Asyik Nyanyi Dangdut, Residivis Curanmor Lumajang Disawer Timah Panas
curanmor lumajang polriLUMAJANG, MCE - Hidup memang penuh liku, tapi buat Mas Sunaryo (41), jalur hidupnya sepertinya salah ambil belokan sejak lahir. Alih-alih tobat setelah dua kali keluar-masuk hotel prodeo, residivis curanmor asal Lumajang ini malah membuktikan kalau bakat seni dan hobi maling itu bisa jalan bareng.
Kisah epiknya bermula ketika polisi berhasil melacak pelarian Sunaryo yang sudah buron hampir setahun sejak aksi terakhirnya di Desa Denok akhir 2025 lalu. Bukannya sembunyi di goa atau nyamar jadi tukang rumput, Mas Sunaryo ini malah asyik manggung alias karaokean di halaman rumah warga Desa Sememu, Kamis sore kemarin (3/9/2026). Mic di tangan, suara mungkin pas-pasan, tapi gaya sudah mirip biduan pantura sejati.
Sayangnya, konser dadakan itu harus bubar jalan tanpa aba-aba. Penonton setianya kali ini bukanlah emak-emak berdaster, melainkan Tim Resmob Polres Lumajang yang datang membawa borgol, bukan saweran.
Lucunya, saat disuruh nunjukin barang bukti lain, jiwa petualang Sunaryo malah kambuh. Dia coba-coba lari dan ngajak duel petugas. Tentu saja, gaya action hero KW itu langsung dibalas telak sama polisi pakai hadiah spesial: timah panas tepat di kaki kirinya. Seketika itu juga, goyangan mautnya berubah jadi tarian pincang menahan perih.
Sekarang, Sunaryo bisa bernapas lega karena "panggung" selanjutnya sudah disiapkan negara. Ancaman hukuman 7 tahun penjara menanti, cukup buat latihan vokal sampai bosan di balik jeruji besi. Makanya mas, suara pas-pasan itu mending buat shalawatan atau ikut audisi dangdut, bukan malah minjem motor tetangga tanpa izin!
Kira-kira, lagu apa yang paling pas dinyanyikan Sunaryo pas digelandang polisi ke kantor? (bp).
