Kamis, 12 Maret 2026

​Bojonegoro Siaga Mudik 2026: Dishub Gelar Operasi Gabungan, Pastikan Armada Tak Bermasalah





​BOJONEGORO, MCE – Keselamatan bertransportasi menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menyambut momentum mudik Lebaran 2026. Guna memastikan setiap penumpang sampai ke tujuan dengan aman, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro menggelar operasi gabungan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check di Terminal Rajekwesi, Bojonegoro, Kamis (12/3/2026).


​Operasi yang berlangsung di kawasan Jalan Veteran ini dilakukan secara mendalam dan tanpa kompromi. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi terkait menyisir satu per satu armada angkutan umum yang melintas maupun yang tengah bersiap di terminal.


Kegiatan ramp check ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Petugas melakukan inspeksi menyeluruh yang terbagi dalam tiga aspek utama:
​1. Aspek Administrasi: Pemeriksaan keabsahan STNK, Buku Uji (KIR), hingga surat izin trayek yang masih berlaku.
​2. Aspek Teknis Utama: Meliputi fungsi pengereman, kondisi ban, sistem kemudi, hingga fungsi lampu-lampu kendaraan.
​3. Aspek Penunjang: Ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), palu pemecah kaca, dan kotak P3K di dalam armada.


​Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang seringkali dipicu oleh faktor kegagalan teknis kendaraan.


“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum dari dan menuju Bojonegoro merasa tenang. Setiap bus yang keluar dari Terminal Rajekwesi harus dalam kondisi prima, baik dari segi mesin maupun kelengkapan administrasinya,” ungkap perwakilan Dishub di sela-sela operasi.


​Selain pemeriksaan fisik kendaraan, para pengemudi juga diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Pemkab Bojonegoro berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya arus mudik dan balik yang lancar, aman, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.


​Hingga berita ini diturunkan, operasi gabungan masih berlangsung dengan menyasar puluhan bus antarkota maupun angkutan pedesaan. Bagi armada yang ditemukan mengalami kerusakan minor, petugas memberikan teguran keras dan instruksi perbaikan segera. Namun, bagi kendaraan yang dinilai membahayakan, sanksi tegas berupa pelarangan beroperasi siap diberlakukan demi keselamatan publik. (bp). 

Artikel Terkait

​Bojonegoro Siaga Mudik 2026: Dishub Gelar Operasi Gabungan, Pastikan Armada Tak Bermasalah
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru