Jakarta, MCE - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, mengungkap fakta mengejutkan tentang peredaran narkotika di Indonesia. Dalam wawancara eksklusif bersama Garuda TV di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Jumat, 18 Juli 2025, Marthinus Hukom menyatakan bahwa sindikat narkoba semakin menyasar ibu rumah tangga (IRT) sebagai kurir narkoba. Ini menunjukkan pergeseran modus operandi yang sangat berbahaya dan memprihatinkan.
Dalam tiga bulan terakhir (April-Juni 2025), BNN bersama Bea dan Cukai berhasil mengungkap 172 kasus narkotika dengan 285 tersangka. Dari jumlah tersebut, 29 tersangka (sekitar 20%) merupakan perempuan, yang sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Marthinus Hukom menegaskan bahwa sindikat narkoba sengaja menargetkan dan memperdaya ibu rumah tangga untuk dijadikan kurir, memanfaatkan peran ibu sebagai pilar moral keluarga untuk melancarkan kejahatan terorganisir.
Kondisi ini menjadi alarm keras bagi masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga. BNN berharap data dan narasi yang disampaikan dapat membangkitkan kewaspadaan kolektif dan mendorong peran aktif masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga dari jerat narkoba. Mari kita waspada dan bersama-sama melawan peredaran narkoba. (bp). #BNN #Narkoba #IbuRumahTangga #KurirNarkoba #WaspadaNarkoba
