Tampilkan postingan dengan label halindra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label halindra. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Oktober 2021

Bupati Halindra Harap PMII Sinergi dengan Pemkab dalam Memajukan Kabupaten Tuban




TUBAN, corruptionexpose.com - Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menghadiri Seminar Nasional dan Pelantikan PC PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia) Tuban, di Gedung KSPKP. Kamis, (30/09/2021). Nampak hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Bupati Tuban H. Riyadi, SH.


Dalam sambutannya, Mas Bupati mengatakan, PMII merupakan anggota masyarakat terpelajar dan terdidik yang juga memiliki andil dalam mendukung keberhasilan program dan kegiatan pemerintah kabupaten Tuban dengan cara-cara yang sesuai dan berakhlakul karimah. 


Mas Bupati pun menjelaskan mengenai pembangunan Kabupaten Tuban, penentuan visi pembangunan dengan misi dan strategi pencapaian yang dibuat agar pembangunan dapat terarah dan terukur serta dengan kebijakan yang jelas. "Untuk itu, setiap perencanaan program pembangunan harus berbasis data yang valid dan terukur, terintegrasi dari hulu sampai hilir, memperhitungkan siklus bisnis, serta kolaboratif baik di wilayah kabupaten Tuban, provinsi hingga pemerintah pusat," ungkapnya.


Selain itu, pentingnya memaknai bahwa otonomi daerah adalah kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan disertai dengan kemauan, serta kreativitas untuk tanggap mewujudkan keluhan dan kebutuhan masyarakat. Semua program dan pembangunan diarahkan untuk memberi daya ungkit yang positif, berdampak positif dan berkelanjutan terhadap indeks pembangunan manusia yaitu masyarakat dapat mengakses hasil pembangunan, memperoleh pendapatan, derajat kesehatan dan pendidikan yang berkualitas. 


Dalam mewujudkan nya, mas Bupati berharap akan ada sinergi antara PMII sebagai masyarakat terpelajar dengan Pemkab Tuban dalam memajukan kabupaten Tuban ke depannya.


Usai acara, Kepada Reporter MCT Mas Lindra mengungkapkan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan. Untuk itu PMII diharapkan ikut serta dalam membangun Kabupaten Tuban. "Semoga PMII Kabupaten Tuban bisa lebih besar dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk membuat Kabupaten Tuban lebih baik lagi.


Mas bupati juga mengucapkan selamat kepada Khoirukum Mimmuaini, mahasiswa IAINU Tuban asal kecamatan Bangilan yang telah dilantik menjadi ketua PMII cabang Tuban. "Ketuanya masih sangat muda, jauuuh lebih muda dari pada saya, jadi mudah-mudahan bisa memimpin PMII dengan penuh semangat," pungkas nya.


Di ketahui, pada kegiatan ini pengurus cabang PMII Kabupaten Tuban secara resmi dilantik. Mereka dilantik oleh Rohim Hidayatullah selaku Ketua Aparatur PB PMII. Proses pelantikan disaksikan langsung oleh bupati dan wakil bupati Tuban. (bp).

Sabtu, 18 September 2021

Bupati Cek Pelaksanaan Vaksinasi di Beberapa Desa, 300 Ribu Lebih Masyarakat Tuban Telah Terima Vaksin




TUBAN, corruptionexpose.com - Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE bersama Dandim 0811/Tuban Letkol. Inf. Viliala Romadhon, Kapolres Tuban AKBP Darman, Sekda, Asisten dan beberapa kepala OPD terkait melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi di beberapa Kecamatan, yaitu Desa Tawaran, dan Sidomukti Kecamatan Kenduruan. Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan serta Desa Karanglo, Sidonganti, Hargoretno, Kedungrejo dan Tengger Kecamatan Kerek. Sabtu, (18/09/21).



Dalam kesempatan tersebut, Mas Bupati menyampaikan jika peninjauan kali ini untuk menguji kesiapan perangkat desa dan tenaga kesehatan setempat dalam menjalankan vaksinasi di desa. Menurutnya, kerjasama antara perangkat desa dengan tenaga kesehatan berjalan dengan baik, sehingga vaksinasi diseluruh desa terlaksana dengan lancar. "Saya lihat di semua desa hari ini berjalan dengan lancar. Koordinasi antara perangkat desa dengan bidan desa juga sangat baik," kata Mas Lindra.



Mas bupati juga menyatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi hari ini di seluruh Kabupaten Tuban, tagret vaksinasi  20 ribu dosis perhari bisa terpenuhi. Ia menyebutkan, bahwa hingga saat ini 300 ribu lebih masyarakat Kabupaten Tuban telah menerima vaksin dosis pertama dan ke dua. "Kami optimis, dari target 900 ribu bisa terpenuhi. Kita akan terus upayakan ketersediaan vaksin agar vaksinasi bisa segera mencapai 70 persen lebih untuk mencapai kekebalan komunal," jelasnya.



Mas bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Tuban agar tidak takut untuk vaksin. Vaksin covid 19 telah terbukti aman dan halal. "Tidak usah takut untuk vaksin, semua sudah teruji dengan baik dan aman untuk melindungi kita dari virus covid 19," ujarnya.



Sementara itu salah satu penerima vaksinasi lansia, Martini 69 tahun asal desa Hargoretno Kerek mengaku telah menerima vaksin suntikan ke dua.



Menurutnya, meskipun sedikit takut, ia yakin vaksin aman dan melindungi dirinya dari virus covid-19. "Wis ping loro nak, yo radak nyeri, tapi Yo biasa wae, yakin vaksin kui aman," tutur Martini yang ditemui reporter MCT usai menerima vaksin dosis ke dua nya di balai desa setempat.



Adapun beberapa Desa yang dikunjungi oleh Mas Bupati diantara desa Tawaran Kenduruan menyediakan 200 dosis vaksin, Sidomukti Kenduruan 250 dosis. Lalu,  Mulyoagung Singgahan 130 Dosis, Hargoretno Kerek 250 dosis, Desa Tengger Kerek 150 Dosis, Sidonganti Kerek 83 Dosis, dan Karanglo Kerek 200 dosis. (bp/red).

Selasa, 07 September 2021

Bupati Halindra Serahkan Penghargaan K3



TUBAN, corruptionexpose.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., didampingi Wabup Tuban, H. Riyadi, SH. menyerahkan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Gubernur Jawa Timur kepada 36 perusahaan di Kabupaten Tuban, Selasa (07/09/2021).

 

Penyerahan yang dilakukan di kantor Pemkab Tuban, juga disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si dan Kepala Dinas PMPTSP dan Naker, Endah Nurul Khomariyati, dengan pelaksanaan kegiatan tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

Kepada reporter MCT, Bupati Tuban mengungkapkan, penyerahan penghargaan ini sebagai bentuk motivasi kepada perusahaan agar senantiasa aktif, detail, dan kian kompetitif untuk memperoleh penghargaan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

 

Selain itu, sebagai bentuk komitmen Pemkab Tuban untuk mempersiapkan tenaga kerja agar mendapat kewajiban dan haknya secara imbang serta adil.

 

Mas Bupati juga menerangkan, penghargaan yang diterima bukan sekedar seremonial maupun kertas piagam semata. Lebih dari itu, penghargaan ini sebagai wujud kepercayaan Pemerintah kepada perusahaan untuk menjaga tiap pekerjanya.

 

“Dampaknya akan meningkatkan kinerja pekerja yang mendukung produktivitas perusahaan,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Pemkab Tuban melalui dinas terkait intens melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap keberadaan perusahaan di Kabupaten Tuban. Tujuannya, mengoptimalkan upaya setiap perusahaan dalam mewujudkan budaya kerja K3.

 

“Tujuan akhirnya, pekerja di kabupaten Tuban terjamin keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraannya,” tutur Mas Bupati.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Tuban, Endah Nurul Khomariyati menjelaskan total penghargaan yang diserahkan sebanyak 40 penghargaan, yaitu Penghargaan Zero Accident Award (ZAA) atau Nihil Angka Kecelakaan Kerja kepada 32 perusahaan, Penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) kepada 6 perusahaan, dan Penghargaan Upaya Pencegahan HIV/AIDS kepada 2 perusahaan.

 

Adapun proses penilaian, lanjut Endah Nurul, berdasarkan dokumen evaluasi dalam kurun 1 tahun dan survei lapangan. Pihaknya rutin melakukan pembinaan langsung ke perusahaan.

 

“Setiap perusahaan juga diwajibkan memberikan laporan rutin ke Dinas PMPTSP dan Naker,” jelasnya.

 

Endah Nurul menambahkan 90 persen perusahaan di Kabupaten Tuban telah menerapkan budaya kerja K3.

 

“Sesuai dengan arahan Bupati Tuban, kami akan terus dorong sektor usaha untuk menerapkan budaya K3 di perusahaan masing-masing,” pungkasnya. (bp/red).

Kamis, 12 Agustus 2021

Bupati dan Pimpinan DPRD Tuban Sepakati dan Tandatangani KUPA-PPAS Tahun Anggaran 2021




TUBAN, corruptionexpose.com - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban telah menandatangani Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUPA-PPAS PAPBD) Tahun Anggaran 2021, Kamis (12/08/2021) di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Tuban.

 

Usai penandatanganan, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyampaikan sesuai kesepakatan bersama, fokus anggaran di tahun 2021 adalah infrastruktur, dan pelayanan dasar. Mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, nelayan dan sebagainya “Termasuk juga berkaitan dengan peningkatan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

 

Selanjutnya juga fokus pada kepemudaan, olahraga, budaya, seni dan sebagainya. Termasuk pula Penanganan banjir dan refocusing penanganan Covid-19. “Untuk anggaran penanganan Covid-19 mencapai 13 miliar,” jelasnya.

 


Paska penandatanganan KUPA-PPAS, Mas Bupati menginstruksikan kepada seluruh OPD agar segera menindaklanjuti dan menyusun program yang lebih spesifik, sehingga segera bisa direalisasikan dalam bulan ini, mulai Agustus, September dan seterusnya.

 

Bupati Tuban menambahkan sesuai dengan kesepakatan bersama, eksekutif dan legislatif saling memberikan dukungan dalam rangka mencapai pembangunan Kabupaten Tuban menjadi lebih baik. “Atas nama jajaran  eksekutif saya menyampaikan terimakasih kepada sleuruh anggota dewan, khususnya Banggar maupun komisi yang sudah bekerja maksimal memberikan tanggapan dan saran untuk penyempurnaan KUPA-PPAS 2021,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Tuban, H.M. Miyadi, S.Ag, MM. meminta agar pihak Eksekutif untuk segera menyusun PAPBD kabupaten Tuban tahun anggaran 2021. KUPA-PPAS adalah sebuah kesepakatan bersama antara Bupati Tuban dan pimpinan DPRD Tuban secara keseluruhan. Untuk itu, rancangan yang telah disepakati tersebut selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada eksekutif yaitu Bupati untuk segera menyusun perubahan APBD 2021.

 

Miyadi berharap proses penyusunan PAPBD 2021 bisa secepatnya dilakukan, sehingga sudah bisa diselesaikan di bulan Agustus ini. “Sehingga masyarakat dapat merasakan hasil dari pembangunan di kabupaten Tuban,” ujarnya. (bp/red).

Selasa, 10 Agustus 2021

Bupati Tuban Bersama Kapolres dan Dandim Tinjau Vaksinasi Disabilitas





TUBAN, corruptionexpose.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., bersama Kapolres Tuban, AKBP Darman dan Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka Semeru bagi Penyandang Disabilitas di Mapolres Tuban, Selasa (10/08/2021). 



Sebanyak 99 orang penyandang disabilitas mendapat suntikan vaksin. 



Kepada reporter MCT, Bupati  Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan, penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tuban dilaksanakan dengan menerapkan sejumlah langkah, diantaranya percepatan vaksinasi dan penerapan kebijakan PPKM. 



Pemkab Tuban bersama Polres dan Kodim Tuban terus menggalakkan percepatan vaksinasi hingga ke desa-desa. Saat ini program vaksinasi di Tuban telah mencapai lebih dari 150 ribu suntikan untuk dosis pertama.



“Pemkab Tuban bersama TNI-Polri saling bersinergi untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut,” ungkapnya. 



Menyoal kebijakan PPKM, Mas Bupati menerangkan saat ini Tuban berstatus PPKM Level 3 atau Zona Oranye. Berdasarkan hasil laporan dari Satgas Covid-19, penambahan angka kasus positif Covid-19 menunjukkan tren melandai bahkan menurun. 



“Kita optimis minggu ini kita akan menjadi Zona Kuning, menunggu pengumuman resmi dari Pemprov dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya. 



Mas Bupati menuturkan, Pemkab Tuban berkomitmen untuk mematuhi intruksi dari pemerintah pusat. Jika pemerintah pusat telah mengijinkan adanya pelonggaran pada beberapa sektor, maka Pemkab Tuban akan menerapkan hal tersebut. Meski demikian akan dikaji sektor mana saja yang mendapat pelonggaran.



Sementara itu, Kapolres Tuban  AKBP Darman menerangkan, Vaksinasi Merdeka Semeru diselenggarakan dalam rangka menyongsong HUT Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. Sebanyak 5.000 dosis vaksin didistribusikan Polda Jatim ke jajaran di bawahnya, salah satunya di Polres Tuban. 



“Pelaksanaan hari ini melebihi target dari yang semula 50 orang, ternyata hadir 99 orang disabilitas,” jelas Kapolres Darman. 



Selain pelaksanaan di Mapolres Tuban, personil Polri bersama TNI dan Pemkab Tuban akan jemput bola, dengan mendatangi warga secara langsung ke rumahnya untuk dilakukan vaksinasi. Mengingat, ini menjadi hak masyarakat untuk mendapat vaksin sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. 



Kapolres menginstruksikan, jajarannya untuk terus mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19, dengan cara patuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi. 



“Kita mengajak warga yang belum divaksin untuk datang baik di Balai Desa maupun lokasi lainnya, bila perlu datang ke rumah langsung,” tandasnya. 



Pada kesempatan ini, juga diserahkan paket sembako untuk penyandang disabilitas yang hadir. Harapannya dapat membantu meringankan beban keluarga penerima. (bp/red).

Jumat, 06 Agustus 2021

Bupati Halindra Dukung Penuh Pengembangan Pramuka Tuban




TUBAN, corruptionexpose.com - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., didampingi Wabup Tuban, H. Riyadi, SH., dan Wakil Ketua Kwartir Daerah Jawa Timur, Dr. Basuki Babussalam, membuka Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Tuban tahun 2021 di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Jumat (06/08/2021). 



Hadir pada kegiatan ini Kepala Disparbudpora yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tuban, Sulistiyadi, jajaran Kwartir Cabang dan Ranting se-Kabupaten Tuban, dan pengurus Dewan Kerja Cabang Tuban.



Dalam sambutannya, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan Pemkab Tuban mengalokasikan anggaran sebesar 1 milyar pada tahun 2021. Jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 1,3 milyar pada tahun 2022. 



Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan Kepramukaan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai prestasi yang torehkan anggota Pramuka Kabupaten Tuban. Pemkab menjadikan Pramuka sebagai mitra untuk membangun Kabupaten Tuban secara sinergis. 




"Harapannya, terus meningkatkan prestasi dan mampu melahirkan kader-kader yang mengharumkan nama kabupaten Tuban," ungkapnya. 



Bupati Tuban menyatakan anggota Gerakan Pramuka juga akan dilibatkan dalam program penghijauan dan pemulihan ekosistem di wilayah Kabupaten Tuban. Langkah tersebut selaras dengan upaya Pemkab Tuban untuk menanggulangi banjir dari hulu hingga hilir. 



Program penanaman pohon saat ini tengah dikaji untuk menentukan titik dan penyiapan tanamannya. Rencananya, akan mulai dilaksanakan bulan September mendatang. 



Lebih lanjut, Pemkab Tuban juga menyiapkan program pembuatan lubang biopori dan sumur resapan di seluruh desa dan kelurahan. Program ini juga akan melibatkan anggota gerakan Pramuka, mengingat mereka telah dilatih di jenjang pendidikan masing-masing. 




"Targetnya, 60 ribu titik lubang biopori pada tahun 2021 dapat dicapai," sambungnya.



Mas Bupati menuturkan, Pramuka menjadi wadah pembentukan karakter dan melatih kecakapan anggotanya untuk berbuat dan berbakti kepada bangsa Indonesia. Anggota Pramuka diajarkan untuk menghormati sesama, alam, dan melestarikan budaya luhur serta kearifan lokal.



"Bagi saya, Pramuka adalah beratap langit berbantal bumi," tuturnya. 



Selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kwarcab Tuban, Mas Bupati menekankan agar pelaksanaan Muscab memperhatikan protokol kesehatan dan dilakukan secara ketat. Pemkab Tuban berkomitmen mendukung pengembangan anggota Pramuka di Kabupaten Tuban untuk mengharumkan nama Kabupaten Tuban.




Sementara itu, Wakil Ketua Kwarda Jatim, Basuki Babussalam mewakili Kwarda Jatim menyampaikan apreasiasi atas berbagai raihan anggota Pramuka Kabupaten Tuban. Salah satunya dinobatkan sebagai Gudep Unggul tingkat Nasional pada tahun 2018. Tidak hanya itu, Kwarcab Tuban mengembangkan kegiatan program 200 ribu titik biopori. 



"Saya harap program yang tersebut dapat disinergikan dengan Pemkab Tuban," ujarnya. Dukungan Pemkab Tuban sangat diperlukan agar membawa manfaat yang lebih besar lagi.



Basuki Babussalam menambahkan Muscab ini menjadi momentum untuk menguatkan koordinasi dan menyegarkan semangat serta komitmen berkegiatan positif demi masyarakat umum. Karena, tujuan akhir dari Gerakan Kepanduan untuk memberi manfaat kepada manusia, alam, sosial dan budaya. 



Kedepannya, anggota gerakan Pramuka akan dihadapkan tantangan yang lebih kompleks, salah satunya pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia. Setiap anggota harus mampu beradaptasi dan menjawab tantangan tersebut. (bp/red).

Rabu, 04 Agustus 2021

Penanganan Banjir Perlu Perbaiki Ekosistem Hulu




TUBAN, corruptionexpose.com - Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE kembali melakukan peninjauan di beberapa daerah hulu sampai hilir dari penyebab banjir di beberapa titik kecamatan di Kabupaten Tuban, Rabu, 4 Agustus 2021. Kali ini, peninjauan dimulai di lokasi rencana pembangunan proyek Longstorage Jadi III atau bendungan di wilayah hulu yang ada di Desa Jadi dan Boto Kecamatan Semanding.



Peninjauan dilanjutkan ke Avur Jambon Desa Kapu dan Tahulu Kecamatan Merakurak untuk penanganan Banjir di daerah tersebut. Lalu, peninjauan ke DAM Mundri yang dilintasi Kali Kening di Dusun Mundri Desa Sidodadi Kecamatan Bangilan, Jembatan Jatisari Desa Jatisari Kecamatan Senori, dan terakhir di Desa Tanggir Kecamatan Singgahan. 



Dikesempatan kali ini, Mas Bupati menyampaikan, jika penanganan banjir  Kabupaten Tuban perlu penanganan dari hulu hingga hilir. "Kita tinjau satu-satu dari hulu hingga hilir, dan kita cari solusi yang paling efektif, bersama Kades dan semua pihak terkait," kata Mas Lindra. 




Mas Bupati menambahkan, salah satu cara untuk mengatasi banjir jangka panjang adalah dengan perbaikan ekosistem hulu. "Penanganan dari hulu menjadi poin penting, dengan memperbaiki ekosistem di daerah atas," tegas Mas Bupati. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, salah satunya  adalah Perhutani sebagai upaya penghijauan di wilayah Semanding hingga Montong yang menjadi salah satu hulu penyebab banjir di beberapa kecamatan.  



Dikesempatan yang sama, Mas Bupati juga menyerahkan bansos sembako kepada warga sekitar di Kecamatan Singgahan.



Sehari sebelumnya, Mas Bupati juga mengecek beberapa titik di Kecamatan Semanding di Desa Ngino, Kecamatan Plumpang di Desa Magersari, Kecamatan Widang di Desa Simorejo dan Banjar, serta Kecamatan Palang di Desa Ngimbang. “Kita bersama-sama akan mencari solusi tercepat mengatasi Banjir di Beberapa Kecamatan di Kabupaten Tuban,” Tutup Mas Bupati. (bp/red).

Berita Terbaru