Skandal Menu Maut MBG Sidoarjo: Niat Cetak Generasi Emas, Malah Bikin Ratusan Santri Tumbang Massal
kabupaten sidoarjo mbgSIDOARJO, MCE - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang jadi jalan tol menuju Indonesia Emas 2045 mendadak beralih fungsi jadi ajang gladiator perut mulas. Alih-alih melahirkan generasi berotot kawat dan bertulang besi, ratusan santri serta pelajar di Sidoarjo justru dipaksa mengikuti uji ketahanan lambung secara massal akibat menu beracun.
Bagaimana publik tidak dibuat elus dada sekaligus darah tinggi? Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, jumlah korban keracunan massal akibat menu MBG dari SPPG Kalitengah, Tanggulangin, ini tembus angka fantastis: 664 orang.
Rekor memilukan ini mencatat sebanyak 77 korban masih harus mendekam di fasilitas kesehatan dengan selang infus menempel di tangan, sementara 581 orang lainnya terpaksa dipulangkan—membawa pulang trauma mendalam setiap kali melihat kotak makanan berlabel "bantuan pemerintah".
Kepala Dinkes Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, dengan entengnya menyebut pihak berwenang langsung mengaktifkan "krisis kesehatan". Luar biasa! Niat awalnya mau bagi-bagi gizi gratis, ujung-ujungnya malah mendirikan posko krisis dadakan. Ini sebenarnya program strategis nasional atau wahana uji nyali usus buntu?
Tragedi ini bermula pada Selasa (1/9) siang, ketika para santri Ponpes Manbaul Hikam dan siswa sekolah di sekitar lokasi melahap menu MBG yang disajikan. Bukannya energi bertambah untuk menuntut ilmu, para korban malah berbondong-bondong lari tunggang-langgang mencari toilet sebelum akhirnya tumbang bergelimpangan.
Ini tamparan keras sekaligus peringatan telat bagi para vendor proyek! Kalau berniat mencari rezeki lewat program negara, tolong standar higienitasnya jangan ikut-ikutan digratiskan atau dikerjakan asal-asalan. Jangan jadikan perut anak-anak bangsa sebagai kelinci percobaan menu maut.
Kira-kira, sanksi apa yang paling setimpal buat vendor katering yang sukses membikin 664 warga Sidoarjo kolaps massal ini? Cabut izinnya atau suruh mereka telan sendiri sisa makanannya.






