Tampilkan postingan dengan label kapolres bojonegoro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kapolres bojonegoro. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juli 2021

Kapolres Bersama Forkopimda Bojonegoro Salurkan Bantuan Paket Sembako ke Warga Tidak Mampu





BOJONEGORO, radarjatirogo.com - Ditengah diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Darurat di Jawa – Bali.  Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH bersama Dandim 0813/Bojonegoro, Letkol. Inf. Bambang Hariyanto, Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Bojonegoro, Sutikno dan para Pejabat Utama Polres Bojonegoro serta jajaran Forkopimca Kota Bojonegoro menggelar bakti sosial Bhayangkara Untuk Negeri memberikan bantuan paket sembako dan masker kepada masyarakat yang tidak mampu, membutuhkan bantuan terutama terdampak Covid-19, Minggu (11/7/2021) pukul 13.30 WIB.


Kapolres Bojonegoro mengatakan kegiatan bakti sosial Bhayangkara Untuk Negeri dengan berbagi sebagai wujud kepedulian Polri untuk membantu masyarakat yang kurang mampu ditengah masa sulit akibat pandemi Covid-19 dan juga saat diberlakukannya PPKM Darurat sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat kurang mampu dan juga yang mengantungkan penghasilan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.


“Hari ini Polres Bojonegoro bersama Forkopimda Bojonegoro melakukan bakti sosial menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang tidak mampu terdampak pandemi Covid-19 ditengah PPKM Darurat,” ucap Kapolres Bojonegoro kepada awak media.


Lanjut AKBP EG Pandia mengatakan 750 paket sembako dan 1.000 masker yang disalurkan kepada masyarakat tidak mampu, semoga bermanfaat bagi mereka untuk memenuhi kebutuhannya. Bantuan ini tidak hanya sampai disini, dari 28 Polsek Jajaran juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang sudah di data Polsek masing-masing.


“Ada 750 paket sembako dan 1.000 masker yang kita salurkan hari ini kepada masyarakat tidak  mampu di wilayah hukum Polres Bojonegoro,” kata AKBP EG Pandia. 


Selain itu, Kapolres Bojonegoro bersama Forkopimda Bojonegoro juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan 5M dan dimasa PPKM Darurat agar dipatuhi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro.


“Yang bisa mencegah penyebaran Covid-19 adalah Kita bersama, caranya cuma satu disiplin protokol kesehatan 5M,“ pungkasnya. 


Dari pantuan awak media ini dilokasi, bakti sosial digelar di pemukiman warga makam sedeng Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kota Bojonegoro, tukang becak di jalan Untung Suropati dan penyapu jalan di kawasan traffic light jembatan Sosrodilogo dan di 28 Polsek jajaran. (septiyan).

Rabu, 07 Juli 2021

Kapolres Akbp EG Pandia Tinjau Vaksinasi di Kejari Bojonegoro




BOJONEGORO, corruptionexpose.com – Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH   berharap herd immunity dapat segera terbentuk bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro seiring masifnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19. 


Hal itu disampaikan AKBP EG Pandia  saat meninjau vaksinasi bersama pejabat utama Polres Bojonegoro di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jalan Rajekwesi, Bojonegoro, Kamis (8/7/2021). 


"Apabila target vaksinasi sebanyak satu juta orang sehari, khusus Kabupaten Bojonegoro, yang dilakukan jajaran TNI-Polri dan instansi terkait maka akan cepat terbentuk herd immunity," ujar Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia.


 AKBP EG Pandia menyatakan bahwa TNI-Polri termaksuk dari Kejaksaan  mendukung segala dalam rangka menyukseskan program vaksinasi nasional. 


“Hari ini Kejaksaan Negeri Bojonegoro menggelar vaksinasi massal kepada masyarakat untuk percepatan vaksinasi. Dengan harapan herd immunity segera terbentuk dan meminimalisir penyebaran Covid-19,” Kata AKBP EG Pandia kepada awak media di lokasi.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Sutikno menjelaskan bahwa telah mengerahkan personelnya untuk mensukseskan program pemerintah vaksinasi satu juta orang sehari. Untuk tenaga vaksinator dibantu Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro. Semakin cepat vaksinasi rampung, imunitas kelompok atau herd immunity dapat segera terbangun. Dengan demikian, pemulihan ekonomi bisa segera terealisasi.


“Akselarasi vaksinasi menjadi syarat penting penanganan Covid-19 selain pelaksanaan protokol kesehatan. Jajaran Forkopimda Bojonegoro terus berkolaborasi dalam rangka percepatan vaksinasi dan penanganan Covid-19 di Bojonegoro,” kata Sutikno.


Pantuan dari awak media, kegiatan vaksinasi massal ini ditinjau oleh Kapolres Bojonegoro dengan didampingi Kajari Bojonegoro beserta staf. Dari pihak Kejaksaan Bojonegoro dalam kegiatan vaksinasi massal tetap memperhatikan protokol kesehatan dan memperhatikan kapasitas peserta vaksin untuk menghindari kerumunan. (septiyan)

Berita Terbaru