Tampilkan postingan dengan label motivator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivator. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Mei 2024

Berpikir Besar dan Berani Sukses




"Berpikir besar dan Berani Sukses" adalah prinsip yang menginspirasi banyak orang untuk mencapai tujuan besar dan meraih kesuksesan dalam hidup. Berikut adalah beberapa poin penting terkait dengan prinsip ini:


Berpikir Besar


1. Visi yang Jelas: Memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin dicapai adalah langkah pertama dalam berpikir besar. Visi ini akan menjadi pemandu dalam setiap keputusan dan tindakan yang diambil.


2. Ambisi dan Tujuan Besar: Menetapkan tujuan yang ambisius dapat memotivasi untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas. Tujuan besar biasanya mendorong untuk keluar dari zona nyaman dan berusaha mencapai sesuatu yang lebih dari biasanya.


3. Inovasi dan Kreativitas: Berpikir besar sering kali melibatkan pemikiran inovatif dan kreatif. Ini berarti mencari cara-cara baru dan berbeda untuk mencapai tujuan, serta tidak takut untuk mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.


Berani Sukses


1. Keberanian Mengambil Risiko: Kesuksesan sering kali memerlukan keberanian untuk mengambil risiko. Ini termasuk berani gagal dan belajar dari kegagalan tersebut untuk terus maju.


2. Mengatasi Ketakutan dan Keraguan: Mengatasi ketakutan dan keraguan adalah kunci untuk berani sukses. Ini berarti mempercayai diri sendiri dan kemampuan untuk mencapai tujuan meskipun ada hambatan.


3. Tindakan yang Konsisten: Keberanian harus diikuti dengan tindakan yang konsisten. Ini berarti bekerja keras, disiplin, dan terus-menerus mengejar tujuan tanpa menyerah.


4. Belajar dan Berkembang: Orang yang berani sukses selalu siap untuk belajar dan berkembang. Mereka mencari umpan balik, terus belajar hal-hal baru, dan beradaptasi dengan perubahan.


Menggabungkan Keduanya


Menggabungkan pemikiran besar dengan keberanian untuk sukses berarti memiliki visi yang besar dan berani untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkannya. Ini menciptakan siklus positif di mana visi besar mendorong tindakan berani, dan tindakan berani tersebut, pada gilirannya, membawa kita lebih dekat ke visi tersebut.


Contoh Praktis

• Bisnis: Seorang pengusaha yang berpikir besar mungkin bermimpi untuk membangun perusahaan berskala internasional. Mereka berani mengambil risiko dengan menginvestasikan sumber daya dalam proyek besar dan inovatif, serta menghadapi tantangan dan kegagalan di sepanjang jalan.

• Karir: Seorang profesional yang ingin sukses mungkin menetapkan tujuan untuk mencapai posisi eksekutif dalam perusahaan. Mereka berani mengambil proyek-proyek sulit, mencari peluang untuk berkembang, dan terus belajar keterampilan baru.

• Kehidupan Pribadi: Seseorang yang ingin mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan mungkin menetapkan tujuan besar seperti mencapai keseimbangan hidup yang baik, menjalani gaya hidup sehat, dan membangun hubungan yang bermakna. Mereka berani membuat perubahan dalam hidup mereka untuk mencapai tujuan ini.


Dengan berpikir besar dan berani sukses, kita membuka peluang yang lebih besar untuk diri kita sendiri dan menginspirasi orang lain di sekitar kita untuk melakukan hal yang sama.


Kenalilah Kekuatan diri.


Mengenali kekuatan diri adalah langkah penting untuk mencapai kesuksesan pribadi dan profesional. Dengan memahami kekuatan dan potensi yang dimiliki, kita bisa memaksimalkan kemampuan, membuat keputusan yang lebih baik, dan mencapai tujuan dengan lebih efektif. Berikut adalah beberapa cara untuk mengenali dan memanfaatkan kekuatan diri:


Langkah-langkah untuk Mengenali Kekuatan Diri


1. Refleksi Diri

• Jurnal Harian: Tulis setiap hari tentang apa yang telah kamu capai dan bagaimana perasaanmu. Ini bisa membantu mengidentifikasi pola keberhasilan dan apa yang kamu lakukan dengan baik.

• Pertanyaan Reflektif: Tanyakan pada diri sendiri tentang momen-momen ketika kamu merasa paling berenergi dan bersemangat. Apa yang kamu lakukan saat itu? Keterampilan apa yang kamu gunakan?

2. Umpan Balik dari Orang Lain

• Mintalah Umpan Balik: Tanyakan kepada teman, keluarga, dan kolega tentang kekuatan yang mereka lihat dalam dirimu. Seringkali, orang lain bisa melihat hal-hal yang mungkin kamu abaikan.

• Evaluasi Kinerja: Jika kamu bekerja di lingkungan profesional, gunakan evaluasi kinerja untuk memahami area kekuatanmu dari sudut pandang atasan atau rekan kerja.

3. Tes dan Penilaian Diri

• Tes Kepribadian: Menggunakan tes kepribadian seperti MBTI atau Big Five bisa memberikan wawasan tentang kekuatan alami dan preferensi diri.

• Penilaian Keterampilan: Alat seperti StrengthsFinder bisa membantu mengidentifikasi keterampilan dan bakat utama.

4. Pengalaman dan Pencapaian

• Analisis Pencapaian Masa Lalu: Lihat kembali pada pencapaian terbesar dalam hidupmu. Apa yang membuatmu sukses? Keterampilan dan kekuatan apa yang kamu gunakan?

• Pengalaman Positif: Ingat kembali momen-momen di mana kamu merasa paling puas dan berhasil. Apa kesamaan dari pengalaman tersebut?


Mengembangkan dan Memanfaatkan Kekuatan Diri


1. Fokus pada Pengembangan

• Pelatihan dan Pendidikan: Ambil kursus atau pelatihan yang bisa memperkuat kekuatan yang telah kamu identifikasi.

• Mentor dan Pembimbing: Cari mentor yang bisa membantumu mengasah kekuatan tersebut dan memberikan panduan bagaimana memanfaatkannya dengan lebih baik.

2. Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

• Proyek dan Tugas: Pilih proyek atau tugas yang memungkinkanmu menggunakan kekuatan tersebut. Ini akan membantu meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan hasil yang lebih baik.

• Peran dan Tanggung Jawab: Jika memungkinkan, cari atau minta peran yang sesuai dengan kekuatanmu di tempat kerja atau dalam organisasi lain.

3. Keseimbangan

• Perbaiki Kelemahan: Meskipun fokus utama adalah pada kekuatan, tetap penting untuk mengenali dan bekerja pada kelemahan yang bisa menghambat kemajuanmu.

• Manajemen Diri: Kelola waktu dan energi dengan baik untuk memastikan bahwa kamu tidak kelelahan dan tetap bisa memanfaatkan kekuatanmu secara optimal.


Manfaat Mengenali Kekuatan Diri


1. Kepercayaan Diri: Mengetahui dan menggunakan kekuatan diri meningkatkan kepercayaan diri dan rasa percaya diri.

2. Efektivitas: Kamu bisa bekerja lebih efektif dan efisien ketika kamu memanfaatkan kekuatan utama.

3. Kepuasan dan Kebahagiaan: Menggunakan kekuatanmu dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari biasanya menghasilkan kepuasan dan kebahagiaan yang lebih besar.

4. Pertumbuhan Karir: Pemahaman yang baik tentang kekuatan diri seringkali membuka peluang karir yang lebih baik, karena kamu bisa menunjukkan nilai unik yang kamu tawarkan.


Mengenali kekuatan diri adalah proses yang berkelanjutan dan dinamis. Dengan terus-menerus refleksi dan adaptasi, kamu bisa memaksimalkan potensi diri dan mencapai tujuan dengan lebih efektif.


Salam Dahsyat dan Luar Biasa !


( DR Nasrul Syarif M.Si.  Penulis Buku Gizi Spiritual dan Dosen Filsafat Ilmu Pascasarjana  UIT  Lirboyo )

Minggu, 23 Januari 2022

Kenal saat Lapang, Dikenal saat Sempit




SURABAYA, MCE - Sobat baginda Rasulullah SAW perna bersabda, “ ta’arraf ilaihi fii rrahoo’I ya’rifka fii Sysyiddati -  Kenalilah Allah pada saat lapang, niscaya Dia mengenalmu pada saat sempit.”   Maksudnya sobat. Barangsiapa yang menjaga batas-batas dan hak-hak Allah  serta mentaati  segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya maka berarti ia mengenal Allah.


Dalam riwayat yang lain Rasulullah bersabda,” Jagalah Allah. Niscaya engkau mendapati-Nya di hadapanmu.”  Dalam hadits di atas bisa dipahami bahwa barangsiapa  mengenal Allah SWT saat lapang maka setiap kali merasakan kesulitan dalam urusan agama maupun dunia, pasti ia menemukan Allah SWT dan Allah akan menyelamatkannya dari kesulitan.


Sobat. Dengan demikian setiap orang butuh kepada Tuhannya, terutama pada waktu-waktu sulit, sempit, bahaya, sakit, kekurangan, miskin dan hal lain yang dilewati seseorang dalam hidup ini. 


Mengenal Allah dengan melakukan amal sholeh dan kebajikan yang menjadi sebab Allah mengenalnya ketika kesulitan menimpanya. Amal sholeh dan ketakwaan menjadi sebab untuk jalan keluar, hilangnya kesulitan dan turunnya rahmat Allah SWT Yang Maha Pemurah.


Sobat. Semuanya butuh Allah, kebersamaan Allah yang bersifat khusus inilah yang harus kita upayakan dengan cara mengenal Allah pada saat lapang maka apabila kita mengalami kesulitan Allah SWT menyelamatkannya dari kesulitan karena pengenalannya itu. Pengenalan ini adalah pengenalan khusus yang meniscayakan kedekatan hamba dengan  Tuhannya, cinta Allah kepadanya dan pengabulan doa.


Seorang ulama salaf mengatakan, “ Barangsiapa bertakwa kepada Allah , ia telah menjaga dirinya, dan barangsiapa mengabaikan takwa , ia telah mengabaikan dirnya dan Allah tidaklah butuh kepadanya.”


Sobat. Butuh Allah adalah inti penghambaan. Maka lakukan dua hal : Pertama. Berdoa dan merendah kepada Allah SWT agar Dia menjaganya sebagaimana menjaga para hamba-Nya yang sholeh. Kedua. Menunjukkan rasa butuh kepada Tuhannya akan hal itu dan bahwa dirinya adalah maklhluk fakir yang tidak memiliki apa pun, tidak mampu menjaga dirinya dan tidak mampu menggenggam hatinya sendiri.


Sahabat Nabi Umar ra meriwayatkan bahwa Nabi  Muhammad SAW mengajari bacaan doa yang luar biasa :


“Allahummahfadhnii bil islaami Qaaimaan wahfadhnii bil islaami qaa’idaan wahfadhnii bil islaami raaqidaan wa tuthi’fiyya ‘aduwwaan haasidaan.”


“Ya Allah, jagalah aku dengan Islam dalam berdiri, jagalah aku dengan Islam dalam duduk dan jagalah aku dengan Islam  dalam tidur. Janganlah Engkau turuti musuh yang dengki terhadapku.”


Sobat, Kesalahan terbesar yang dibuat kebanyakan orang adalah MENYERAH . Justru kesusahan adalah sebuah pengalaman, bukan babak terakhir. Kehidupan selamanya merupakan medan perjuangan. Kalau segala-galanya mudah, maka kehidupan mungkin tidak berharga.


( DR Nasrul Syarif M.Si  Penulis Buku Gizi Spiritual CEO Educoach. Dosen pascasarjana IAI Tribakti Lirboyo. Wakil Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur )

Rabu, 22 Desember 2021

Menulis dan Berkaryalah untuk Mencerdaskan Anak Bangsa




SURABAYA, MCE - Sobat. Salah satu kemampuan literasi  yang harus ditingkatkan adalah kebiasaan menulis. Penulis beberapa hari yang  lalu  berkesempatan diundang SMA 4 Pamekasan untuk memberikan up grading mengenai dunia  kepenulisan di salah satu  hotel di kota Pamekasan.


Sobat. Beberapa  gembok mental  yang  membuat kita tidak menghasilkan karya berupa buku atau berupa tulisan ilmiah bagi para guru adalah  pikiran negative ; belum mencoba sudah bilang sulit, tidak bisa, angel-angel. Alasan usia; saya khan masih muda belum berpengalaman yang sudah tua bilang saya khan sudah berumur mau pensiun lagi. Alasan  kesehatan, Alasan sibuk dan latar belakang pendidikan. Ini yang kelihatan ruhani namun ruh halus yakni pakai dalih nasib.


Sobat. Ide atau gagasan  sering muncul mendadak maka ikatlah dengan cara menuliskannya sebagai dokumentasi. Ide bisa berasal dari bacaan atau kebiasaan membaca, fenomena alam dengan cara mengamati, fenomena sosial, dan forum-forum diskusi.


Sobat. Berikut ini membantu  Anda  mendapatkan ide  untuk menulis bahkan bisa menjadi karya tulis  berupa buku :


1. Pengalaman pribadi.  Tentu saja apa yang kita alami, yang indah dan yang pahit sekalipun bisa kita tulis. Bagi yang terbiasa menulis pada buku diary akan semakin mudah mengeksplorasi kejadian-kejadian penting yang bisa dijadikan pelajaran bagi orang lain.


2. Hobby atau keterampilan. Aktivitas yang kita senangi dan dikuasai akan mudah diceritakan kepada orang lain. Tidak luput dipaparkan sedikitpun proses dan prosedur merawat burung kasuari, misalnya. Cobalah gali lebih dalam apa minat dan bakat Anda masing-masing, di situ akan banyak hal yang bisa ditemukan.


3. Pengalaman profesi. Pengalaman profesi apa pun itu, menjadikan sumber ide yang penting jika Anda akan menulis sebuah karya tulis. Justru dengan pengalaman profesilah nilai tulisan Anda akan lebih berbobot dan kredibel. 


4. Pelajaran akademik. Menuliskan sebuah buku pelajaran akademik di sekolah dengan gaya bahasa sendiri jauh lebih mengena bagi pemahaman terhadap pelajaran itu. Bagaimana tidak, Anda akan terus membolak-balikkan halaman, mencari kata kunci, mendapatkan keterkaitan konsep pokok dalam suatu  topik pelajaran akademik di sekolah.


5. Pendapat pribadi. Sumber ide dari pendapat pribadi ini yang paling fleksibel, bisa didapatkan kapan saja di mana saja. Pastinya anda selalu berkomentar, berceloteh, beropini, berpersepsi tentang suatu kejadian yang Anda rasakan, yang Anda dengar, yang Anda lihat dan yang mengherankan Anda. Ikatlah lintasan pikiran itu dengan menuliskannya.


6. Peristiwa aktual. Banyak hal yang kita bisa tulis dari peristiwa aktual baik local, regional, atau internasional. Anda dapat saja mengambil ilham dari situs berita di internet, mendengarkan radio atau menyaksikan program berita di televisi.


7. Masalah abadi. Sumber ide masalah abadi seperti contohnya topik tentang agama, karena pasti selama manusia ada hal tersebut menjadi masalah abadi yang selalu diperbincangkan. Contoh lain yakni tentang hakikat penciptaan manusia dan alam semesta.


8. Soal kemasyarakatan yang belum selesai. Nah, sangat menghebohkan dan selalu jadi panas jika menuliskan apa yang menjadi soal kemasyarakatan yang belum selesai. Misalnya kasus korupsi, makelar kasus, terorisme, keadilan, dsb. 


9. Kilasan biografi orang-orang terkenal. Kita dapat mengambil pelajaran dari orang-orang terkenal dalam berbagai aspeknya. Tentunya termasuk biografi orang-orang yang berprestasi. Karena sumber biografi inilah yang menjadi model inspirasi seorang penulis untuk menyebarkan pemikirannya.


10. Kejadian khusus. Sumber ide lain adalah menulis tentang kejadian khusus yang tidak pernah terjadi, atau hadir dalam periode tertentu. Mulai dari shalat gerhana, perayaan idul fitri, binatang aneh dan ah, unpredictable saja datangnya. 


11. Minat khalayak. Terakhir (mungkin masih belum akhir), sumber ide menulis itu bisa dari minat khalayak. Menceritakan tentang boomingnya internet marketing sehingga orang berbondong-bondong berminat memiliki blog yang menghasilkan uang.


Sobat. Ternyata ide itu begitu banyak dan tidak akan pernah habis di dunia tinggal bagaimana kita mengeksplorasi dan menggunakan daya nalar serta pengetahuan yang kita miliki untuk menuliskannya guna menginspirasi dan mencerdaskan anak bangsa.


Sobat. Penulis  yang ideal  tidak terlalu merisaukan nama besar. Dedikasinya tidak tergantung orang lain mencatatnya dalam sejarah kepenulisan. Ada atau tidak ada pengakuan ia akan tetap menulis, sebab menulis adalah wahana pengabdiannya, demikian penjelasan Redi Panuju.


Sobat. Eksistensi penulisan  bukan ditentukan  oleh status atributifnya, namun lebih kepada kesetiaannya  mengabdi  melalui aktivitas menulis. Kelak, dari  sekian ribu karya  yang dihasilkan, Insya Allah, akan ada satu atau  dua karya  yang berdampak sosial. Seringkali  pemikiran seseorang  menjadi perbincangan  justru  setelah  yang bersangkutan  dipanggil oleh Allah SWT. Pepatah mengatakan, “ Gajah mati tinggalkan gading, Harimau mati tinggalkan belang, maka penulis mati harus tinggalkan karya. Jadi sekali lagi karyalah yang menentukan  eksistensi penulis.


Salam Dahsyat dan Luar Biasa ! Salam Literasi !


( DR Nasrul Syarif M.Si.  CEO Educoach. www.educoach.id Penulis Buku Gizi Spiritual  dan The Power Of Spirituality. Dosen Pascasarjana IAI Tribakti Lirboyo. Wakil Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur )

Minggu, 12 Desember 2021

Temukan Motivasi Dirimu

 



SURABAYA, MCE - Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan  memberikan materi character building dihadapan para ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kab. Nganjuk di Klub Bunga Hotel Batu dan para pengusaha atau reseller BP di Hotel Singghasana Gunung sari Surabaya. Saya berbicara mengenai motivasi dan pentingnya tujuan serta goal yang jelas. Artikel kali ini sebagian besar yang saya sampaikan dalam acara di atas.

 

Sobat. Motivasi laksana api dari dalam. Jadi Anda yang bertanggung jawab penuh untuk menyalakannya. Apabila Anda berharap orang lain yang menyalakan untuk Anda, kemungkinan apinya hanya menyala sebentar.


Sobat. Ingatlah bahwa motivasi tidaklah selalu bertahan selamanya. Bagaimanapun juga kita harus memperbaharuinya setiap hari. Mengikuti seminar motivasi bukanlah hal yang buruk, namun kita harus menyadari bahwa pembicara motivasi tidaklah selalu mendampingi dan menyemangati Anda. Jika Anda ingin tetap termotivasi setiap saat maka kita yang bertanggung jawab untuk menciptakan motivasi itu. Filsuf Yunani, Socrates berkata, "Untuk menggerakan dunia kita harus lebih dahulu menggerakan diri kita sendiri." Marilah kita melihat apa yang bisa dilakukan suatu kekuatan motivasi:


1. Motivasi adalah langkah pertama ke arah pencapaian.


Sobat. Motivasi adalah kunci yang membuka pintu untuk menuju pencapaian Anda. Motivasi adalah apa yang membuat Anda mulai melangkah, sedangkan komitmen adalah apa yang membuat Anda terus melangkah. Sekelompok team sales yang dimotivasi biasanya pencapaiannya lebih tinggi dibanding para sales yang hanya dibiarkan jalan sendiri. Seorang pelajar yang memiliki motivasi belajar tentu lebih baik dibanding tidak memiliki motivasi. Begitu juga menjalankan bisnis dengan penuh motivasi yang tinggi tentu lebih baik dibanding hanya dengan motivasi yang rendah. 


2. Motivasi meningkatkan kemauan


Sobat. Orang biasanya gagal bukan karena kurang kemampuan atau kurang pengetahuan, melainkan biasanya karena kurang kemauan. Dengan adanya motivasi dalam diri seseorang maka kemauan seseorang dapat ditingkatkan. Orang-orang yang cukup termotivasi biasanya akan menemukan kekuatan kemauan muncul dalam diri mereka. Kemauan yang kuat ini akan menjadi dorongan yang kuat dalam berbisnis.


3. Motivasi memberikan tenaga ekstra.


Sobat. Kita sering menyebut orang lain bertenaga tinggi atau bertenaga rendah berdasarkan seberapa banyaknya hal yang mereka lakukan. Menurut saya mungkin lebih tepat jika kita menyebutkan mereka mempunyai motivasi tinggi atau motivasi rendah. Jika Anda mempunyai motivasi, Anda pasti mempunyai tenaga ekstra. Motivasi memberi Anda kekuatan untuk melakukan banyak hal. Motivasi adalah alasan mengapa selalu ada hal-hal yang saya ingin kerjakan, orang-orang yang saya ingin temui, dan sasaran-sasaran yang ingin saya capai. 


4. Motivasi adalah dasar untuk keunggulan


Sobat. Motivasi bisa mengubahkan seseorang dari keadaan biasa-biasa menjadi unggul. Pemimpin hak asasi manusia, Marthin Luther King Jr. menegaskan, "Jika seseorang belum menemukan sesuatu yang untuknya ia mau mati, ia tidak layak untuk hidup." Saat anda menemukan tujuan hidup Anda, Anda menemukan motivasi. Dan saat Anda menemukan motivasi, Anda bisa mencapai keunggulan.


5. Motivasi adalah kunci menuju keberhasilan


Sobat. Saya membaca tentang dua ratus eksekutif yang ditanya tentang apa yang menjadikan orang berhasil. Kualitas nomor satu yang mereka sebutkan bukanlah skill melainkan antusiasme, dan sebagian besar dari mereka mengakui bahwa perlu ada suatu api motivasi dalam diri manusia untuk mencapai keberhasilan. Kita dapat melihat bagaimana para pebisnis yang sukses menjalankan usahanya, biasanya motivasi adalah salah satu faktor dibalik keberhasilan mereka.


Apa saja tip-tip penting memotivasi diri ?


1. Miliki tujuan yang jelas, karena itu sumber motivasi. Semakin jelas  tujuan Anda semakin semangat dan mudah untuk mencapainya dengan kekuatan focus dalam meraihi goal. Orang yang tidak memiliki tujuan hidup dan goal yang jelas maka pasti dia tidak memiliki antusias dalam mengarungi kehidupan. Goal  itu harus jelas pencapaiannya, spesifik, terukur, memiliki kemungkinan besar untuk meraihnya, ada alasan kuat untuk memperjuangkannya, menyenangkan dan memicu hormone adrenalin, ada batas atau deadline waktu untuk mencapainya. Jika ada orang tidak memiliki tujuan dan goal yang jelas maka pasti memiliki motivasi yang rendah laksana orang main sepak bola namun tidak ada gawangnya. 

2. Tujuan seseorang hanya bisa dicapai  jika ada motivasi yang kuat. Dorongan atau motivasi yang  paling kuat adalah dorongan yang didasarkan karena kesadaran akan hubungannya dengan Allah  dengan cara memberikan  prestasi atau karya apa pun yang menjadikan Allah Ridho dan  layak mencitai serta menolong kita, kedua orang tuanya bangga punya anak seperti mereka  dan bermanfaat  bagi sesama.

3. Jadikan kegagalan sebagai sebuah pelajaran yang berharga.Sukses dan gagal bergantung seberapa besar motivasi dalam diri seseorang.

4. Jangan mencari alasan pembenar untuk kegagalan anda. Tetap kuat dalam mengejar impian itu penting sebagai motivasi diri. Tidak memiliki motivasi menyebabkan seseorang gagal dalam hal apa pun.


Bersyukurlah ketika kamu bertemu dengan masalah karena Tuhan percaya kamu adalah sosok yang kuat dan tegar. "Bersahabatlah dengan masalah karena masalah yang membuatmu tumbuh dalam kebijaksanaan

Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

( DR Nasrul Syarif M.Si. CEO Educoach. Penulis Buku-buku Motivasi diterbitkan erlangga group. Dosen Pascaserjana IAI Tribakti Lirboyo. Wakil Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur)

Berita Terbaru