Surabaya, MCE - Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Timur bersatu dalam sebuah gerakan bernama "Nakama Bergerak" untuk menyuarakan aspirasi mereka di depan gedung DPRD Provinsi Jawa Timur. Aksi yang berlangsung pada Selasa, 19 Agustus 2025, ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan sebuah manifestasi dari kekecewaan mendalam terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat.
Dengan semangat membara, para mahasiswa ini membawa 30 tuntutan revolusioner yang mencakup berbagai isu, dari persoalan sosial, ekonomi, hingga politik. Mereka tidak hanya mengkritik masalah klasik seperti korupsi dan ketidakadilan, tetapi juga menyoroti isu-isu sensitif yang baru-baru ini menjadi sorotan publik. Salah satunya adalah pernyataan kontroversial Menteri Keuangan yang menyebut gaji guru dan dosen sebagai "beban negara." Para mahasiswa mengecam keras pandangan tersebut, menganggapnya sebagai bentuk pelecehan terhadap para pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang mencerdaskan bangsa.
Tak hanya itu, program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sasaran kritik tajam. Meskipun bertujuan mulia, program ini dinilai tidak maksimal dan bahkan menimbulkan masalah baru, seperti kasus keracunan yang menimpa banyak siswa. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara narasi pemerintah dengan realitas di lapangan.
Gerakan "Nakama Bergerak" ini membuktikan bahwa mahasiswa masih menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya pemerintahan. Dengan 30 tuntutan yang begitu komprehensif, mereka mengirimkan pesan yang kuat kepada para penguasa: rakyat tidak akan diam jika hak-hak mereka diabaikan.
Tuntutan Lengkap "Nakama Bergerak": Suara Kritis dari Kampus
Berikut adalah daftar lengkap 30 tuntutan yang disuarakan oleh mahasiswa dalam aksi "Nakama Bergerak" di Surabaya:
1. Kaji Ulang RKUHAP
2. Tolak Penulisan Ulang Sejarah
3. Wujudkan Kebebasan Berekspresi
4. Kaji Ulang Program Koperasi Merah Putih
5. Kaji Ulang Program Sekolah Rakyat
6. Jamin Gaji Guru dan Dosen
7. Hentikan Represifitas Aparat
8. Kaji Ulang Program MBG
9. Tolak Tambang Ilegal
10. Tolak Rangkap Jabatan Wakil Menteri
11. Wujudkan Reformasi Polri
12. Kawal Pembangunan IKN
13. Kaji Ulang Hari Kebudayaan
14. Cabut UU TNI
15. Tolak Gelar Pahlawan Soeharto
16. Kawal Realisasi 19 Juta Lapangan Pekerjaan
17. Tolak Militer Masuk Kampus
18. Cabut Perpres Nomor 66 Tahun 2025
19. Tolak Batas Atas PPN 15%
20. Tolak Sikap Arogansi Penguasa
21. Hentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis
22. Bebaskan Seluruh Kawan Kami
23. Tolak Pajak Daerah yang Melambung Tinggi
24. Tolak Kenaikan Gaji DPR
25. Sahkan RUU Perampasan Aset
26. Hentikan Perampasan Tanah Adat
27. Tingkatkan Pemerataan Infrastruktur Pendidikan dan Jalan di Daerah
28. Hentikan dan Adili Pelaku Intoleran dan Rasisme di Indonesia
29. Wujudkan Kebijakan Luar Negeri Indonesia yang Rasional
30. Usut Tuntas dan Adili Pelaku Pelanggaran HAM di Indonesia. (bp).
