Jakarta, MCE, 19-09-2025 - Bea Cukai kembali membuka pintunya untuk para pelajar dalam program edukatif bertajuk "School Goes to Customs". Kali ini, Bea Cukai Denpasar dan Bea Cukai Semarang menyambut antusias siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan petualangan edukatif yang memperkenalkan langsung peran krusial Bea Cukai dalam menjaga perekonomian dan keamanan negara. Senin (22/9/2025).
"Melalui program ini, para pelajar dapat mengenal lebih jauh mekanisme ekspor dan impor yang merupakan pintu gerbang perdagangan internasional. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk memahami bagaimana Bea Cukai mengawasi lalu lintas barang masuk dan keluar Indonesia," ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo.
Pada Selasa, 16 September, Bea Cukai Denpasar kedatangan para siswa kelas VI dari SD Tunas Bangsa Bali. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan belajar di luar kelas yang dirancang untuk memperluas wawasan mereka tentang peran institusi pemerintah. Para siswa tak hanya duduk manis mendengarkan, tapi juga berinteraksi langsung dan mewawancarai para petugas. Mereka belajar tentang proses pemeriksaan barang, pengawasan lalu lintas, dan pentingnya peran Bea Cukai dalam menjaga kedaulatan negara.
Momen paling seru datang dari Tim K-9 Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT. Dengan lincah, tim ini menampilkan simulasi pencarian barang ilegal menggunakan anjing pelacak andal mereka. Para siswa dibuat takjub melihat bagaimana anjing-anjing ini menjadi garda terdepan dalam mendeteksi narkotika dan barang berbahaya lainnya.
Tak kalah meriah, pada Selasa, 9 September, Bea Cukai Semarang menerima kunjungan dari para siswa SMK Muhammadiyah Bawang. Serupa dengan di Denpasar, para pelajar SMK ini juga diajak berdiskusi interaktif dan menyaksikan langsung kehebatan Tim K-9 dari Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY.
Budi Prasetiyo menutup program ini dengan menegaskan, "Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dan pembelajaran bagi masyarakat, sehingga kami bisa membangun institusi yang lebih inklusif dan edukatif." Program "School Goes to Customs" ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan karakter generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap bangsanya. (bp).
Sumber: Bea Cukai
