Tampilkan postingan dengan label wabup tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wabup tuban. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2025

WABUP TUBAN AJAK PEMERINTAH DESA PERKUAT KOLABORASI DAN SINKRONKAN PROGRAM




TUBAN, MCE – Pemkab Tuban terus mendorong peningkatan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono pada kegiatan Silaturahmi dan Rapat Kerja Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Dewan Pengurus Kecamatan Semanding, Sabtu (29/11/2025). Berlokasi di Balai Desa Prunggahan Kulon, pertemuan ini dihadiri Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, perwakilan Forkopimka Semanding, pengurus dan anggota PPDI Kecamatan Semanding.


Kegiatan silaturahmi dan rapat kerja PPDI Kecamatan Semanding tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi perangkat desa untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kompetensi, serta menyelaraskan gerak pembangunan desa dengan arah pembangunan Kabupaten Tuban secara keseluruhan.


Dalam arahannya, Wabup Tuban, Joko Sarwono menekankan pentingnya penyelarasan program strategis pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Tuban dengan program desa. Tujuannya, agar pembangunan dapat berjalan selaras dan memberikan dampak lebih luas. Salah satu yang menjadi fokus adalah program pengentasan kemiskinan.


Wabup Tuban menerangkan perlu langkah bersama agar program di desa benar-benar tepat sasaran dan membawa dampak yang lebih besar. “Ketika dijalankan secara selaras, program akan menjadi efektif, efisien, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.


Wabup juga menyoroti pentingnya keselarasan program pemberdayaan masyarakat yang disusun pemerintah desa dengan kebijakan daerah. Dengan demikian, pengembangan warga dapat sejalan dengan kebutuhan daerah, baik dari sektor UMKM maupun kebutuhan dunia usaha, sehingga manfaatnya lebih besar bagi masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, Wabup Joko Sarwono menyampaikan terima kasih kepada para kepala desa dan perangkat desa atas dedikasi mereka dalam melayani warga. Ia berpesan agar perangkat desa terus mengedepankan pelayanan publik yang tulus dan profesional. “Dalam melaksanakan tugas, kita harus mampu mengesampingkan kepentingan pribadi. Berikan pelayanan dengan hati, ikhlas membantu dan melayani masyarakat,” tuturnya.


Lebih lanjut, Wabup mendorong perangkat desa untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui organisasi profesi. Keberadaan PPDI dan wadah sejenis menjadi sarana berbagi ilmu dan pengalaman antarperangkat desa lintas wilayah untuk kemudian diadaptasi sesuai kebutuhan desa masing-masing.


Sementara itu, Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro mengatakan pentingnya perencanaan program yang cermat dan berorientasi tujuan. Menurutnya, masukan dari perangkat desa sangat berharga bagi Pemkab maupun DPRD dalam merumuskan kebijakan pembangunan.


“Kita harus melangkah bersama, saling menguatkan, dan menempatkan pelayanan masyarakat sebagai tujuan utama. Kolaborasi yang baik akan membawa kemajuan bagi Kabupaten Tuban,” ujarnya. (bp).

Rabu, 30 Juli 2025

Wabup Tuban Ngopi Bahas Stunting




TUBAN, MCE - Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono menghadiri acara Ngobrol Pintar Bicara Stunting (Ngobat Canting) yang diselenggarakan Dinkes P2KB Tuban, Rabu (30/07). Berlokasi di Hutan Kota Abhipraya Tuban, kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan HUT ke-18 Ikatan Penyuluh KB (IPeKB).


 

Dalam sambutannya, Wabup Tuban, Joko Sarwono memberikan apresiasi atas ide kreatif yang digagas Dinkes P2KB, Penyuluh KB, Duta Genre, yang berhasil mengoptimalkan fenomena ngopi di kalangan remaja. Dinkes P2KB Tuban sebagai leading sector diharapkan mengolaborasikan kegiatan ini dengan program yang disusun tim pencegahan dan penurunan stunting. Dukungan stakeholder hingga komunitas dan masyarakat akan melipatgandakan output dan outcome-nya.


 

Wabup Tuban menyatakan stunting yang menjadi permasalahan nasional harus mendapat atensi semua pihak, termasuk sosok ayah. Pemahaman yang lengkap akan membentuk kesadaran guna mencegah stunting.


 


Lebih lanjut, Pemkab Tuban telah menetapkan pencegahan dan penurunan stunting menjadi program prioritas. Komitmen tersebut selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas kesehatan bangsa Indonesia. "Karena itu kami harap dukungan semua pihak untuk ambil bagian dari langkah besar ini," ungkapnya.


 


Joko Sarwono menambahkan Pemkab Tuban terus berupaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tuban. Salah satunya pada penguatan bidang kesehatan. Perbaikan dan memantapkan sapras bidang kesehatan menjadi jantung pelayanan kesehatan yang merata dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.


 

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, Esti Surahmi menjelaskan Ngobat Canting dilatarbelakangi maraknya fenomena cafe sebagai tempat berkumpul masyarakat, terutama generasi muda. Mengadaptasi fenomena tersebut, selanjutnya kegiatan ngopi dikemas dengan pembahasan santai tentang stunting dan penyuluhan KB. Dengan demikian, sosialisasi tentang stunting dan KB dapat lebih optimal.



"Selain itu, kami memaksimalkan pelayanan KB di seluruh fasyankes. Sosialisasi terkait peran ayah yaitu Gerakan Ayah Teladan Indonesia juga terus dimasifkan," terangnya.


 

Esti mengatakan visi besar peringatan Harganas tahun ini berfokus untuk memaksimalkan peran ayah. Selain sebagai kepala keluarga, peran ayah terus didorong untuk lebih aktif berkegiatan bersama anak. Mulai dari mengantar sekolah, mendampingi belajar, maupun bermain dengan anak. "Ayah bersama ibu saling mendukung untuk mendidik dan merawat anak. Sesuai dengan tema tahun ini, yaitu Dari keluarga menuju Indonesia Maju," jelasnya. (bp).

Sabtu, 26 Juli 2025

Wabup Tuban Hadiri Pelantikan Pengurus Fatayat NU se-Kabupaten Tuban




TUBAN, MCE - Jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting Fatayat NU masa Khidmat 2025-2028 se-Kabupaten Tuban di Pendopo Krido Manunggal, Sabtu (26/07/2025). Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Siti Maulidah, M.Pd.


Pelantikan Fatayat NU Tuban dihadiri Wabup Tuban, Drs. Joko Sarwono, Wabup Kediri, Dewi Mariya Ulfa, anggota DPRD Jatim, Fauzan Fuadi, Ketua PCNU Tuban, Ahmad Damanhuri, Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, Anggota DPRD Tuban, Banom NU dan pimpinan organisasi perempuan lainnya.


Wabup Tuban, Joko Sarwono mengungkapkan Fatayat NU merupakan organisasi yang sangat berpotensi menjadi penggerak utama dalam memberdayakan perempuan. Terlebih lagi bagi generasi muda agar lebih aktif dan produktif dalam berbagai bidang kehidupan.


Lebih lanjut, Fatayat bukan hanya organisasi sosial keagamaan, tapi juga agen perubahan yang dapat berkontribusi besar dalam pembangunan Kabupaten Tuban. "Perempuan muda harus didorong untuk mengambil peran aktif, baik dalam pendidikan, ekonomi, hingga pelestarian budaya dan nilai-nilai agama," ungkapnya.


Wabup Joko Sarwono menegaskan komitmen Pemkab Tuban untuk mendukung program-program Fatayat NU. Langkah kolaboratif tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tuban.


Mantan Kepala Bappeda Tuban ini berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat inovasi. Program kerja yang disusun hendaknya sinkron dengan program Pemkab Tuban, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.


Ketua PW Fatayat NU Jatim, Siti Maulidah berpesan anggota Fatayat NU dapat selalu istiqomah berkhidmat di NU. Dedikasi anggota membawa kontribusi terhadap kemajuan jamiyah NU.


Siti Maulidah berpesan agar anggota Fatayat Tuban dapat selalu bersinergi dengan Pemkab Tuban. Komitmen tersebut sebagai bukti nyata kontribusi perempuan NU dalam rangka memajukan peradaban. (bp).

Jumat, 20 Mei 2022

Wabup Harap Harkitnas 2022 Jadi Momen Bangkit dari Pandemi


 



TUBAN, MCE – Wakil Bupati Tuban, H. Riyadi, SH., menyerukan semangat bangkit dari pandemi Covid-19 pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022 di halaman Kantor Pemkab Tuban, Jumat (20/05). Turut hadir pada kegiatan ini Perwakilan Forkopimda, Sekda Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Staf Ahli, Asisten dan Pimpinan OPD dengan peserta upacara dari pegawai Pemkab dan perwakilan organisasi pemuda serta mahasiwa.


 


Wabup Riyadi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kesempatan ini membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate mengingatkan, bahwa peringatan Harkitnas 2022 untuk tidak hanya dimaknai sebatas seremonial saja. Lebih dari itu menjadi tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 dan krisis multi-dimensi yang sedang melanda dunia.


 


Lebih lanjut, penanganan Covid-19 secara nasional yang kian membaik berimplikasi pada aktivitas masyarakat yang berangsur pulih dan kembali normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan ekonomi secara nasional yang tumbuh sebesar 5,01 persen.


 


“Mari kita bekerja keras dan bersinergi menjaga, mempertahankan, dan meningkatkan perekonomian nasional Indonesia,” serunya.


 


Wabup Riyadi juga menjelaskan peringatan ini menjadi momentum untuk merefleksi atas peristiwa lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo. Boedi Oetomo menjadi organisasi berideologi nasional yang mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa berikutnya. Semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk dikontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini.


 


“Kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkapnya. (sg). 

Rabu, 18 Mei 2022

Hadiri Halal Bihalal PGRI Senori, Wabup: Terimakasih Atas Keikhlasan Pengabdian untuk Kemajuan Pendidikan


 



TUBAN, MCE - Wakil Bupati Tuban Riyadi menghadiri halal - bihalal yang dilaksanakan oleh keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Senori, Rabu,18 Mei 2022.


 


Bertempat di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, kegiatan diikuti ratusan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dari tingkat KB,TK, SD sampai pendidikan menengah yang mengabdi di Kecamatan Senori.


 


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tuban Riyadi mengatakan, pemkab sangat terbantu dengan adanya organisasi PGRI, sebab masa depan bangsa tidak hanya ditandai dengan pembangunan fisik saja, namun keseimbangan untuk mengimplementasikan amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan sumber daya manusia unggul. Bicara masalah pembangunan SDM tidak lepas dari peranan guru, pendidik, dan tenaga pendidikan, bapak ibu semua," ucapnya


 


Wabup mendoakan, ketulusan para guru untuk mendidik generasi penerus Kabupaten Tuban menjadi amal jariyah. Wabup mengajak semua elemen dunia pendidikan untuk terus berjuang dengan ikhlas dalam mencerdaskan anak bangsa serta membangun SDM unggul. " Semoga ini menjadi ladang amal untuk ibu bapak semua, terima kasih saya ucapkan atas keikhlasan panjenengan dalam mendidik anak- anak kami," ungkapnya.


 



Sementara itu,  Sekretaris II PGRI Tuban Rinda Tuti mengingatkan kembali peranan guru dan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas mulianya.


 


Rinda  mengatakan, PGRI sebagai organisasi profesi,  terus berkomitmen memperjuangkan nasib para guru honorer dan tenaga pendidik kategori maupun non-kategori di bawah Kemendikbudristek.


 


PGRI Tuban juga telah ikut mengantarkan ribuan pendidik, dan tenaga pendidik di Kabupaten Tuban lolos dalam rekruitmen PPPK. Ini dibuktikan sebanyak 1.318 tenaga pendidikan diterima sebagai PPPK dan telah mendapat surat keputusan (SK). "Mereka patut menerima karena sudah mengabdi 10 tahun lebih," tutur Rinda.


 


Adapun untuk gelombang ke- II berjumlah 744 tenaga pendidik juga akan dilantik menjadi PPPK. Sisanya, 267 tenaga pendidikan guru GTT dalam passing grade juga telah dinyatakan lolos,  Namun, belum mendapatkan formasi. Hal ini perlu ada fasilitasi dari  pemerintah daerah lewat Dinas Pendidikan untuk melakukan pemetaan. "Masih banyak formasi di sekolah-sekolah belum terisi," pungkasnya.


 


Acara tersebut dihadiri pula oleh Forkopimcam Kecamatan Senori, Ketua PGRI Kabupaten Tuban, Pengawas TK-SD, PAI, serta Koordinator Pendidikan Wilayah Kecamatan Senori. (bp).

Kamis, 24 Maret 2022

Wabup Riyadi Membuka Musrenbang Kabupaten Tuban 2022, Jelaskan 4 Program Prioritas Pemkab Tuban Tahun 2023




TUBAN, MCE – Wakil Bupati Tuban, H. Riyadi, SH., membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tuban Tahun 2022, Kamis (24/03/2022) di Pendopo Krido Manunggal Tuban. Pelaksanaan Musrenbang ini dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Tuban Tahun 2023.


Dalam sambutannya, Wabup Riyadi mengungkapkan penyusunan RKPD Kabupaten Tuban 2023 diselaraskan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2023 dengan tema ‘Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’. Juga selaras arah kebijakan pembangunan provinsi Jawa Timur berupa peningkatan dan pemerataan kualitas Sumberdaya Manusia untuk mendukung daya saing menyambut era industri perdagangan dan jasa berbasis agro guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Berdasarkan pedoman tersebut, lanjut Wabup, Pemkab Tuban memiliki 4 prioritas pembangunan Kabupaten Tuban di Tahun 2023. Pertama, peningkatan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi, untuk layanan dasar dan peningkatan lingkungan yang berketahanan bencana. Kedua, penguatan berkelanjutan reformasi struktural perekonomian, berdaya, dan bernilai tambah. Ketiga, peningkatan kualitas pembangunan manusia melalui penyelenggaraan layanan dasar, peningkatan keterampilan teknis pelaku ekonomi dan ketenagakerjaan serta perlindungan sosial yang produktif. Keempat, perwujudan kualitas dan kinerja ASN sesuai tuntutan ekologis struktur yang sederhana, tata kelola yang terintegrasi berbasis elektronik, dan transformasi pelayanan yang adaptif. 


“Tujuan akhirnya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Tuban,” ungkapnya.



Kang Riyadi sapaan akrab Wabup Tuban meminta pimpinan OPD melakukan percepatan penyusunan RKPD. Langkah tersebut dilakukan secara simultan dan saling berkoordinasi lintas OPD. Penyusunan RKPD juga mempertimbangan kekuatan anggaran dan manfaatnya. “Agar penyusunan RKPD terintegrasi, selesai tepat waktu dan dapat segera ditindaklanjuti,” tuturnya.


Sementara itu mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Hadi Sulistyo, M.Si., menerangkan sejumlah program prioritas provinsi Jawa Timur diantaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi utamanya pada masa pandemi ini. Tidak hanya itu, juga disusun program guna menekan angka pengangguran terbuka dan persentase penduduk miskin. “Penyusunan RKPD kabupaten kota diharapkan dapat menyesuaikan dengan arah kebijakan pemprov Jatim,” jelasnya.


Mengingat pelaksanaan Musrenbang provinsi Jawa Timur akan dilaksanakan pada bulan April mendatang, Hadi Sulistyo meminta agar Kepala Bappeda dan Litbang Tuban menggenjot OPD untuk menyusun program pembangunan yang akan dikerjakan pada tahun 2023. Hasil Musrenbang Kabupaten Tuban akan diteruskan di tingkat provinsi untuk dikaji lebih lanjut.


Untuk diketahui, pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Tuban tahun 2022 diikuti Sekda Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD dan Camat, akademisi, pelaku usaha, organisasi keagamaan, masyarakat, kepemudaan dan organisasi disabilitas di Kabupaten Tuban. Kegiatan ini juga disiarkan melalui streaming youtube, sehingga bisa dilihat oleh semua masyarakat. (bp).

Jumat, 25 Februari 2022

Wabup Tuban Hadiri Pembangunan Ponpes Pertama di Desa Banjaragung




TUBAN, MCE - Wakil Bupati Tuban, H. Riyadi, SH., menghadiri peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Lembaga Pendidikan Masjid Tasyakur di desa Banjaragung, Rengel, Jumat (25/02/2022). Hadir pada kegiatan ini, Camat Rengel, Eko Wardono bersama Forkopimka Rengel, Kepala Desa dan perangkat desa, serta warga sekitar dan santri.


Dalam sambutannya, Wabup Tuban, Riyadi, SH., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan warga yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan pondok pesantren. Harapannya, kehadiran ponpes membawa manfaat utamanya warga desa Banjaragung. "Apa yang telah disumbangkan pada pembangunan pondok akan menjadi pahala bagi kita semua," tuturnya.



Wabup Tuban menerangkan pondok pesantren menjadi salah satu wahana pendidikan sekaligus pembentukan karakter anak. Ilmu dan penguatan akhlak menjadi pondasi dan bekal anak di masa mendatang. Anak-anak saat ini menjadi investasi di masa mendatang.


Keberhasilan pendidikan menjadi tanggung jawab semua pihak. Pemerintah daerah mendukung peningkatan infrastruktur lembaga pendidikan. Guru maupun ustadz berperan dalam pengajaran ilmu pengetahuan yang diterima anak. Sedangkan, orang tua diharapkan mendukung pendidikan anak masing-masing. "Harus saling menguatkan dan membangun kerjasama sehati," ungkapnya.



Wabup asal desa Maibit ini mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19 di kabupaten Tuban. Disiplin protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi Covid-19 akan mendukung keberhasilan penanganan Covid-19 di kabupaten Tuban.


Kepala Desa Banjaragung, Sudarman menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan doa restu Wabup Tuban. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi warga desa untuk bersama-sama saling bergotong royong.  


Sudarman yang juga Pembina Ponpes Lembaga Pendidikan Masjid Tasyakur berterimakasih kepada semua pihak yang ikut menyokong pembangunan ponpes yang baru pertama ada di Desa Banjaragung. "Semoga bermanfaat bagi warga Desa Banjaragung pada khususnya, dan seluruh masyarakat Kabupaten Tuban pada umumnya," ujarnya. (bp).

Berita Terbaru