Tampilkan postingan dengan label sidoarjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sidoarjo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Mei 2026

Bongkar Pasal Berlapis UU ITE, Jaksa Masuk Sekolah: Bullying di Medsos Bukan Candaan,Tapi Kriminal



​SIDOARJO, MCE – Fenomena perundungan (bullying) dan serangan siber (cyberbullying) di kalangan remaja bukan lagi sekadar bumbu pergaulan, melainkan ancaman nyata yang bisa berujung pada jeruji besi. Menyadari urgensi tersebut, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengambil langkah preventif agresif dengan membidik jantung pendidikan melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).


​Bertempat di Aula SMAN 2 Sidoarjo pada Rabu (13/5/2026), korps adhyaksa ini membawa pesan keras: Bijak bermedia sosial atau bersiap berhadapan dengan hukum.


​Di hadapan ratusan siswa kelas X dan XI, Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Adnan Sulistiyono, S.H., menegaskan bahwa batas antara "guyonan" dan tindak pidana kini sangat tipis. Ia membedah realita pahit di mana satu unggahan jahat atau komentar pedas di media sosial dapat menghancurkan masa depan, baik bagi korban maupun pelaku.


​"Di era digital, satu ejekan yang dianggap sepele bisa bertransformasi menjadi persoalan hukum yang serius. Jejak digital itu abadi, dan hukum tidak memandang bulu bagi siapa pun yang melanggar batas," tegas Adnan di hadapan para peserta yang tampak antusias sekaligus tegang.


​Penyuluhan ini tidak hanya memberikan imbauan moral, tetapi juga memaparkan "senjata" hukum yang siap menjerat para pelaku perundungan. Adnan mengulas secara mendalam pasal-pasal krusial yang sering tidak disadari oleh para pelajar, di antaranya:

​Pasal 433 KUHP: Terkait penghinaan dan pencemaran nama baik.

​Pasal 466 hingga 468 KUHP: Mengatur tentang penganiayaan fisik dan mental.

​Pasal 27A jo Pasal 45 ayat (4) UU ITE: Ancaman nyata bagi mereka yang melakukan penghinaan atau pendistribusian konten negatif melalui media elektronik.


​Langkah Kejati Jatim ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo–Surabaya, Dr. Kiswanto. Menurutnya, kehadiran jaksa di sekolah sangat vital untuk memberikan efek getar (deterrent effect) sekaligus pemahaman hukum yang komprehensif bagi siswa dan guru.


​Selain aspek hukum, Kejati Jatim juga menyoroti dampak psikologis yang merusak. Trauma berkepanjangan hingga hilangnya rasa percaya diri korban menjadi poin utama mengapa sekolah harus bersih dari praktik intimidasi. Adnan menekankan bahwa sekolah wajib menjadi laboratorium ilmu yang aman, bukan arena yang memupuk rasa takut.


​Suasana formal tersebut pecah saat sesi evaluasi dikemas dalam format kuis interaktif. Para siswa ditantang menganalisis kasus nyata, yang bertujuan agar materi hukum tidak sekadar menjadi hafalan di atas kertas, melainkan panduan etika dalam kehidupan sehari-hari.


​Melalui program ini, Kejati Jatim berharap para siswa SMAN 2 Sidoarjo mampu menjadi pionir dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. Pesannya jelas: Kenali hukumnya, jauhkan hukumannya.


​Editor: [bp]
Sumber: Press Release Seksi Penkum Kejati Jatim

Sabtu, 11 Oktober 2025

​ ​SIDOARJO BERDUKA, HUKUM BERGERAK: KASUS ROBOHNYA PONDOK PESANTREN AL KHOZINY MASUK TAHAP PENYIDIKAN




​Sidoarjo, MCE - Tragedi robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, memasuki babak baru yang krusial. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur tak buang waktu, resmi menaikkan status penanganan kasus ini dari penyelidikan menjadi penyidikan. Langkah tegas ini diambil usai tim gabungan Polda Jatim merampungkan gelar perkara, menandakan adanya dugaan kuat tindak pidana dalam insiden yang memilukan tersebut. Sabtu (11/10/2025). 


​Mekanisme hukum kini berjalan lebih intensif. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., menegaskan bahwa pengusutan akan dilakukan secara komprehensif sesuai dengan prosedur penyidikan yang berlaku.


​"Hasil kelanjutan seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolda kemarin, untuk penanganan proses hukum dari robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Polda Jatim telah melakukan gelar perkara dan hasilnya peningkatan status dari proses penyelidikan menjadi penyidikan," jelas Kombes Pol. Jules Abraham Abast pada Kamis (9/10).


​Fokus utama penyidik saat ini adalah mengumpulkan alat bukti yang solid. Proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang dinilai relevan—mulai dari pengelola, kontraktor, hingga pihak-pihak terkait pembangunan—akan terus digencarkan.


​Lebih lanjut, peran keterangan ahli menjadi kunci utama. Kombes Pol. Jules Abraham Abast menyebut bahwa keterangan ahli nantinya menjadi salah satu alat bukti yang dapat digunakan untuk proses pembuktian peristiwa pidana.


​Peningkatan status ini memberikan harapan bagi publik akan terungkapnya secara jelas penyebab utama tragedi ini dan penentuan pihak yang harus bertanggung jawab atas ambruknya fasilitas pendidikan tersebut. Polda Jatim bertekad mengusut tuntas kasus ini, memastikan bahwa keadilan ditegakkan di balik puing-puing Pondok Pesantren Al Khoziny. (bp). 

Sumber: Divisi Humas Polri

Senin, 06 Oktober 2025

​JERIT PILU DI BAWAH RERUNTUHAN: Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Tembus 63 Jiwa, Duka Mendalam Selimuti Bangsa




​Sidoarjo, MCE - Senin, 6 Oktober 2025. Tanggal itu akan selamanya terukir dengan tinta duka dalam sejarah bangsa. Bukan sebagai peringatan hari besar, melainkan sebagai penanda tragedi kemanusiaan yang merenggut puluhan nyawa di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang roboh pada 30/9/2025. Hingga hari itu, operasi pencarian dan evakuasi harus dihentikan sementara, menyisakan kegetiran yang tak terperikan setelah tim SAR gabungan mengumumkan angka yang mengguncang: 63 korban tewas telah berhasil diangkat dari balik onggokan beton dan puing-puing. Selasa (7/10/2025). 


​Tragedi ini berawal dari keruntuhan mendadak bangunan utama kompleks pesantren yang terjadi pada dini hari. Saat kebanyakan santri dan pengajar tengah terlelap dalam tidur, mimpi indah mereka seketika berubah menjadi mimpi buruk yang memekakkan telinga. Suara gemuruh dahsyat yang menyayat keheningan malam diikuti dengan jeritan dan tangisan, mengawali babak paling gelap dalam sejarah Ponpes Al Khoziny.


​Area yang dulunya ramai dengan lantunan ayat suci dan gelak tawa para santri kini sunyi, hanya diisi oleh suara alat berat dan desahan lelah para relawan. Debu tebal menyelimuti segalanya, menjadi saksi bisu betapa cepatnya kehidupan bisa direnggut. Setiap kali tim evakuasi berhasil mengangkat satu jenazah, bukan sorak kemenangan yang terdengar, melainkan isak tangis pilu yang pecah dari sanak keluarga yang setia menanti di luar garis keamanan.


​Korban yang tewas adalah mereka yang seharusnya menjadi generasi penerus, para calon ulama dan pemimpin masa depan. Mereka datang dari berbagai pelosok negeri, membawa harapan besar orang tua untuk mendalami ilmu agama. Namun, takdir berkata lain. Harapan itu kini terkubur bersama reruntuhan, meninggalkan lubang menganga di hati keluarga dan seluruh komunitas pesantren.


​Dengan bertambahnya jumlah korban, fokus pun mulai bergeser. Selain duka dan simpati, kini muncul pertanyaan besar yang menggantung di udara: Apa yang menyebabkan bangunan vital ini ambruk? Penyelidikan teknis telah dimulai untuk mengusut dugaan kelalaian konstruksi, faktor usia bangunan, atau bahkan potensi faktor alam. Masyarakat menuntut jawaban yang transparan dan akuntabel. Tragedi ini bukan hanya soal korban, tapi juga tentang pertanggungjawaban agar musibah serupa tak terulang.


​Kepala daerah setempat telah menetapkan masa berkabung selama tujuh hari. Bendera setengah tiang dikibarkan, bukan sekadar simbol, melainkan manifestasi dari duka kolektif yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Donasi dan bantuan terus mengalir deras, menunjukkan solidaritas bangsa di tengah cobaan berat.


​Tragedi Ponpes Al Khoziny adalah pengingat pahit tentang kerapuhan hidup dan pentingnya integritas dalam pembangunan. Angka 63 bukan sekadar statistik; itu adalah 63 kisah yang terhenti, 63 impian yang lenyap, dan 63 keluarga yang hancur. Saat debu mulai mengendap, yang tersisa adalah tugas berat untuk mengobati luka batin, membangun kembali, dan memastikan keadilan ditegakkan bagi setiap jiwa yang gugur dalam tragedi memilukan ini.


Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (bp). 

Sabtu, 08 Januari 2022

Bazar Rakyat: Geliat UMKM di RW 06 Desa Waru




SIDOARJO, MCE - Hari Sabtu-Minggu 8-9 Januari 2022 RW.06  Desa Waru bekerja sama dengan Pasar Dewe ( Pasar Online desa waru ), BUMDES Waru mengadakan Bazar Rakyat selama dua hari. Disponsori oleh Gudang Garam, BRI, Kimia Farma, dll

Acara ini diprakarsai oleh Mas Hafidz selaku ketua RW 06 Desa Waru dan tokoh masyarakat Desa Waru Drs M. Anwar. “ Untuk membangkitkan geliat UMKM di desa waru  yang hampir 2 tahun maka kami dengan pengurus RW 06  serta warga disupport penuh oleh Desa Waru kec. Waru kab. Sidoarjo.

Kepala Desa Waru Mujiono dalam sambutannya menyambut gembira acara ini dan memberikan apresiasi yang luar biasa bagi RW 06 dan untuk menggeliat dan membangkitkan  ekonomi masyarakat waru perlu pemberdayaan UMKM di desa waru Sidoarjo dan sinergi dengan berbagai instansi terkait. Bazar ini dikuti oleh 114 lapak dan menampilkan seniman-seniman warga RW 06 ada yang kelompok banjari, OM Satria Nada , Electon, Lomba Senam dan masih banyak lagi doorprice yang dibagikan kepada masyarakat.

“ Pandemi boleh ada namun semangat tetap membara untuk berkarya dan prestasi membuat tanda di alam semesta.” Coach DR Faqih Syarif M.Si memberikan motivasinya.

Sobat. “ Buatlah tanda di alam semesta ! Buatlah prestasi apa pun yang membuat kita layak di tolong oleh Allah SWT dan Kedua orang tua kita bangga punya anak seperti kita serta bermanfaat bagi sesama.” Lanjut coach Faqih

“Ada  tiga magnet rezeki yang membuat rezeki akan mengejar-ngejar kita : Iman, Takwa dan Tawakkal kepada Allah SWT. Inilah kekuatan Spiritualnya. Sedangkan Tiga hal berikutnya adalah Tingkatkan terus kompetensi diri, Membangun integritas dan karakter yang unggul serta  membangun networking. Maka anda akan menjadi magnet rezeki dalam kehidupan Anda. “ Jelas Coach Faqih.

“ Kalau ‘Jenang’ jatuh masih bisa dimakan, namun kalau sudah ‘jeneng’ jatuh maka tidak bisa dimakan.” 

Sobat. Tiga zona Quantum yang Allah akan berikan Keajaiban : 1. Taubat Mohon diampuni dosa. 

2. Ikhlas Menerima segala ketentuan-Nya. 3. Pasrah dan menyerahkan pada-Nya apa yang kita cita. Dengan cara itu kita akan merasakan kehadiran Allah dalam kehidupan kita.


Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

Sabtu, 16 Oktober 2021

Tasyakuran Pembukaan Kantor Educoach- Bergerak Serentak Mewujudkan Indonesia Cerdas




SIDOARJO, corruptionexpose.com - Sabtu, 16 Oktober 2021 jam 09.00 di Perumahan Bumi Gedangan Indah blok G-10 diadakan Tasyakuran Pembukaan Kantor PT Edutama Global Indonesia  yang dihadiri  Ketua Komnas Pendidikan Jawa Timur Kunjung Wahyudi M.Si.  Wakil Ketua Komnasdik Bojonegoro Pak Teguh, Sekretaris Komnasdik Sidoarjo Bu Aminah, Perwakilan F-1 Mas Erik, Mas Judi dan Bu Harum, serta pengurus Komnas Pendidikan Jawa Timur dan Staff Milenial.


“ Educoach  adalah  unit usaha  yang didirikan oleh Komnasdik Jatim  untuk membantu  dan melaksanakan program digitalisasi pendidikan di Jawa Timur serta pusat training, coaching center di Jawa Timur.” Kata Kunjung Wahyudi Ketua Komnasdik Jatim.



Berdasarkan KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. NOMOR AHU-0055670.AH.01.01.TAHUN 2021. TENTANG PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM PERSEROAN TERBATAS PT EDUTAMA GLOBAL INDONESIA. 


Didirikan  Oleh Lima Orang Tokoh Pendidikan di Jawa Timur : Kunjung Wahyudi,M.Si. Kuncoko,MM. Dr Nasrul Syarif, M.Si. Dr Dian Fericha SH,M.H. Dr. Tutik Nurhidayati, M.Si 



Dr Nasrul Syarif M.Si  CEO Educoach  menjelaskan  bahwa  Educoach  sebutan kami di website dan Sosial media memiliki  program PT. EDUTAMA GLOBAL INDONESIA Training, Coaching & International CertificationCertification dan Website: www.educoach.id


1. Training Program: Simak.id, ASA, TOT Guru Asyik, Mastering Public Speaking, Spiritual Leadership, Services Excellence, Character Building, Literasi Digital, Training & Coaching Pra Purna Bakti



2. Coaching Program: ASA - Career Coaching, Incubator Business, Coaching Pra Purna Bakti.


3. International Certification Program: Microsoft Office Specialist (MOS - MS Word, Excel, Power Point, OutLook, Acces, OneNote). Microsoft Certified Educator (MCE). Microsoft Certified Fundamentals/MCF (Office 365, Azure, Microsoft Dynamic). Share Point. Information Technology Specialist. Adobe Certified Professional (AC PRO). Autodesk Certified User (ACU). ABSS International Certification. IC3 Digital Literacy Certification. Communication Skills for Business (CSB). Entrepreneurship and Small Business (ESB). Project Management Institute (PMI). EC-Council Associate Certifications. Mikrotik.



Maka segera bergabung dan  bermitra dengan Educoach  hubungi customer service  kami : wa.me/6281234417574


Salam Dahsyat dan Luar Biasa !


#KomnasdikJatim

#BergerakSerentakMewujudkanIndonesiaCerdas

www.educoach.id

Sabtu, 17 Juli 2021

2.500 Ton Beras dan 70.000 Paket Sembako Siap Didistribusikan ke Seluruh Indonesia




SIDOARJO, corruptionexpose.com - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan  jajaran TNI-Polri untuk  menyalurkan bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat yang terdampak di seluruh Indonesia. Bansos yang akan disebar sebanyak 2.500 ton beras dan 70.000 paket sembako. 



Menindaklanjuti instruksi itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera melakukan penyaluran bansos ke titik-titik masyarakat yang perekonomiannya terdampak Pandemi Covid-19. 


"Jadi saya tidak ingin ada informasi dilapangan yang sampaikan di satu wilayah masih terdapat masalah dengan bansos," kata Sigit di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (17/7/2021).


Di dampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sigit melepas personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mendistribusikan paket sembako dan beras tersebut kepada masyarakat di Jawa Timur. 


"Oleh karena itu hari ini menindaklanjuti perintah Presiden kami dari Polri, menurunkan bansos sebesar kurang lebih 2.500 ton beras dan 70.000 paket sembako. Ini merupakan bagian dari program bapak Presiden untuk menurunkan bansos di seluruh wilayah yang terdampak," ujar eks Kapolda Banten itu.


Diketahui, dari total stok beras yang dimiliki oleh Polda Jatim sebanyak 1.289 ton beras yang sudah disalurkan dari tanggal 3-16 Juli sebesar 232 ton beras. 


Sigit menekankan, bantuan sosial tersebut harus segera terdistribusi dengan segera. Apabila nantinya stok sudah habis, ditegaskan Sigit, untuk segera melapor dan berkoordinasi agar mendapatkan kiriman untuk penambahan stok.


Percepatan pendistribusian bansos itu, kata Sigit, merupakan upaya Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat. Karena kebijakan itu bertujuan untuk menyelamatkan warga dari bahaya virus corona. 


"Tolong diguyur habiskan stok kalau kurang ajukan lagi nanti akan segera dikirim. Dan Ibu Mensos akan kirimkan ini merupakan bagian upaya pemerintah untuk atasi atau kurangi beban terhadap masyarakat yang terdampak," ucap Sigit.


Diketahui, sepanjang tahun 2020, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras,790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.


Kemudian, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.


Sedangkan, periode 3 sampai dengan 16 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 250.797 paket 

sembako dan 1.418.805 Kg atau 1.418 ton beras.


Sementara itu, stok beras yang dimiliki Mabes Polri untuk distribusi bantuan sosial di skala nasional sebanyak 50.751,3 ton. Lalu, Polri juga sudah menyiapkan bantuan tambahan yang siap dikirim berupa 150.000 paket sembako di masa PPKM Darurat. (bp/red).

Berita Terbaru