Rabu, 14 Oktober 2026

Bukti Kualitas Vokasi! Kacabdindik Ponorogo Apresiasi Tim Siswi SMK Raih Juara 3 SOLVEX UIN



​PONOROGO, MCE - Di tengah pesatnya perkembangan pendidikan vokasi, kabar gembira datang dari SMK Negeri 1 Ponorogo. Tiga siswinya berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 dalam SOLVEX Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pencapaian ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo, Maskun, S. Pd., M.M. Rabu (14/10/2026). 


​Tim tangguh tersebut beranggotakan Salma Fauzita Kumala Adiystie dari kelas XI DKV 2, Navayin Oktavia Aulia Putri dari kelas XI AK 3, dan Rain Shafira Bilqis dari kelas XI AK 4. Mereka menunjukkan dedikasi dan kemampuan yang luar biasa dalam kompetisi bertajuk Management Culture Event ini, yang diselenggarakan pada tahun 2026. Prestasi ini semakin istimewa karena mereka mampu bersaing dengan peserta lain, yang banyak di antaranya adalah mahasiswa perguruan tinggi.


​Kacabdindik Maskun menyatakan rasa bangganya atas pencapaian para siswi tersebut. "Prestasi ini bukan hanya membanggakan bagi sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Ponorogo. Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas pendidikan vokasi di wilayah kita semakin diakui dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi upaya peningkatan kualitas pendidikan di seluruh sekolah binaan kami," ujar Maskun.


​Pihak SMK Negeri 1 Ponorogo juga menyambut baik prestasi ini. "Kami sangat bangga dengan pencapaian Salma, Navayin, dan Rain. Mereka telah menunjukkan semangat juang yang tinggi dan kemampuan yang luar biasa. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar dan mengukir prestasi di berbagai bidang," kata perwakilan sekolah. (bp). 

Hattrick Prestasi SMKN 1 Jatirogo Tuban: Dari Juara POPDA 2026 Hingga Alumni Jadi Pilot Drone Profesional




​TUBAN, MCE – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Jatirogo, Kabupaten Tuban, kembali membuktikan kualitas dan relevansi pendidikannya di kancah daerah maupun dunia industri. Dalam satu momen kebanggaan, sekolah ini mengumumkan serangkaian prestasi gemilang, mulai dari kemenangan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Tuban Tahun 2026 hingga penempatan alumni sebagai tenaga ahli di perusahaan perkebunan besar. Rabu (14/10/2026). 


​Pencapaian luar biasa ini diawali dengan torehan prestasi di bidang non-akademik. Salah satu siswa terbaik SMKN 1 Jatirogo, Ahmad Rio Alviansyah dari Kelas XII TKR 1, berhasil meraih Juara 1 Lempar Lembing pada ajang POPDA Kabupaten Tuban Tahun 2026. Keberhasilan Rio menjadi bukti dedikasi tinggi siswa dan program pembinaan olahraga sekolah yang efektif.


​Tak hanya di lapangan atletik, di arena digital yang sedang tren, Tim E-Sports SMKN 1 Jatirogo juga menunjukkan taringnya. Mereka sukses merebut posisi Juara 3 Mobile Legends Bang Bang (MLBB) pada ajang yang sama, POPDA Kabupaten Tuban 2026. Ini menunjukkan adaptasi sekolah terhadap minat siswa dan kemampuannya untuk berprestasi di bidang teknologi dan e-sports yang kompetitif.


​Melengkapi kebanggaan sekolah, SMKN 1 Jatirogo juga membuktikan relevansi lulusannya di dunia kerja. Dua orang alumni, Eikki Pramadya Nafis Athallah dan Muhammad Aziz Alfyan, telah resmi direkrut oleh perusahaan perkebunan ternama, PT. Buana Tunas Sejahtera. Keduanya akan ditempatkan sebagai Pilot Drone Agri profesional untuk wilayah penempatan di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Penempatan ini menunjukkan kompetensi lulusan dalam menggunakan teknologi terkini di sektor pertanian.


​Komitmen untuk Generasi Berprestasi dan Siap Kerja


​Menanggapi serangkaian pencapaian ini, Kepala SMKN 1 Jatirogo, Bapak Darusman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa, guru pembimbing, dan pelatih.


​“Prestasi ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan sinergi yang luar biasa dari seluruh elemen sekolah. Kami bangga melihat siswa-siswi kami tidak hanya unggul di bidang akademis dan vokasi, tetapi juga mampu menunjukkan kualitasnya di ajang olahraga dan memiliki kesiapan karier yang luar biasa,” ujar Darusman.
​

Beliau menekankan bahwa komitmen sekolah adalah terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berkarakter, tetapi juga siap kerja dengan keahlian yang relevan.


​“Slogan kami, ‘Terus Berjuang Raih Mimpi’, menjadi landasan bagi setiap langkah kami. Penempatan alumni kami sebagai Pilot Drone Agri di perusahaan besar adalah bukti nyata bahwa kurikulum kami selaras dengan kebutuhan industri. Kami ingin memastikan setiap lulusan memiliki bekal yang kuat untuk meraih masa depan yang lebih baik, baik melalui jalur prestasi, kewirausahaan, maupun penempatan kerja,” tambahnya dengan visioner.
​

Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi SMKN 1 Jatirogo sebagai lembaga pendidikan vokasi unggulan di Kabupaten Tuban, yang tidak hanya mencetak tenaga kerja terampil, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berprestasi dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (bp). 

Selasa, 13 Oktober 2026

​Guncang Jawa Timur! Tim Passondan SMAN 1 Padangan Borong Gelar Juara & Raih 'Golden Ticket' Kejurnas



BOJONEGORO - SMAN 1 Padangan, Bojonegoro, kembali mengukir tinta emas di kancah regional Jawa Timur. Tidak tanggung-tanggung, perwakilan sekolah ini, Tim Passondan, berhasil mencatatkan prestasi gemilang di Kejurda FORBASI Jatim 2026. Mereka tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga menyapu bersih gelar bergengsi, termasuk tiket langsung menuju panggung nasional (Kejurnas). Rabu (14/10/2026). 


​Prestasi fenomenal ini bukan sekadar kemenangan biasa. Berdasarkan pengumuman resmi dari panitia, Tim Passondan SMAN 1 Padangan berhasil mengamankan empat gelar utama secara beruntun. Puncaknya adalah diraihnya gelar JUARA UTAMA 1, yang secara otomatis memberikan mereka "GOLDEN TICKET KEJURNAS" – sebuah pengakuan tertinggi dan kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional.


​Berikut adalah rincian lengkap dari capaian luar biasa Tim Passondan SMAN 1 Padangan:


•  Juara Utama 1 (Berhak atas Golden Ticket Kejurnas)

​• Utama 1 Grub A

​• Best PBB (Baris-Berbaris Terbaik) Grub A

​• Best Danton (Komandan Peleton Terbaik) Grub A, untuk penampilan luar biasa sang pemimpin.


​Kepala SMAN 1 Padangan, PURNOMO, M.Pd., mengungkapkan rasa bangga yang mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa-siswi Tim Passondan serta para pelatih.


​"Prestasi luar biasa ini adalah wujud nyata dari sinergi tanpa henti antara dedikasi siswa, kerja keras pelatih, serta dukungan penuh dari sekolah dan komite," ujar Purnomo. "Ini juga membuktikan bahwa motto sekolah kita, 'Kolaborasi - Inovasi - Prestasi', bukan sekadar kata-kata kosong, melainkan sebuah realitas yang kita hidupi. Tim Passondan telah membuktikan bahwa dengan inovasi strategi dan kolaborasi yang solid, prestasi terbaik dapat diraih, bahkan di level yang paling kompetitif."


​Capaian Best PBB dan Best Danton menunjukkan bahwa kemenangan ini diraih dengan keunggulan teknis yang komprehensif, tidak hanya dari segi performa kelompok tetapi juga dari segi kepemimpinan yang kuat. Keberhasilan menyapu bersih berbagai kategori di Grup A menandai dominasi yang tidak terbantahkan.


​Keberhasilan SMAN 1 Padangan, sebuah sekolah dari tingkat kecamatan, yang mampu menguasai kompetisi tingkat provinsi adalah sinyal kuat bagi seluruh instansi pendidikan lainnya. Dengan persiapan matang dan semangat pantang menyerah, batasan regional bukanlah halangan untuk bersaing di level tertinggi.


​Netizen dan komunitas pendidikan Bojonegoro pun ramai-ramai menyampaikan ucapan selamat di media sosial, menjadikannya sebagai kabar gembira yang inspiratif bagi generasi muda.


​Kini, Tim Passondan SMAN 1 Padangan memiliki target baru: membuktikan taji mereka di panggung Kejurnas. Mata publik nasional akan tertuju pada langkah mereka selanjutnya.


​Sekali lagi, Selamat dan Sukses untuk SMAN 1 Padangan dan Tim Passondan! Ukir sejarah baru dan jadilah kebanggaan. (bp). 

Senin, 12 Oktober 2026

Peringatan Hari Jadi ke-81 Jatim, Bupati Yes Tegaskan Komitmen Sinergi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat




​Lamongan, MCE - Memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, turut serta menghadiri Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur pada Senin (12/10). Kehadiran ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah demi mewujudkan visi besar provinsi.


​Sidang paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang dalam pidatonya memaparkan berbagai capaian strategis dan prestasi gemilang yang diraih sepanjang satu tahun terakhir. Mengusung tema besar "Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan," momentum ini difokuskan untuk mengoptimalkan potensi lokal, mendongkrak pertumbuhan ekonomi regional, serta melahirkan inovasi tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.


​Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan siap selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sinergi yang kuat antardaerah diyakini menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan global, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (bp). 

Minggu, 11 Oktober 2026

​Wacana Hapus Kenaikan Kelas Otomatis 2027: Solusi Cegah "Malas-Malasan" atau Cuma Menghukum Korban Sistem?




​
​LAMONGAN, MCE - Wacana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti yang siap menghentikan praktik kenaikan kelas otomatis mulai tahun ajaran 2027 langsung memantik perdebatan hangat. Kebijakan ini digulirkan demi merespons fenomena "RMS" alias Rajin Malas Sama Saja—sebuah kondisi mental di mana siswa merasa tak perlu berjuang keras karena toh akhirnya bakal tetap naik kelas bareng teman-teman seangkatannya. Minggu (11/10/2026). 


​Namun, Guru Madrasah Inspiratif Kemenag RI, Gus Luthfi, punya pandangan kritis. Menurutnya, ancaman tidak naik kelas tidak akan menyelesaikan akar masalah jika sistem pembelajaran di ruang kelas masih terjebak dalam model banking education ala Paulo Freire. Dalam model ini, guru bertindak sebagai "pemberi tabungan" ilmu dan siswa sekadar penampung pasif yang dicekokin hafalan tanpa ruang dialog kritis.


​Padahal, rapor merah data PISA 2022 menempatkan Indonesia di peringkat ke-69 dari 81 negara, dengan skor literasi dan sains yang anjlok tajam. Masalah utamanya bukan semata-mata karena hilangnya sanksi, melainkan efektivitas sistem yang gagal melatih daya nalar tingkat tinggi (HOTS).


​Jika ancaman tinggal kelas diterapkan tanpa reformasi metode ajar, kebijakan ini dikhawatirkan sekadar menjadi hukuman administratif bagi korban kegagalan sistem itu sendiri. Siswa berisiko mengalami penurunan mental, sementara kualitas pendidikan jalan di tempat.


​Sebelum 2027 tiba, sekolah didorong melakukan tiga langkah nyata: pertama, remedial terstruktur berbasis diagnostik; kedua, transformasi pembelajaran dari ceramah satu arah menjadi berbasis proyek kontekstual; dan ketiga, penguatan asesmen formatif yang memandu siswa bertumbuh, bukan menghakimi. Sebab, sekolah yang sehat dibangun di atas ruang belajar yang bermakna, bukan atas dasar ketakutan semata. (bp). 

Sabtu, 10 Oktober 2026

​Kunjung Wahyudi Resmi Pimpin Komisi Nasional Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Komitmen Wujudkan Generasi Unggul




​SURABAYA, MCE - Komisi Nasional Pendidikan Republik Indonesia menetapkan arah baru kepemimpinannya di tingkat regional dengan menunjuk Kunjung Wahyudi sebagai Ketua Komisi Nasional Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kehadiran kepemimpinan baru ini membawa visi strategis untuk meningkatkan mutu dan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jawa Timur. Minggu (11/10/2026). 

 
​Dalam mengemban amanah tersebut, Kunjung Wahyudi mengusung tagline resmi: "Bersama Mewujudkan Pendidikan Jawa Timur yang Lebih Baik untuk Generasi Unggul". Visi ini dijabarkan ke dalam lima pilar utama pembangunan pendidikan, yang meliputi: 

 
​• Kolaborasi: Membangun kerja sama yang erat lintas sektor demi kemajuan pendidikan. 

 
​• Penguatan Ekosistem Sekolah: Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan berkarakter. 

 
​• Peningkatan Kualitas Pendidikan: Mendorong perbaikan mutu akademis maupun non-akademis secara berkelanjutan. 

 
​• Sinergi: Menyelaraskan peran pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. 

 
​• Inovasi: Mengembangkan metode dan tata kelola modern demi mencetak generasi Jawa Timur yang berdaya saing global. 

 
​Dengan pengalaman serta jejaring yang luas, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu merumuskan solusi strategis atas berbagai tantangan dunia pendidikan di era modern, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik hingga relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman.


​Komisi Nasional Pendidikan Jatim membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal transformasi pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berintegritas di Bumi Majapahit. (Bangun Purnomo: Koordinator Bidang IT & Media Komisi Nasional Pendidikan Jawa Timur). 

Cegah Potensi Gesekan, Pasukan Gabungan Polres Lumajang dan Brimob Turun Gunung Sisir HGU PT Kalijeruk




​LUMAJANG, MCE - Suhu keamanan di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Kalijeruk, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, mendapat perhatian serius aparat penegak hukum. Personel gabungan Polres Lumajang bersama Satuan Brimob Polda Jawa Timur menggelar patroli berskala besar, Kamis (8/10/2026).


​Langkah tegas ini dikerahkan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menyusul riuhnya aksi klaim serta blokade akses jalan yang sempat melumpuhkan kawasan perkebunan tersebut beberapa waktu lalu.


​Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Pamenwas Kompol Jauhar Ma'arif, S.Sos., M.H., yang juga menjabat sebagai Kabag Ops Polres Lumajang. Kekuatan penuh disiagakan, melibatkan dua satuan setingkat peleton (ton) Kompi Satbrimobda Polda Jatim di bawah kendali AKP Hariyanto, dua ton Kompi Siaga Polres Lumajang yang dipimpin AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H., serta satu regu dari Polsek Randuagung di bawah komando Iptu Edi Kuswanto.


​Tepat pukul 10.00 WIB, korps baju cokelat dan pasukan berloreng ini langsung bergerak melakukan penyisiran menyeluruh di titik-titik krusial area HGU.


​Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa dalam penyisiran tersebut, aparat tidak menemukan adanya konsentrasi massa maupun aktivitas dari kelompok yang sebelumnya sempat melancarkan aksi klaim, seperti KPKGL maupun STL.


​"Petugas tidak menemukan adanya kegiatan massa di lokasi. Personel di lapangan juga langsung berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan pihak manajemen PT Kalijeruk untuk memantau perkembangan situasi terkini," ujar Ipda Suprapto mewakili Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi.


​Pastikan Aktivitas Pekerja Aman


​Meski situasi di lapangan terpantau steril dari aksi massa, aparat kepolisian tidak mau kecolongan. Patroli dialogis digelar untuk memberikan rasa aman langsung kepada para buruh dan pekerja perkebunan yang sempat merasa resah akibat ketegangan sebelumnya.


​Dari hasil pantauan langsung, aktivitas para pekerja perkebunan kini sudah kembali berjalan normal seperti biasa di bawah pengawasan ketat aparat.


​• Deteksi Dini: Polisi terus memetakan titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi konsentrasi massa guna mencegah benturan antara kelompok massa, pekerja, dan pihak perusahaan.


​• Pendekatan Persuasif: Aparat aktif membangun komunikasi dengan para koordinator kelompok untuk meredam potensi konflik horizontal di wilayah Randuagung.


​• Monitoring Intensif: Jajaran Polres Lumajang bersama Polsek setempat menyiagakan personel untuk terus memonitor dinamika situasi dari hari ke hari.


​"Kami mengedepankan upaya pencegahan preventif dan menjaga situasi agar tetap kondusif. Koordinasi lintas fungsi terus diperketat sebagai langkah antisipasi dini agar benturan di lapangan tidak sampai terjadi," tegas Ipda Suprapto.


​Hingga berakhirnya patroli skala besar tersebut, kawasan HGU PT Kalijeruk dipastikan berada dalam kendali penuh keamanan aparat gabungan. Seluruh aktivitas operasional perusahaan maupun para pekerja kini dapat kembali berlangsung tanpa bayang-bayang ketakutan.


​Bagaimana tanggapan Anda melihat langkah tegas aparat gabungan dalam mengamankan investasi dan ketertiban di daerah? Kontributor: budi. 

Berita Terbaru