Tampilkan postingan dengan label bupati tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bupati tuban. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Agustus 2026

​Lepas Kontingen Jamnas XII ke Cibubur, Bupati Lindra Titip Marwah dan Nama Baik Tuban



TUBAN, MCE – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang terbaik dari Kabupaten Tuban resmi dilepas untuk mewakili daerah dalam ajang bergengsi Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Minggu (9/8/2026). 


​Dengan didampingi delapan pembina dan tim pendukung, para kontingen akan menjalani rangkaian kegiatan kepramukaan berskala nasional selama sepuluh hari. Mereka bakal bergabung dengan puluhan ribu anggota Pramuka Penggalang dari seluruh pelosok Tanah Air.


​Bupati Tuban sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Tuban, Aditya Halindra Faridzky, berpesan agar seluruh kontingen senantiasa menjaga marwah, etika, dan nama baik daerah selama berkegiatan di ibu kota.


​Menurutnya, Jamnas bukan sekadar ajang unjuk kebolehan atau kompetisi semata, melainkan wadah strategis untuk menimba ilmu, memperluas jejaring pertemanan, serta memperkuat rasa persatuan bangsa. Mas Lindra—sapaan akrab Bupati Tuban—berharap para peserta dapat menyerap pengalaman berharga tersebut untuk diimplementasikan sekembalinya ke daerah.


​Pemerintah Kabupaten Tuban bersama seluruh masyarakat turut memberikan dukungan moral serta doa terbaik bagi perjuangan para tunas muda ini. Semangat, kemandirian, dan kekompakan Pramuka Tuban diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Bumi Wali. (bp). 

Selasa, 21 Juli 2026

Bupati Tuban Raih Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Gubernur Jatim



TUBAN, MCE – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., menerima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas Bidang Koperasi pada puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Bakorwil IV Pamekasan, Selasa (21/7/2026).


Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas disematkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Bupati Tuban sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tuban dalam mengembangkan koperasi, khususnya melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).


Penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, Ketua Dekopinwil Jawa Timur, pimpinan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta para kepala daerah se-Jawa Timur.


Bupati Tuban menjadi satu-satunya kepala daerah yang menerima Lencana Jer Basuki Mawa Beya Bidang Koperasi pada Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil mendukung implementasi program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kabupaten Tuban menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik karena mampu mencatatkan nilai transaksi KDKMP yang tinggi di Jawa Timur.


Keberhasilan tersebut ditopang oleh empat Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Tuban yang masuk dalam 10 besar nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur, yaitu KDMP Pucangan Kecamatan Montong, KDMP Karangagung Kecamatan Palang, KDMP Rengel Kecamatan Rengel, dan KDMP Gesikharjo Kecamatan Palang.


Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa nilai transaksi KDKMP di Jawa Timur menjadi yang tertinggi secara nasional. Bahkan, nilai transaksi KDKMP di Kabupaten Tuban lebih tinggi dibandingkan total transaksi di beberapa provinsi lain.


Khofifah juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Tuban, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyukseskan program KDKMP.


"Ini menjadi motivasi bagi kepala daerah lain untuk terus mendukung gerakan koperasi yang dijalankan melalui KDKMP," ujarnya.


Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama Dewan Koperasi Indonesia diharapkan terus memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi, mulai dari administrasi, tata kelola, hingga digitalisasi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat untuk bertransaksi di koperasi.


Gubernur Jawa Timur dua periode itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan koperasi di Jawa Timur. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga insan koperasi dituntut mampu beradaptasi agar tetap eksis dan terus memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mengembangkan Koperasi di Kabupaten Tuban, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengurus dan pengawas koperasi, pegiat dan anggota koperasi, serta masyarakat yang terus menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi.


"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat koperasi agar semakin profesional, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.


Lebih lanjut, Pemkab Tuban akan terus memberikan pendampingan, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta mendorong digitalisasi tata kelola koperasi agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan semakin berdaya saing.


Pencapaian empat KDKMP Tuban yang masuk dalam jajaran transaksi tertinggi di Jawa Timur menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan koperasi yang sehat, aktif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.


Melalui penghargaan tersebut, Pemkab Tuban semakin optimistis memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kerakyatan sekaligus menyukseskan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


"Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah," tegasnya.


Sebagai informasi, KDMP Pucangan Kecamatan Montong mencatatkan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur sebesar Rp5,4 miliar, disusul KDMP Karangagung Kecamatan Palang di peringkat ketiga sebesar Rp1,7 miliar, KDMP Rengel Kecamatan Rengel di peringkat keempat sebesar Rp1,3 miliar, serta KDMP Gesikharjo Kecamatan Palang di peringkat ketujuh dengan nilai transaksi Rp596 juta.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Tuban didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Kepala Bidang Koperasi, Pembina Koperasi Beringin, serta pengurus KDKMP penerima penghargaan. (bp).

Senin, 06 Juli 2026

Penyerahan SK Pengangkatan PNS, Dukung Tercapai Target Kinerja




TUBAN, MCE – Sebanyak 42 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Tuban resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam acara yang digelar di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Senin (06/07/2026). SK tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., didampingi Wabup, Drs. Joko Sarwono dan Sekda, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si. Penyerahan SK juga disaksikan para kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Tuban.


Dalam sambutannya, Wabup Tuban, Joko Sarwono mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang telah resmi diangkat sebagai PNS. Menurutnya, status baru tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas capaian administrasi, tetapi juga amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.


Wabup menegaskan setiap ASN memiliki fungsi, peran, dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh. Seluruh pelaksanaan tugas harus mengacu pada visi dan misi Kabupaten Tuban yang telah dijabarkan ke dalam target kinerja serta dokumen perencanaan daerah.


Menurutnya, dokumen perencanaan tersebut menjadi kerangka berpikir sekaligus pedoman bagi setiap perangkat daerah dalam menyusun program kerja dan melaksanakan tugas pokok serta fungsi masing-masing. "Rencana kerja bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi acuan dalam bekerja. Setiap program yang disusun harus selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tuban sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelasnya.


Joko Sarwono menuturkan bahwa ASN menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban rutin, tetapi harus berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.


"Jangan bekerja hanya untuk menggugurkan kewajiban. Jadikan setiap program dan kinerja sebagai bentuk pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Di situlah nilai pengabdian seorang ASN," tegasnya.


Wabup menerangkan agar seluruh PNS senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas dalam menjalankan tugas. Selain itu, ASN juga dituntut mampu menjaga tutur kata, sikap, dan perilaku sebagai representasi pemerintah di tengah masyarakat.


"ASN harus menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat. Jaga lisan, jaga perilaku, dan tunjukkan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan karakter yang baik dan kompetensi yang terus berkembang, saya yakin saudara-saudara mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Tuban," sambungnya.


Wabup Tuban mengingatkan pengabdian sebagai ASN memerlukan kesiapan fisik dan mental. Jaga kesehatan, karena tugas yang diemban tidak ringan dan membutuhkan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karenanya, tiap ASN harus mampu menjaga kesehatan fisik maupun mental agar dapat menjalankan tugas secara optimal. Pasalnya, masa pengabdian sebagai ASN merupakan perjalanan panjang yang akan diwarnai berbagai tantangan dan dinamika pelayanan publik.


Di akhir sambutannya, Wabup Joko Sarwono menyatakan penyerahan SK Pengangkatan PNS tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Tuban dalam memperkuat kualitas birokrasi melalui aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Harapannya, komitmen ini memperkuat kinerja perangkat daerah dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuban. (bp).

Rabu, 01 Juli 2026

Bupati Tuban Apresiasi Polres Tuban, Sinergi Jaga Kondusivitas Dukung Pembangunan dan Investasi




TUBAN, MCE - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, mengapresiasi dedikasi dan kinerja Polres Tuban dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga mampu menciptakan kondusivitas wilayah yang mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan investasi di Kabupaten Tuban. Hal tersebut disampaikan usai memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Tuban, Rabu (01/07/2026).


 Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Tuban, para perwira dan personel Polres Tuban, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada personel Polres Tuban yang berprestasi dan elemen masyarakat pendukung kinerja Polres Tuban. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Pada kesempatan inu, Bupati Tuban membacakan amanat Kapolda Jawa Timur yang menegaskan Polri harus terus meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas dan fungsi. Selain itu, setiap personel diharapkan semakin memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Bupati Tuban, yang akrab disapa Mas Lindra, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Tuban beserta seluruh jajaran atas sinergi yang selama ini terjalin dengan Pemkab Tuban. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


"Atas nama Pemkab Tuban, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Tuban beserta seluruh jajaran yang telah bekerja dengan penuh dedikasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya. Sinergi yang terbangun selama ini sangat mendukung penyelenggaraan program-program pembangunan daerah.


Bupati menjelaskan kondusivitas wilayah merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan. Situasi keamanan yang terjaga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam beraktivitas sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia usaha untuk berinvestasi di Kabupaten Tuban.


"Kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi modal penting bagi kemajuan Kabupaten Tuban," sambungnya. Iklim investasi yang semakin baik tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran Polres Tuban bersama TNI, pemerintah daerah, dan dukungan seluruh elemen masyarakat.


Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Alaiddin, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Tuban, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis Polres Tuban dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.


Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Sejalan dengan amanat Kapolri dan Kapolda Jawa Timur, Polres Tuban berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas, memperkuat pelayanan publik yang humanis, serta hadir memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.


"Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Tuban, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Kabupaten Tuban," ujarnya.


Ia menambahkan, Polres Tuban akan terus memperkuat langkah-langkah preventif, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Dengan terjaganya situasi kamtibmas yang kondusif, diharapkan aktivitas masyarakat, roda perekonomian, serta iklim investasi di Kabupaten Tuban dapat terus berkembang secara berkelanjutan.


AKBP Alaiddin menegaskan, Polres Tuban siap mendukung setiap program strategis Pemkab Tuban demi mewujudkan daerah yang aman, nyaman, maju, dan semakin sejahtera bagi seluruh masyarakat. (bp).

Minggu, 17 Mei 2026

Presiden Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban, Wujudkan Ketahanan Pangan




TUBAN, MCE – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Sabtu (16/05/2026). Bertolak kabupaten Nganjuk, kedatangan rombongan Presiden RI disambut Bupati Tuban, Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), dan Kapolres Tuban di Lapangan Desa Pucangan, kecamatan Montong. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Dusun Bribin, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak disambut antusias warga yang di sepanjang jalan. 


Adapun agenda Presiden RI kali ini dalam rangka Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 SPPG Polri. Kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto disambut Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Tuban, pejabat TNI-Polri, kementerian terkait, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut. 


Presiden Prabowo Subianto menjelaskan lawatannya ke Kabupaten Tuban menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan institusi Polri. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga produktivitas sektor pertanian dan mendukung kesejahteraan petani. 


“Kabupaten Tuban dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ungkapnya. 


Selain panen raya, Presiden RI juga melakukan ground breaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan melaunching operasional 166 SPPG Polri. Sinkronisasi program ini, lanjut Presiden, diharapkan kian memperkuat ketahanan pangan yang membawa manfaat bagi warga.


Sementara itu, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebutkan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 berlokasi di 36 Polda seluruh Indonesia, dengan total area 189,7 ribu hektare. Dari jumlah tersebut, area Polda Jatim tercatat yang paling luas, yaitu 43,2 ribu hektare.


“Panen jagung hari ini berasal dari 1.608 hektare. Lahan Polda Jatim menjadi penyumbang panen terbanyak yaitu sekitar 650 hektare,” jelasnya. Khusus di lokasi Dusun Bribin, luas lahan yang panen mencapai 101,5 hektar yang terbagi da;am 4 Gapoktan. Hasil panen diperkiraan mencapai 609 ton yang akan diserapkan Bulog.


Di kesempatan yang sama, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Tuban sebagai lokasi pelaksanaan agenda nasional tersebut. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat peran Kabupaten Tuban sebagai daerah yang mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.


Bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Pemkab Tuban akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penguatan infrastruktur pertanian, pendampingan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.


“Kami berharap kehadiran Presiden RI di Kabupaten Tuban membawa semangat yang lebih besar bagi para petani dan masyarakat. Pemkab Tuban berkomitmen mendukung penuh berbagai program pemerintah pusat demi mewujudkan ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (bp).

Jumat, 19 Desember 2025

APEL GELAR PASUKAN OPERASI LILIN 2025, TUBAN SIAPKAN PENGAMANAN NATARU




Tuban, MCE - Pemerintah Kabupaten Tuban bersama Polres Tuban menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Mapolres Tuban, Jumat (19/12). Kegiatan ini digelar untuk mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat dalam perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


 


Pada pelaksanaannya, apel dipimpin Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang membacakan amanat Kapolri. Turut hadir Plt. Kapolres Tuban Kombespol Agung Setyo Nugroho, Kasdim 0811 Tuban Mayor Caj Sunarso, serta unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait.


 


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban menyampaikan bahwa giat ini menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan. Upaya ini diperlukan agar seluruh rangkaian pelayanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal. “Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.


 


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


 


Selain faktor mobilitas, kondisi cuaca juga menjadi perhatian. Informasi BMKG menunjukkan adanya tiga sistem siklonik di sekitar Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Situasi ini bertepatan dengan puncak musim hujan periode November 2025 hingga Februari 2026.


 


Menanggapi kondisi tersebut, Bupati menegaskan perlunya kesiapsiagaan yang lebih tinggi dalam pelayanan Nataru. “Situasi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.


 


Sebagai langkah konkret, Polri bersama stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2025. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan secara nasional.


 


Sejalan dengan pelaksanaan operasi tersebut, disiapkan 2.903 posko yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Posko tersebut melayani puluhan ribu objek pengamanan, mulai gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga kawasan wisata dan lokasi perayaan tahun baru.


 


Pada sektor lalu lintas, Bupati menekankan pentingnya pengendalian pada jalur rawan kepadatan. Rekayasa lalu lintas, pembatasan angkutan barang, serta pemanfaatan teknologi pemantauan arus lalu lintas harus diterapkan secara konsisten di lapangan.


 


Sementara itu, pengamanan juga difokuskan pada kelancaran transportasi umum dan kawasan wisata. Pengelolaan arus penumpang, ketersediaan parkir, pengaturan jalur kendaraan, serta penataan pedagang menjadi faktor penting demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.


 


Pada aspek kamtibmas, pengamanan tempat ibadah menjadi prioritas. Sterilisasi lokasi ibadah dilakukan dengan melibatkan unsur lintas agama sebagai wujud toleransi. Deteksi dini dan langkah pencegahan juga dikedepankan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.


 


Di sisi lain, Mas Lindra—sapaan Bupati Tuban—menekankan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Tim tanggap darurat dan perlengkapan SAR harus disiagakan, khususnya di jalur rawan banjir dan longsor. Monitoring ketersediaan pangan dan BBM turut menjadi bagian dari pengamanan Nataru.


 


Menutup amanatnya, orang nomor satu di Tuban itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang terlibat. Ia mengajak seluruh pihak menjaga soliditas dan sinergi dalam pelaksanaan tugas pengamanan. “Keberhasilan pelayanan Nataru merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.


 


Melalui Apel Gelar Pasukan ini, Pemkab Tuban dan Polres Tuban menegaskan komitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. (bp).

Jumat, 15 Agustus 2025

Pidato Kenegaraan Presiden RI, Bupati Tuban Komitmen Selaraskan Program Pembangunan




TUBAN, MCE – Bupati bersama Wabup Tuban hadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Tuban dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan RI dalam rangka HUT ke-80 RI, Jumat (15/08/2025). Berlokasi di Gedung DPRD Kabupaten Tuban, kegiatan tahunan ini diikuti Forkopimda Tuban, anggota DPRD Tuban, Sekda, pimpinan instansi vertikal dan OPD, dan perbankan.


Dalam pidatonya, Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan pentingnya persatuan nasional, kemandirian bangsa, dan percepatan pembangunan di berbagai sektor. Menurutnya, bangsa Indonesia harus mampu belajar dari para pendahulu. Hal tersebut sebagai pondasi penting untuk dapat maju dan dihargai negara lain.


Melalui berbagai program dan kebijakan, lanjut Presiden Prabowo, pemerintah berkomitmen memutus ketergantungan pada impor pangan. Kebijakan pembukaan jutaan hektar sawah baru di berbagai wilayah Indonesia digadang-gadang mampu mewujudkan ketahanan pangan.


“Tidak ada negara yang kuat tanpa kemampuan memproduksi makanan sendiri. Saat ini stok cadangan beras nasional kita lebih dari 4 juta ton,” ujarnya.


Presiden RI ke-8 ini menyatakan pemerintah akan terus melindungi rakyat, mencegah kebocoran ekonomi dan memastikan rakyat tidak menjadi korban keserakahan segelintir orang.


“Siapa pun yang berani memanipulasi pasar dan menipu rakyat akan kami proses sesuai hukum. Kami tidak takut karena rakyat bersama kami,” tegasnya dengan lantang.


Pada kesempatan ini, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menyatakan Pemkab Tuban akan selalu mendukung program pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, tidak terkecuali warga Kabupaten Tuban. Pokok-pokok pikiran yang sampaikan dalam pidato kenegaraan tersebut, menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk menyusun program pembangunan.


Sejalan dengan hal tersebut, Pemkab Tuban akan melakukan sinkronisasi dan menyelaraskan program pembangunan di Kabupaten Tuban dengan pemerintah provinsi maupun pusat. “Pada tahun 2026, Pemkab Tuban segera dilakukan linearisasi program,” jelasnya. Pemkab Tuban juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memaksimalkan gerak perekonomian hingga sektor rumah tangga.


Mas Lindra mengatakan peringatan HUT ke-80 RI menjadi momentum untuk menebalkan rasa nasionalisme dan memperkuat persatuan. Warga Kabupaten Tuban diharapkan menjaga demokrasi. “Mari kita bersama-sama berkolaborasi, berinovasi untuk terus memberikan karya nyata,” tandasnya. (bp).

Berita Terbaru