Tampilkan postingan dengan label literasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label literasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2026

Sentuhan Tangan Ibu: DWP dan Dispusip Bojonegoro Berkolaborasi Hidupkan Budaya Literasi



BOJONEGORO, MCE - Membangun bangsa dimulai dari membangun minat baca, dan peran perempuan adalah kunci utamanya. Pada Selasa (06/01/2026), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro resmi menggandeng Dispusip Bojonegoro dalam sebuah kunjungan penuh semangat sinergi.


​Langkah ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan komitmen nyata organisasi perempuan untuk turun tangan langsung meningkatkan literasi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kegemaran membaca tidak hanya tumbuh di sekolah, tapi juga berawal dari kehangatan keluarga. (bp). 

Selasa, 01 Agustus 2023

Launching Klinik Hoaks dan Kukuhkan Komite Komunikasi Digital, Mas Bupati: Mari Wujudkan Kabupaten Tuban yang Melek Literasi Digital




TUBAN, MCE - Klinik Hoaks Kabupaten Tuban resmi dilaunching oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE, didampingi, Forkopimda, Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur, serta Ketua Harian KKD Provinsi Jatim Arif Rahman. Selasa (01/08).


Hadir sebagai tamu undangan Kepala OPD, Camat, serta pimpinan perusahaan, perbankan dan Instansi Vertikal.


Acara yang dilaksanakan di Lapangan Basket Gor Rangga Jaya Anoraga ini juga dibarengi dengan pengukuhan Komite Komunikasi Digital dan Sosialisasi SP4N Lapor.


Mas Lindra dalam kesempatan tersebut mengungkapkan apresiasinya atas dilaunchingnya  layanan aduan yang menjadi replikasi pertama klinik hoaks Jawa Timur ini. Mas Lindra mengatakan, klinik hoaks dapat diartikan sebagai filter untuk menganalisa tsunami informasi yang saat ini mudah diakses terutama melalui sosial media. “Klinik Hoaks ini istilahnya sebagai faskes pertama untuk masyarakat yang terpapar banyak informasi, dan butuh untuk diperiksa kebenarannya,” ungkap Mas Lindra.


Masih menurut Mas Bupati, sosial media akan menjadi bola liar yang bisa memecah belah, mengubah paradigma, sudut pandang dan opini publik menjadi negatif. Namun, disisi lain akan membuat sebuah kekuatan besar dan kebaikan jika digunakan dengan benar. “Banyak postingan di sosial media yang kebenarannya belum tervalidasi dan menyulut perpecahan, caci maki, dan ketersinggungan,” jelasnya. Untuk itu, Diskominfo-SP telah menyediakan pula kanal SP4N Lapor Tuban, untuk keluhan masyarakat yang perlu disampaikan kepada pemerintah. “Kanal paling tepat yang bisa digunakan masyarakat untuk lapor aduan,”  timpalnya.


Ia melanjutkan, suatu fakta yang benar jika tidak disampaikan akan menjadi kesalahan dan menimbulkan opini publik yang simpang siur. Untuk itu, disamping cek kebenaran informasi lewat Klinik hoaks, kehadiran KKD juga sebagai ikhtiar Kabupaten Tuban untuk masyarakat tuban melek literasi digital. Komposisi dari KKD yang melibatkan Tim Diskominfo-SP, TNI/ Polri, Kejaksaan, pegiat media, dan akademisi, akan melengkapi upaya sosialisasi dan edukasi tentang bahaya gempuran informasi tanpa identifikasi terlebih dahulu. Keterbukaan informasi yang ada, harus disikapi dengan bijak. Menurutnya, informasi yang salah dan disinformasi akan menyulut perpecahan.


Mas Lindra mengingkatkan, membangun Kabupaten Tuban harus dengan usaha bersama, saling berkolaborasi, dan saling percaya, termasuk dalam memerangi hoaks. Untuk itu, ia mengajak semua bergandengan tangan, membusungkan dada, untuk bisa mengubah yang keliru menjadi benar, dan yang benar menjadi budaya di masyarakat. “Sehingga tercipta masyarakat tuban yang melek literasi digital yang terhindar dari hoaks,” pungkasnya.  


Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin mengungkapkan, Diskominfo-SP Kabupaten Tuban dinilai sangat aware dan peduli pada sesuatu yang dapat menjadi pemicu perpecahan. Sherlita menginformasikan, literasi digital masyarakat Jawa Timur masih kurang, namun faktanya, waktu dalam penggunaan internet Jawa Timur adalah 8 jam. 3 jam digunakan untuk penggunaan media sosial. “Meskipun sangat intens waktunya, namun literasi digital kita masih sangat kurang,” ujarnya.


Inisiasi untuk replikasi klinik hoaks ini tersambung langsung dengan klinik hoaks provinsi jatim. Artinya, dapat tersambung ke seluruh diskominfo jawa timur, dan akan menjadi angin segar perkembangan kemajuan literasi digital masyarakat. Pihaknya mengapresiasi terbentuknya klinik hoaks Kabupaten Tuban yang menjadi pertama di jawa timur yang mereplikasi aplikasi milik Pemprov Jatim. Dengan adanya aplikasi tersebut, Sherlita berharap, masyarakat semakin bijak dan teredukasi dalam memilah dan memilih informasi mana yang akan dikonsumsi. “Mudah-mudahan hoaks yang menjadi biang perpecahan dapat kita perangi melalui meleknya masyarakat kita terhadap literasi media digital, salah satunya lewat klinik hoaks ini,” harapnya.


Pun dengan KKD yang menjadi media  sosialisasi, edukasi, dan mediasi. Sehingga, lembaga ini diharapkan mampu melengkapi lembaga yang sudah ada sebelumnya dalam pengelolaan informasi publik.


Di Kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Komitmen Pelayanan Aduan Publik oleh Bupati Tuban bersama Kepala OPD, dan Camat sebagai penguatan fungsi SP4N Lapor sebagai kanal aduan masyarakat tuban.

 

Acara yang diawali dengan senam anti hoaks ini berlangsung meriah, dengan penampilan Pradya Kustik, Drama Dagelan Kominfo, penampilan Maskot Kang Lapor serta Dance Anti Hoaks, yang semuanya merupakan karyawan dari Diskominfo-SP Kabupaten Tuban. (bp).

Jumat, 15 April 2022

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan Hadiri Lounching Buku Gemilang (Gerakan Menulis Pemula Lamongan)


Kepala Cabang Dinas Pedidikan Wilayah Kabupaten Lamongan, Bpk. Hidayat Rahman, S. Pd, MM bersama Kepala Sekolah dan bendahara PK-PLK Kabupaten Lamongan dalam kegiatan Lounching Buku GEMILANG serta pembinaan Kepala Sekolah SLB Se Kabupaten Lamongan, Kamis 14 April 2022


LAMONGAN, MCE - Di sela-sela kegiatan yang sangat padat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan Bapak Hidayat Rahman, S. Pd, MM, yang didampingi oleh Kasubag TU Ibu Noeraida, S.Sos.M.Acc, Kasi PMA - PKLK Dr. Heru Harijanto, M.Pd dan Pengawas Pembina SLB Dra. Jamiati, M.Pd menghadiri undangan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PK-LK) Kabupaten Lamongan, dalam rangka melounching buku karya perdana hasil gagasan dari MKKS PK-LK Kabupaten Lamongan, buku tersebut diberi nama GEMILANG, akronim dari Gerakan Menulis Pemula Lamongan, sebuah apresiasi menggiatkan semangat Literasi yang hampir tenggelam akibat krisis kesehatan COVID_19, yang membutuhkan penanganan sangat rumit, sehingga berdampak hilangnya pengetahuan dan kemampuan siswa baik secara spesifik atau umum (learning loss).


GEMILANG adalah wadah penulis citivas akademika, baik penulis profesional maupun penulis pemula yang ingin menuangkan ide, gagasan melalui coretan indah karya sastra fiksi maupun non fiksi, antara lain: cerpen, novel, puisi, opini pendidikan, karya tulis, maupun praktek baik, yang dimiliki oleh guru maupun kepala sekolah PK-LK di Kabupaten Lamongan atau oleh sekolah reguler.





Bapak Hidayat Rahman, S.Pd, MM,mengatakan bahwa GEMILANG Gerakan Menulis Pemula Lamongan ini merupakan gerakan positif dari MKKS PK-LK Kabupaten Lamongan, yang bersinergi dalam rangka menyambut program kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lamongan salah satu diantaranya adalah Literasi Sekolah, beliau juga menambahkan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala sekolah dapat sejalan dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sebagaimana diatur dalam pasal 15 permendikbud nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah adalah beban kerja kepala sekolah sepenuhnya untuk melaksanakan tupoksinya yaitu menejerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.


Untuk itu dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai menejerial, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Lamongan berencana memerintahkan agar menghidupkan website sekolah, yang berisikan profil sekolah beserta seluruh sumber daya sekolah dan rangkaian kegiatan sekolah baik akademik maupun non akademik, sehingga program unggulan dari masing-masing satuan pendidikan khusus - layanan khusus dapat menjadi branding sekolah.

(bp: Koord. IT, Media & PPID Komnasdik Jatim). 

Rabu, 29 Desember 2021

Wabup Riyadi Apresiasi Gerakan Tuban Menulis Selenggarakan Sayembara Surat untuk Bupati dan Wakil Bupati Tuban




TUBAN, MCE - Wakil Bupati Tuban H. Riyadi, SH menghadiri Awarding Sayembara Surat untuk Bupati dan Wakil Bupati Tuban serta Bincang Masa Depan Tuban bersama Generasi Muda, Rabu, (29/12/21).


Bertempat di Gang Resto Tuban, acara tersebut adalah inisiasi dari Gerakan Tuban Menulis, yang telah menggelar sayembara surat untuk Bupati dan Wakil Bupati Tuban untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tuban September lalu. 


Wabup juga menjadi narasumber dalam acara awarding dan seminar tersebut, bersama Anggota DPRD Tuban Mukaffi Makki, yang juga menjadi nara sumber.


Pada kesempatan tersebut, Wabup Riyadi mengapresiasi Gerakan Tuban Menulis yang telah menggelar sayembara surat untuk Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Selanjutnya, seluruh surat yang dinyatakan lolos dan masuk 10 besar akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan Tuban sejahtera, sesuai visi misi yang ada. “Surat dari teman- teman semua akan saya sampaikan ke Mas Bupati, dan akan menjadi pengingat bagi kami agar terus berusaha sekuat tenaga memenuhi apa yang diinginkan masyarakat untuk Kabupaten Tuban yang sejahtera,” ucap Kang Riyadi.


Wabup mengungkapkan, Kabupaten Tuban dibawah kepemimpinan Bupati  Aditya Halindra Faridzky dan Wabup Riyadi sangat terbuka untuk berdiskusi bersama generasi muda dalam membangun Kabupaten Tuban. 


Wabup melanjutkan, program pemerintah yang sukses adalah program pemerintah yang berkelanjutan, dan memiliki manfaat berkesinambungan bagi generasi mendatang. Untuk itu, Pemkab mengajak anak muda Tuban untuk terus mengiringi pemerintah Kabupaten Tuban dalam pelaksanaan pembangunan. Sebab, andil anak muda dalam membangun daerah menjadi poin penting. “Mari bersinergi untuk membangun Tuban tercinta,” serunya.


Sementara itu, Ketua Gerakan Tuban Menulis  Mutolibin mengungkapkan, antusiasme masyarakat Tuban untuk bersurat ke Bupati dan Wakil Bupati sangat tinggi. Dari ratusan peserta, dipilihlah tiga nama yang mendapat juara 1,2, dan3, yaitu Juara Pertama Linda Christiana, Juara Ke- Dua Ainul Mamnuah, dan Juara ke 3 diraih oleh Muh. Khoirun Nafi’. (bp).

Berita Terbaru