Jakarta, MCE, 2 September 2025 - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ibnu Basuki Widodo, menekankan bahwa kunci untuk membangun bangsa yang bersih ada di tangan para mahasiswa. Dalam kuliah umumnya pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Gunadarma 2025, Ibnu Basuki menegaskan pentingnya menanamkan integritas sejak dini sebagai bekal menjadi agen perubahan bangsa. Kamis (11/9/2025).
Kuliah umum yang bertajuk “Integritas Akademik dan Anti-Korupsi Fondasi Etika Mahasiswa Masa Kini” ini menjadi penegasan dari KPK bahwa pendidikan merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan korupsi. Menurut Ibnu Basuki, memberantas korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan. Langkah yang lebih fundamental adalah melalui pendidikan yang terstruktur untuk membentuk karakter berintegritas.
Ibnu Basuki juga mengingatkan bahwa kebiasaan buruk yang dianggap sepele di lingkungan akademis bisa menjadi bibit perilaku koruptif yang lebih besar di kemudian hari. "Perilaku-perilaku tersebut masih sering ditemukan di dunia pendidikan. Oleh karena itu, kita bisa melawannya mulai dari ruang kelas," jelasnya.
Sebagai solusi, KPK mendorong agar Pendidikan Antikorupsi (PAK) menjadi mata kuliah wajib. Dengan demikian, nilai-nilai kejujuran dan integritas benar-benar terintegrasi dalam sistem akademik, memastikan setiap lulusan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas. (bp).
