Tampilkan postingan dengan label dandim tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dandim tuban. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Agustus 2021

Bupati Tuban Bersama Wabup dan Dandim Tinjau Vaksinasi Kedua di Klenteng




 
TUBAN, corruptionexpose.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE, bersama Wabup H. Riyadi, SH., dan Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis kedua dalam rangka Serbuan Vaksin Kodim 0811/Tuban di Klenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Kamis (12/08/2021).
 
Kepada reporter MCT Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan, pada pelaksanaan vaksin dosis kedua kali ini sebanyak 4.700 dosis disiapkan untuk seluruh warga Tuban. Jumlah tersebut sangat mendukung upaya Pemkab Tuban, terkait keberhasilan pelaksanaan vaksinasi yang diserukan dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan desa.
 
Pelaksanaan vaksinasi di seluruh Kabupaten Tuban telah mencapai 150 ribu suntikan untuk dosis pertama, dan 57 ribu untuk dosis kedua. “Ditambah dengan hari ini total vaksinasi untuk dosis kedua mencapai kurang lebih 61 ribu dosis,” ungkapnya.
 
Bupati Tuban menekankan, akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi di tingkat kecamatan. Mengingat banyak warga dari luar wilayah Kecamatan Tuban mengikuti vaksinasi di Kecamatan Tuban.
 
“Hal tersebut terjadi kemungkinan ketersediaan vaksin di Puskesmas kosong,” sambungnya.
 
Mas Bupati menyatakan Pemkab Tuban bersama TNI dan Polri akan melaksanakan vaksinasi untuk dosis pertama, dan kedua pada akhir pekan ini. Sasarannya mulai dari usia 12-17 tahun, lansia, dan masyarakat umum.
 
Pemkab Tuban menargetkan vaksinasi mencapai 10-20 ribu dosis setiap harinya. Meski demikian, pencapaian target tersebut sangat dipengaruhi supply dan ketersediaan vaksin oleh pemerintah pusat, TNI, maupun Polri.
 
“Kami saling bersinergi dalam penanggulangan pandemi Covid-19 agar masyarakat dapat beraktivitas sebagaimana sebelumnya,” tuturnya.
 
Sementara itu, Romli warga asal kecamatan Montong mengatakan mengikuti vaksinasi di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban lantaran stok di kecamatannya kosong. Sebelumnya, dirinya mengikuti vaksinasi dosis pertama di Kecamatan Montong. “Meskipun jauh dari rumah saya tetap berangkat supaya bisa mengikuti vaksin dosis kedua," ujarnya. (bp/red).

Selasa, 10 Agustus 2021

Bupati Tuban Bersama Kapolres dan Dandim Tinjau Vaksinasi Disabilitas





TUBAN, corruptionexpose.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., bersama Kapolres Tuban, AKBP Darman dan Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka Semeru bagi Penyandang Disabilitas di Mapolres Tuban, Selasa (10/08/2021). 



Sebanyak 99 orang penyandang disabilitas mendapat suntikan vaksin. 



Kepada reporter MCT, Bupati  Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan, penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tuban dilaksanakan dengan menerapkan sejumlah langkah, diantaranya percepatan vaksinasi dan penerapan kebijakan PPKM. 



Pemkab Tuban bersama Polres dan Kodim Tuban terus menggalakkan percepatan vaksinasi hingga ke desa-desa. Saat ini program vaksinasi di Tuban telah mencapai lebih dari 150 ribu suntikan untuk dosis pertama.



“Pemkab Tuban bersama TNI-Polri saling bersinergi untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut,” ungkapnya. 



Menyoal kebijakan PPKM, Mas Bupati menerangkan saat ini Tuban berstatus PPKM Level 3 atau Zona Oranye. Berdasarkan hasil laporan dari Satgas Covid-19, penambahan angka kasus positif Covid-19 menunjukkan tren melandai bahkan menurun. 



“Kita optimis minggu ini kita akan menjadi Zona Kuning, menunggu pengumuman resmi dari Pemprov dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya. 



Mas Bupati menuturkan, Pemkab Tuban berkomitmen untuk mematuhi intruksi dari pemerintah pusat. Jika pemerintah pusat telah mengijinkan adanya pelonggaran pada beberapa sektor, maka Pemkab Tuban akan menerapkan hal tersebut. Meski demikian akan dikaji sektor mana saja yang mendapat pelonggaran.



Sementara itu, Kapolres Tuban  AKBP Darman menerangkan, Vaksinasi Merdeka Semeru diselenggarakan dalam rangka menyongsong HUT Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. Sebanyak 5.000 dosis vaksin didistribusikan Polda Jatim ke jajaran di bawahnya, salah satunya di Polres Tuban. 



“Pelaksanaan hari ini melebihi target dari yang semula 50 orang, ternyata hadir 99 orang disabilitas,” jelas Kapolres Darman. 



Selain pelaksanaan di Mapolres Tuban, personil Polri bersama TNI dan Pemkab Tuban akan jemput bola, dengan mendatangi warga secara langsung ke rumahnya untuk dilakukan vaksinasi. Mengingat, ini menjadi hak masyarakat untuk mendapat vaksin sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. 



Kapolres menginstruksikan, jajarannya untuk terus mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19, dengan cara patuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi. 



“Kita mengajak warga yang belum divaksin untuk datang baik di Balai Desa maupun lokasi lainnya, bila perlu datang ke rumah langsung,” tandasnya. 



Pada kesempatan ini, juga diserahkan paket sembako untuk penyandang disabilitas yang hadir. Harapannya dapat membantu meringankan beban keluarga penerima. (bp/red).

Rabu, 07 Juli 2021

Bersama Pemkab, Kodim dan Polres Tuban, Yayasan Budha Tzu Chi Salurkan 30 Ton Beras





TUBAN, corruptionexpose.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., bersama Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon, dan Wakapolres Tuban, Kompol Priyanto membagikan beras dan masker kepada masyarakat terdampak Covid-19, Rabu (07/07/2021). 



Bantuan beras 30 ton dan 60 ribu masker dari Yayasan Budha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI akan disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Tuban, diantaranya keluarga di kelurahan Kingking, Tuban.



Kepada awak media, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyatakan penyaluran bantuan kali bentuk kolaborasi antara Pemkab Tuban, Kodim, Polres dan sektor eksternal. Sinergitas ini sangat penting guna mendukung keberhasilan pelaksanaan PPKM Darurat di Bumi Wali Tuban.



Lebih lanjut, penegakan PPKM Darurat dilakukan secara tegas namun tetap humanis. Masyarakat harus diedukasi dan diberi pemahaman yang baik agar dapat mematuhi peraturan pada pelaksanaan PPKM Darurat. Upaya tersebut, hendaknya didukung dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. 



“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan PPKM Darurat,” ungkapnya. 



Bupati Tuban juga menjelaskan, Pemkab Tuban akan segera menyelenggarakan vaksinasi dan pemeriksaan swab antigen Covid-19 massal di 328 Desa/Kelurahan. Selain itu, juga akan dilakukan donor plasma konvalesen, serta akan disalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak. 



Pada kesempatan itu, Bupati Tuban  juga mengajak masyarakat untuk mematuhi Instruksi Mendagri no.15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Kebijakan ditujukan untuk menekan dan penyebaran Covid-19.



“Mari bersama-bersama disiplin protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera sirna di kabupaten Tuban,” tutur Mas Lindra Sapaan Akrabnya.



Ditempat yang sama, Dandim 0811/Tuban, Viliala Romadhon saat dikonfirmasi mengatakan, distribusi beras akan dilakukan selama dua hari. Bantuan beras akan membantu meringankan beban keluarga penerima. Mengingat banyak masyarakat terdampak untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. 



Babinsa, Bhabinkabtimas bersama pemerintah Kecamatan dan Desa diminta untuk membantu menjalankan tugasnya dengan amanah.



Senada dengan Dandim Tuban, Wakapolres Tuban, Priyanto mengungkapkan kepedulian kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Bantuan yang diterima bukan hanya bermakna materi tetapi juga dukungan moril untuk bersama-sama menanggulangi pandemi Covid-19 di kabupaten Tuban.



Sementara itu, perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi Surabaya dan Pengusaha Peduli NKRI, Valentino menuturkan 30 ton beras akan dibagikan kepada 3000 keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 di kabupaten Tuban. 



“Tiap keluarga akan menerima 10 kg beras dan masker,” ujarnya. 



Selain di kabupaten Tuban, lanjut Valentino, Yayasan Budha Tzu Chi Surabaya dan Pengusaha Peduli NKRI juga melaksanakan bakti sosial di sejumlah wilayah, diantaranya Lamongan, Jember, Ngawi, dan Madiun. (bp/red).

Selasa, 22 Juni 2021

Bupati Tuban Bersama Kapolres dan Forkopimda Ikuti Vidcon dengan Kapolda Jatim





TUBAN, MCE – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., didampingi Kapolres Tuban, AKBP Darman, S.I.K., dan Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (22/06/2021) malam. Bertempat di Mapolres Tuban, kegiatan ini juga diikuti Wakapolres Tuban, Kompol Priyanto, pimpinan OPD terkait, Kepala Rumah Sakit se-Kabupaten Tuban, dan jajaran personil Polres Tuban.



Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta melakukan evaluasi dalam penanganan Covid -19 dan penerapan zonasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Micro di Jawa Timur. Penanggulangan Covid-19 hendaknya melibatkan semua elemen masyarakat, mulai dari Bupati/Walikota beserta jajarannya hingga tokoh agama dan masyarakat setempat. Sinergitas tersebut guna mendukung upaya edukasi kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi arahan dari pemerintah.



Menindaklanjuti pernyataan Kapolda Jatim, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE mengungkapkan Pemkab Tuban mendukung penuh upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Hal tersebut selaras dengan arahan Presiden RI dan Gubernur Jatim agar melaksanakan upaya percepatan vaksinasi dan memperketat PPKM. Di samping itu, perlu peningkatan disiplin protokol kesehatan. "Penanganan Covid-19 tetap dijalankan bersamaan dengan upaya pemulihan ekonomi masyarakat," terangnya.



Lebih lanjut, Pemkab Tuban akan memaksimalkan upaya Testing, Tracing, dan Treatment. Tidak hanya itu, pada tahun 2022 Pemkab Tuban akan mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 bersamaan dengan pemulihan ekonomi masyarakat. Sejumlah fasilitas pendukung seperti mobil coolbox, ruang isolasi, vaksin, dan ketersediaan kamar perawatan harus termuat.



Bupati Tuban Halindra mengajak masyarakat Kabupaten Tuban agar tetap waspada dan saling mengingatkan untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. “Disiplin menerapkan protokol kesehatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanggulangan Covid-19 sehingga kita dapat segera pulih dan bangkit kembali,” serunya.



Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Darman, S.I.K., mengatakan personil Polres Tuban akan bersinergi dengan Pemkab Tuban, TNI, dan stakeholder lain terkait pelaksanaan tentang strategi dalam penanganan covid-19. Salah satunya melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Faskes tingkat 1 Klinik Polres Tuban. Pihaknya juga akan memperketat PPKM Mikro serta memaksimalkan keberadaan Kampung Tangguh dan Posko PPKM guna meminimalisir penyebaran Covid-19. “Pada wilayah yang penyebaran Covid-19 terus meningkat, personil Polres Tuban diinstruksikan untuk melakukan tindakan yang dapat memutus penyebaran virus,” tegasnya. (bp/red).

Berita Terbaru