupun jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.


​Kepala SMAN 1 Kalitidu Bojonegoro, Ninis Aris Wibawati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan haru atas pencapaian anak didiknya tersebut. Menurutnya, raihan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, serta pembinaan bakat yang konsisten di SMAN 1 Kalitidu.


"Kami sangat bangga atas torehan prestasi yang diraih oleh M. Dwi Setia. Ini adalah bukti nyata bahwa siswa-siswi SMAN 1 Kalitidu mampu bersaing dan berdiri di podium kehormatan tingkat provinsi. Sesuai dengan motto sekolah kita, 'Selalu Berkarya, Cetak Jawara', kami akan terus mendukung penuh setiap potensi anak didik agar mampu melesat tinggi dan menjadi inspirasi bagi sesama," ujar Ninis Aris Wibawati penuh semangat.


​Tak hanya di tingkat sekolah, gaung prestasi ini juga menyedot perhatian dan apresiasi setinggi-tingginya dari Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro - Tuban, Maskun, S.Pd., M.M.


​Maskun memberikan acungan jempol atas semangat pantang menyerah yang ditunjukkan siswa SMAN 1 Kalitidu. Menurutnya, prestasi di cabang olahraga floorball ini menambah daftar panjang kebanggaan bagi dunia pendidikan di Bojonegoro.


"Selamat dan sukses untuk M. Dwi Setia serta keluarga besar SMAN 1 Kalitidu. Capaian Juara 2 Kejurprov Floorball Jawa Timur 2026 ini sangat membanggakan. Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Bojonegoro memiliki kualitas, daya saing, dan mental jawara. Teruslah berkarya, tingkatkan latihan, dan jadilah inspirasi bagi generasi muda Jawa Timur," puji Maskun.


​Prestasi M. Dwi Setia di ajang Kejurprov Floorball Jatim 2026 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Bojonegoro untuk terus mengukir tinta emas, baik di bidang akademik maupun non-akademik. (bp)



​#SMAN1Kalitidu #Bojonegoro #CabdindikBojonegoro #FloorballJatim  #BeritaBojonegoro

Sabtu, 18 Juli 2026

​Bukan Kaliber Biasa! Ini Rekam Jejak 9 Jaksa 'Ring Satu' Pilihan Kejagung




JAKARTA, MCE – Kejaksaan Agung terus memperkuat taringnya dalam menuntaskan berbagai kasus hukum strategis di tanah air. Langkah ini dibuktikan dengan dikerahkannya sembilan jaksa pilihan ke dalam Tim Khusus Korps Adhyaksa. Minggu (19/7/2026). 


​Bukan nama baru, kesembilan sosok ini merupakan figur-figur elite yang telah "kenyang" pengalaman di medan pertempuran hukum. Mulai dari mantan punggawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), eks Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), hingga jajaran pakar pemulihan aset negara, mereka dikumpulkan untuk menjadi ujung tombak penegakan keadilan.


​Siapa saja mereka? Berikut adalah profil singkat sembilan pendekar hukum yang kini memperkuat barisan elite Kejaksaan Agung:


​1. Agus Salim


​Kini menjabat sebagai Inspektur Keuangan II pada Jamwas. Rekam jejaknya teruji saat memimpin wilayah hukum sebagai mantan Kajati Sulawesi Selatan dan Kajati Sulawesi Tengah. Jam terbangnya makin solid berkat pengalaman panjangnya saat bertugas di KPK.


​2. Muhibuddin


​Figur yang kini menakhodai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai Kajati. Muhibuddin dikenal memiliki ketajaman dalam melacak aset, terbukti dari posisinya terdahulu sebagai mantan Kajati Sumbar dan eks Koordinator Pelacakan Aset dan Eksekusi KPK. Ia juga memiliki relasi diplomatik kuat setelah sempat bertugas sebagai Atase Kejaksaan di KBRI Riyadh.


​3. Chatarina Muliana Girsang


​Srikandi hukum yang kini memegang posisi krusial sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Badan Pemulihan Aset. Pengalamannya lintas sektoral, mulai dari penugasan di KPK, menempati pos strategis di Kemendikbudristek, hingga akhirnya dipercaya menjadi Kepala Badan Pemulihan Aset.


​4. Riyono


​Menjabat sebagai Inspektur Keuangan I pada Jamwas. Riyono merupakan mantan jaksa KPK yang memiliki kepemimpinan matang. Hal ini dibuktikan lewat kepemimpinannya saat menjabat sebagai mantan Kajati Gorontalo dan Kajati Bangka Belitung.


​5. Agus Sahat Sampe Tua


​Saat ini menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Sesjampidum). Agus Sahat memiliki portofolio kepemimpinan yang luas, di antaranya pernah menjabat sebagai Kajati Jawa Timur, Kajati Kalimantan Tengah, serta mantan Koordinator pada Jampidsus.


​6. Irene Putrie


​Nama Irene Putrie dikenal publik secara luas saat menjadi jaksa KPK yang sukses mengawal perkara megakorupsi e-KTP. Kini menjabat sebagai Direktur Pertimbangan Hukum Jamdatun, ia juga memiliki reputasi mumpuni dalam memimpin tim pemburu Daftar Pencarian Orang (DPO) hingga ke luar negeri.


​7. Rinaldi Umar


​Kini memperkuat lini kepemimpinan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten. Rinaldi merupakan figur berpengalaman yang pernah memimpin daerah sebagai Kajari Gunungkidul dan memiliki wawasan hukum internasional pasca-bertugas sebagai Atase Hukum KBRI Riyadh.


​8. Zet Tadung Allo


​Sosok tegas yang kini dipercaya menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil). Zet memiliki rekam jejak kepemimpinan teruji sebagai mantan Kajati Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mantan Wakajati Sulawesi Selatan.


​9. Hari Wibowo


​Melengkapi formasi elite ini, Hari Wibowo kini mengemban amanah sebagai Direktur A pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel). Sebelum menduduki kursi direktur, ia telah teruji sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Timur.


​Catatan Redaksi: Kehadiran sembilan jaksa senior ini di dalam Tim Khusus Kejaksaan Agung menjadi sinyal kuat bahwa institusi yang dipimpin oleh Jaksa Agung ini tidak main-main dalam menuntaskan perkara hukum kakap. Rekam jejak, integritas, dan kompetensi yang mereka miliki diharapkan mampu menjawab tingginya ekspektasi publik terhadap keadilan di Indonesia. (bp). 

Berita Terbaru