Sabtu, 10 Oktober 2026

Cegah Potensi Gesekan, Pasukan Gabungan Polres Lumajang dan Brimob Turun Gunung Sisir HGU PT Kalijeruk




​LUMAJANG, MCE - Suhu keamanan di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Kalijeruk, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, mendapat perhatian serius aparat penegak hukum. Personel gabungan Polres Lumajang bersama Satuan Brimob Polda Jawa Timur menggelar patroli berskala besar, Kamis (8/10/2026).


​Langkah tegas ini dikerahkan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menyusul riuhnya aksi klaim serta blokade akses jalan yang sempat melumpuhkan kawasan perkebunan tersebut beberapa waktu lalu.


​Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Pamenwas Kompol Jauhar Ma'arif, S.Sos., M.H., yang juga menjabat sebagai Kabag Ops Polres Lumajang. Kekuatan penuh disiagakan, melibatkan dua satuan setingkat peleton (ton) Kompi Satbrimobda Polda Jatim di bawah kendali AKP Hariyanto, dua ton Kompi Siaga Polres Lumajang yang dipimpin AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H., serta satu regu dari Polsek Randuagung di bawah komando Iptu Edi Kuswanto.


​Tepat pukul 10.00 WIB, korps baju cokelat dan pasukan berloreng ini langsung bergerak melakukan penyisiran menyeluruh di titik-titik krusial area HGU.


​Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa dalam penyisiran tersebut, aparat tidak menemukan adanya konsentrasi massa maupun aktivitas dari kelompok yang sebelumnya sempat melancarkan aksi klaim, seperti KPKGL maupun STL.


​"Petugas tidak menemukan adanya kegiatan massa di lokasi. Personel di lapangan juga langsung berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan pihak manajemen PT Kalijeruk untuk memantau perkembangan situasi terkini," ujar Ipda Suprapto mewakili Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi.


​Pastikan Aktivitas Pekerja Aman


​Meski situasi di lapangan terpantau steril dari aksi massa, aparat kepolisian tidak mau kecolongan. Patroli dialogis digelar untuk memberikan rasa aman langsung kepada para buruh dan pekerja perkebunan yang sempat merasa resah akibat ketegangan sebelumnya.


​Dari hasil pantauan langsung, aktivitas para pekerja perkebunan kini sudah kembali berjalan normal seperti biasa di bawah pengawasan ketat aparat.


​• Deteksi Dini: Polisi terus memetakan titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi konsentrasi massa guna mencegah benturan antara kelompok massa, pekerja, dan pihak perusahaan.


​• Pendekatan Persuasif: Aparat aktif membangun komunikasi dengan para koordinator kelompok untuk meredam potensi konflik horizontal di wilayah Randuagung.


​• Monitoring Intensif: Jajaran Polres Lumajang bersama Polsek setempat menyiagakan personel untuk terus memonitor dinamika situasi dari hari ke hari.


​"Kami mengedepankan upaya pencegahan preventif dan menjaga situasi agar tetap kondusif. Koordinasi lintas fungsi terus diperketat sebagai langkah antisipasi dini agar benturan di lapangan tidak sampai terjadi," tegas Ipda Suprapto.


​Hingga berakhirnya patroli skala besar tersebut, kawasan HGU PT Kalijeruk dipastikan berada dalam kendali penuh keamanan aparat gabungan. Seluruh aktivitas operasional perusahaan maupun para pekerja kini dapat kembali berlangsung tanpa bayang-bayang ketakutan.


​Bagaimana tanggapan Anda melihat langkah tegas aparat gabungan dalam mengamankan investasi dan ketertiban di daerah? Kontributor: budi. 

Jumat, 09 Oktober 2026

Hutan Lindung Disulap Jadi Hak Milik: Kelakuan Mantan Kades & Sekongkolnya Bikin Negara Rugi 1,3 Miliar, Berakhir Digelandang ke Penjara!




LAMONGAN, MCE - ​Mau heran tapi ini Lamongan. Kawasan lindung yang seharusnya jadi tempat aman buat ekosistem mangrove dan sempadan pantai, malah disulap jadi hak milik pribadi seolah-olah tanah nenek moyang mereka sendiri. Duh, ada-ada saja! Jumat (9/10/2026). 


​Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan akhirnya resmi mengakhiri drama pelarian gaya elit para mafia tanah lokal. Sebanyak tiga orang tersangka langsung dijebloskan ke Lapas Lamongan. Mereka adalah IR (mantan Kepala Desa Sidokelar periode 2013-2017), MA (si pemohon hak tanah ajaib), serta AR dari pihak swasta yang ikut-ikutan nimbrung jadi saksi palsu.


​Kronologi "Sihir" Kades: Tanah Negara Jadi Sertifikat Kilat


​Usut punya usut, akal bulus ini dimulai sekitar September 2013 silam. Pak Mantan Kades IR diduga kuat bekerja sama dengan MA dan AR untuk menerbitkan dokumen-dokumen fiktif.


​Mulai dari SPPT tahun 2013 yang ternyata zonk alias tidak terdaftar, hingga surat pernyataan penguasaan fisik tanah abal-abal yang mengeklaim lahan sudah dikuasai sejak 1990. Padahal, aslinya itu tanah negara bro!


​Berkat "sihir" tanda tangan sang kades, permohonan sertifikat seluas 2.512 meter persegi di Dusun Klayar itu langsung diizinkan Kantor Pertanahan Lamongan. Hanya butuh waktu lima bulan saja—wush!—terbitlah SHM Nomor 377 atas nama MA pada 14 Maret 2014.


​“Sudah pakai dokumen bodong, tanahnya dijual pula ke swasta sekitar tahun 2022. Hasilnya? Dinikmati bareng-bareng dong! Klasik banget.”


​Negara Rugi 1,3 Miliar, Aset Disita Gegara ‘Follow the Money’


​Nggak main-main, setelah memeriksa 59 saksi, 14 ahli, dan 28 alat bukti, BPKP Jawa Timur mendaratkan angka kerugian negara sebesar Rp1.384.689.392.


​Tim penyidik Kejari Lamongan yang bergerak cepat lewat metode follow the money akhirnya berhasil menyita aset senilai Rp1.840.251.500. Sekarang, ketiga tersangka harus mendekam di balik jeruji besi selama 20 hari ke depan sambil menikmati dinginnya sel tahanan.


​Mereka dijerat dengan pasal berlapis UU Tipikor, termasuk ancaman Pasal 603 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Kejari juga membocorkan bahwa kasus ini masih bisa berkembang. Artinya? Siap-siap deg-degan buat oknum lain yang kemarin ikut kecipratan nikmatnya tanah lindung!


​Di sisi lain, kubu kuasa hukum tersangka, Muhammad Asikin, sempat pasang badan dan protes karena kliennya langsung ditahan meski sudah kooperatif dan mengajukan penundaan alasan sakit. Tapi ya, penyidik tampaknya nggak mempan sama drama air mata.


​Kira-kira, bakal ada jilid lanjutan alias tersangka baru nggak nih yang nyusul ke sel? (bp). 

Rabu, 07 Oktober 2026

Gubernur Khofifah Kucurkan Rp100 Juta untuk Masjid SMAN 2 Magetan, Kado Manis di HUT Jatim ke-81 ​



​
MAGETAN, MCE – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Magetan dengan membawa kabar gembira bagi dunia pendidikan dan keagamaan. Orang nomor satu di Jawa Timur ini secara simbolis menyerahkan bantuan dana hibah senilai Rp100 juta untuk pembangunan Masjid Al-Istiqomah yang berada di lingkungan SMAN 2 Magetan.


Bantuan senilai Rp100.000.000,- tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah kepada perwakilan sekolah dalam sebuah prosesi simbolis. Penyerahan ini menandai dimulainya babak baru dalam upaya penyelesaian pembangunan sarana ibadah yang representatif bagi siswa dan tenaga pendidik di SMAN 2 Magetan.


​Dalam naskah sambutan yang disampaikan pada acara tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari semangat "Menyemai Kebaikan" yang diusung dalam peringatan HUT Jatim ke-81.


​"Pemberian bantuan biaya pembangunan Masjid Al-Istiqomah di SMAN 2 Magetan ini adalah salah satu wujud kepedulian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas sarana prasarana penunjang pendidikan, khususnya dalam aspek spiritual dan karakter. Kami berharap masjid ini nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan pembinaan mental dan karakter siswa," ujar Gubernur Khofifah.


​Pihak SMAN 2 Magetan, melalui perwakilannya, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian Gubernur Khofifah. Bantuan ini dinilai sangat berarti untuk mempercepat penyelesaian pembangunan masjid yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.


​Kunjungan Gubernur Khofifah ke Magetan pada tanggal 6 Oktober 2026 ini menegaskan kembali visi kepemimpinannya yang pro-aktif dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, dari infrastruktur hingga pendidikan dan kesejahteraan sosial. (bp). 

Relawan Peace Corps Amerika Serikat Bawa Semangat Global ke Ruang Kelas MTsN 1 Bojonegoro



​
​BOJONEGORO, MCE - Suasana di MTsN 1 Bojonegoro pada Senin, 5 Oktober 2026, terasa jauh lebih semarak dari biasanya. Madrasah yang berlokasi di jantung Kabupaten Bojonegoro ini mendapat kehormatan besar dengan kedatangan tamu istimewa dari belahan bumi lain, yakni para relawan dari Peace Corps Amerika Serikat.


​Kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi biasa, melainkan sebuah momentum strategis dalam memperluas wawasan global serta meningkatkan kemampuan bahasa asing bagi para peserta didik madrasah. Kehadiran para relawan disambut dengan antusiasme tinggi, senyuman hangat, dan penampilan seni tradisional khas Nusantara oleh para siswa-siswi.


​Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para relawan Peace Corps berinteraksi secara langsung dan dinamis di dalam kelas. Mereka berbagi cerita inspiratif mengenai ragam budaya global, memotivasi pentingnya mengejar pendidikan tinggi, serta mempraktikkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang interaktif dan menyenangkan. Para siswa terlihat sangat antusias, aktif bertanya, dan tidak canggung mempraktikkan kemampuan berbahasa Inggris mereka secara langsung dengan penutur asli (native speaker).


​Pihak manajemen MTsN 1 Bojonegoro menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Kehadiran relawan internasional ini diharapkan mampu membakar semangat juang literasi siswa, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membuka jendela dunia tanpa harus kehilangan identitas budaya lokal.


​Melalui kunjungan lintas budaya ini, MTsN 1 Bojonegoro kembali membuktikan komitmennya untuk terus mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter kuat, dan siap bersaing di kancah global, sejalan dengan visi madrasah mendunia. (bp). 

Senin, 05 Oktober 2026

NDeso, Tapi Berasa Ingin Konser: Warkop Karaoke di Jombang Digerebek Polisi, Mbak-mbak Pelayan Pakaian Minim Auto Kaget Seketika!




​Jombang, MCE - Mau buka warung kopi atau mau bikin studio musik berjalan, sih? Warga sekitar Pasar Mojoagung, Jombang, belakangan ini harus sabar mengelus dada setiap malam. Bukannya bisa tidur nyenyak, mereka malah diguyur "konser gratis" dari warkop-warkop setempat yang asyik karaokean sampai dini hari. Suara musiknya kencang banget, serasa warga diminta ikut nyumbang lagu padahal mata sudah lengket pengin istirahat!


​Gerah dengan polusi suara yang bikin kepala cenat-cenut, warga akhirnya melapor. Tak butuh waktu lama, aparat gabungan rayon timur yang dipimpin langsung Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, langsung bergerak cepat melakukan razia mendadak pada Minggu dini hari (4/10/2026).


​• Pengunjung dan Pelayan Auto Kaget: Kedatangan 16 personel gabungan dari Polsek Mojoagung, Sumobito, Kesamben, dan Jogoroto sukses bikin seisi warkop jantungan. Pelayan berpenampilan minim yang tadinya santai, langsung mendadak salah tingkah saat polisi merangsek masuk memeriksa lokasi.


​• Layar Monitor Nyala, Musik Langsung Dimatikan: Puluhan warkop di kawasan pasar terbukti menyediakan fasilitas karaoke lengkap dengan layar monitor. Begitu polisi datang, lagu dangdut yang tadinya menggema langsung dipaksa stop tanpa aba-aba "terima kasih".


​• Miras Negatif, Tapi Tetap Disemprot: Meski dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya peredaran minuman keras, polisi tetap memberikan teguran keras kepada para pengelola agar tidak seenaknya sendiri merusak ketenangan warga demi cuan.


​“Walhasil, kita tidak menemukan adanya miras di warkop tersebut. Para pengunjung kita imbau untuk pulang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Kompol Yogas mewakili Kapolres Jombang AKBP Yanto Mulyanto.


​Pesan buat para pemilik warkop: boleh banget cari rezeki dan berdagang, tapi tolong ingat waktu dan tetangga sebelah. Kalau mau karaokean sampai subuh, mending sewa studio musik sendiri, jangan numpang di warung kopi sambil bikin warga sekitar darah tinggi!


​Bagaimana pendapat Anda tentang fenomena warkop berkedok tempat karaoke malam-malam gini? (bp). 

Minggu, 04 Oktober 2026

Panen Medali! Siswa SMKN 1 Kediri Sabet Juara Taekwondo dan Handball



​
​KEDIRI, MCE – Prestasi gemilang kembali diukir oleh siswa-siswa SMKN 1 Kediri. Dalam dua ajang olahraga yang berbeda, mereka berhasil membawa pulang piala dan medali, menunjukkan semangat juang dan dedikasi yang tinggi. Minggu (4/10/2026). 


​Di cabang olahraga taekwondo, Misbach Maulidir Rayhan dari kelas X TKR 4 sukses menyabet Juara 2 dalam ajang "Taekwondo Kyorugi Junior Semi Prestasi M-55". Keberhasilan Misbach ini menjadi bukti bakat dan kerja kerasnya dalam dunia bela diri.


​Sementara itu, tim handball SMKN 1 Kediri juga menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 dalam "Kejuaraan Handball Kota Kediri". Tim yang terdiri dari para siswa berbakat ini menunjukkan kekompakan dan strategi permainan yang apik sepanjang turnamen.


​Kepala Sekolah SMKN 1 Kediri, Edy Suroto, S.Pd., M.M.., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para siswa. "Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Misbach dan tim handball. Ini adalah bukti bahwa siswa SMKN 1 Kediri tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga non-akademik," ujar beliau.


​Prestasi ini diharapkan dapat memacu semangat siswa-siswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah. SMKN 1 Kediri berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan minat dan bakat siswa dalam berbagai bidang. (bp). 

Sabtu, 03 Oktober 2026

​Panen Medali! SMAN 2 Tuban Menggila di POPDA dan Porkab 2026, Buktikan Dominasi Pelajar Juara




​
​TUBAN, MCE - Gelombang prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Tuban. Kali ini, barisan siswa-siswi SMAN 2 Tuban (Smada) sukses mencuri perhatian publik dan netizen setelah memboyong serangkaian gelar juara bergengsi dalam ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) dan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Kabupaten Tuban 2026. Sabtu (3/10/2026). 

 
​Tidak tanggung-tanggung, dominasi Smada terlihat dari keberhasilan para pelajarnya yang menjuarai berbagai cabang olahraga (cabor) yang kompetitif, mulai dari cabang beladiri, E-Sport, Pentanque, hingga kategori perorangan maupun beregu. 

 
​Kepala SMAN 2 Tuban, Samsuri, M.Pd., menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya atas pencapaian luar biasa yang ditorehkan oleh anak didiknya. Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar deretan medali, melainkan wujud nyata dari konsistensi pembinaan karakter dan bakat pelajar di lingkungan sekolah.


​"Selamat atas prestasi yang telah diraih. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa depan," ujar Samsuri penuh bangga. 

 
​Berikut adalah deretan siswa-siswi SMAN 2 Tuban yang sukses mengharumkan nama sekolah:


​Porkab Hapkido 2026:


​• Livia Zuluana (Kelas X-I): Juara 1 KategoriDaeryun Putri Kelas U 47 Kg. 

​• Kharena Nikia Cinta (Kelas X-F): Juara 1 Kategori Daeryun Putri Kelas U 51 Kg. 

 
​POPDA Cabor E-Sport Mobile Legend 2026 (Tingkat SLTA):


​• Tim Putri Smada (Alicia Michelina, Hayfa Amira Adzka, Cahaya Aura Yonata, Salsabila Shofiyah Safir, dan Sabrina Khoirunnisa) sukses menyabet Juara 1. 

 
​POPDA Cabor Pentanque 2026 (Tingkat SLTA):


​• Fathian Asyam Putra G. (Kelas X-D): Juara 1 Single Man Pentanque. 

​•Sofia Nur Aini (Kelas X-C): Juara 2 Single Woman Pentanque. 

​Fathian Asyam Putra G. & Gusti Putu Candra E.B.A. (Kelas X-C & X-D): Juara 2 Double Man Pentanque. 

​• Sofia Nur Aini & Zivana Leoni Aurelia (Kelas XI-G & X-C): Juara 2 Double Woman Pentanque. 

 
​Keberhasilan masif ini sontak menuai banjir pujian dari warganet di dunia maya. Banyak netizen memuji konsistensi SMAN 2 Tuban sebagai lumbungnya pelajar berprestasi—membuktikan bahwa generasi muda Tuban tidak hanya cemerlang secara akademik, tetapi juga perkasa di gelanggang olahraga.


​Bagaimana pendapat Anda melihat prestasi gemilang para pelajar Smada Tuban ini? (bp). 

Berita Terbaru