Minggu, 30 Agustus 2026

​Aksi Gemilang! Pelajar SMKN 1 Bojonegoro Raih Juara 3 Lomba Gerak Jalan Pramuka





​BOJONEGORO, MCE - Semangat kemerdekaan yang membara di Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan cerita manis dari dunia pendidikan. Tim Gerak Jalan Pramuka Penegak Putri SMKN 1 Bojonegoro sukses mempersembahkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi Lomba Gerak Jalan Pramuka Penggalang dan Penegak Tahun 2026. Minggu (30/8/2026). 


​Ajang perlombaan ini digelar secara khusus dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Berkat kekompakan, kedisiplinan, serta latihan intensif yang dijalani, para srikandi muda SMKN 1 Bojonegoro ini berhasil memukau dewan juri dan penonton di sepanjang rute perlombaan.


​Prestasi ini turut mendapat apresiasi hangat dari berbagai pihak, termasuk Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro, Maskun, S.Pd., M.M, yang menyampaikan rasa bangga atas kerja keras dan dedikasi para peserta didik. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Gerakan Pramuka di wilayah Bojonegoro.


​Melalui pencapaian ini, diharapkan dapat menjadi motivasi serta inspirasi bagi generasi muda dan pelajar lainnya di Bojonegoro untuk terus menorehkan prestasi positif, baik di bidang akademik maupun non-akademik, khususnya dalam menyemarakkan semangat nasionalisme di bumi pertiwi. (bp). 

Tim Banjari SMK Negeri 3 Tuban Juara 1 HUT RI ke-81, Buktikan Talenta Muda Tak Terbendung ​



Tuban, MCE – Sebuah prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh siswa-siswi SMK Negeri 3 Tuban. Dengan penuh percaya diri dan persiapan matang, Regu Banjari sekolah tersebut sukses meraih predikat Juara 1 dalam ajang bergengsi Festival Banjari Tingkat Kecamatan dalam rangka HUT RI ke-81 yang diselenggarakan di Kecamatan Merakurak. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, melainkan juga menjadi bukti nyata bahwa talenta muda seni budaya Islam di Kabupaten Tuban memiliki kualitas yang patut diperhitungkan dan tak terbendung. Minggu (30/8/2026). 


Kehadiran tim Banjari SMKN 3 Tuban di atas panggung benar-benar memukau juri dan ratusan pasang mata yang memadati lokasi lomba. Dengan melantunkan sholawat dan irama rebana yang rancak namun harmonis, mereka berhasil menghadirkan atmosfer yang syahdu sekaligus penuh semangat patriotisme, selaras dengan semangat peringatan kemerdekaan.


​Kepala SMK Negeri 3 Tuban, Sholahuddin, S.T., M.Si., yang mendampingi langsung para siswa, menyambut kemenangan ini dengan penuh rasa bangga dan haru. Beliau menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar tentang trofi, melainkan tentang dedikasi, latihan keras, dan doa yang tak pernah putus dari seluruh keluarga besar sekolah.


​"Semoga prestasi ini menjadi pemicu motivasi bagi para siswa untuk terus berkreasi, berlatih lebih giat lagi, dan senantiasa mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang," ujar Bapak Sholahuddin.


​Lebih dari itu, kemenangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk menyeimbangkan kemampuan akademik dengan karakter yang kuat. Pesan moral yang dititipkan dari pencapaian ini adalah, "Teruslah berprestasi dengan tetap mengedepankan iman dan akhlak yang mulia," tandasnya. (bp). 



​Lintasi Batas Zaman, Tuban Specta Night Carnival 2026 Sukses Hipnotis Ribuan Pasang Mata


TUBAN, MCE - Langit Kota Tuban mendadak berubah menjadi panggung megah yang menghipnotis ribuan pasang mata. Gelaran Tuban Specta Night Carnival (TSNC) 2026 pada Sabtu malam (29/8) sukses mencuri perhatian publik, menyuguhkan perpaduan kolosal antara tradisi, estetika modern, dan kepedulian sosial yang mendalam.


​Mengusung tema besar "Beyond the Age", sebanyak 20 regu pilihan tampil habis-habisan memamerkan parade spektakuler. Sepanjang rute yang membentang dari Alun-alun Tuban hingga kawasan jalan protokol, lautan manusia tumpah ruah demi menyaksikan langsung mahakarya seni dan kreativitas tanpa batas ini.


​Namun, di balik megahnya kostum tematik dan dentuman irama yang menghentak, ada momen sakral yang berhasil menggetarkan jiwa. Kemeriahan TSNC 2026 dibuka secara khidmat melalui doa bersama yang dipersembahkan khusus bagi saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang tengah berjuang menghadapi bencana.


​Seketika, gemerlap lampu panggung meredup, berganti dengan lautan flashlight dari ribuan gawai warga yang menyala serempak di udara malam. Pemandangan ini menjelma menjadi simbol universal penuh haru—sebuah manifestasi solidaritas, doa, dan asa yang berpijar untuk keselamatan bangsa.


​Usai mengheningkan cipta dalam kebersamaan, langit Kota Tuban meledak dalam kemeriahan pesta kembang api. Suasana berubah drastis menjadi dinamis, penuh warna, dan membakar semangat penonton yang memadati jalur protokol.


​Melalui sajian yang menjembatani seni tradisi dan inovasi kontemporer, TSNC 2026 menegaskan pesan kuat: budaya lokal tidak pernah usang oleh waktu, melainkan terus hidup, bergerak, dan berakar kuat di tengah dinamika zaman.


Tuban Specta Night Carnival 2026: Beyond the Age — Kreativitas Tanpa Batas, Budaya Tetap Berakar. (bp). 

Jumat, 28 Agustus 2026

Respons Tegas Bupati Lamongan: Sikat Pungli Pasar dan Wajibkan Transaksi Non-Tunai



​Lamongan, MCE - Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi, mengambil langkah tegas menyusul keresahan para pedagang terkait praktik pungutan liar (pungli) dan jual-beli kartu hijau di lingkungan pasar daerah. Melalui instruksi resmi, pemerintah daerah memastikan tidak ada ruang bagi oknum yang bermain-main dengan hak pedagang kecil. Jumat (28/8/2026). 


​Berikut adalah pokok penertiban yang kini resmi diberlakukan:


​• Pengawasan Ketat SPI: Satuan Pengawas Internal (SPI) Perumda Pasar diinstruksikan untuk mengawal ketat seluruh arus pungutan dan setoran pendapatan.

​• Revisi Regulasi Tarif: Manajemen diwajibkan menata ulang aturan pungutan pasar sesuai ketentuan yang berlaku agar lebih berkeadilan.

​• Transparansi Publik: Pemasangan banner rincian tarif resmi wajib dilakukan di area pasar setelah aturan baru diterbitkan demi mencegah salah paham.

​• Digitalisasi Pembayaran: Seluruh transaksi keuangan kini dialihkan menggunakan sistem non-tunai langsung ke rekening resmi Perumda Pasar Lamongan.


​Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat serta pengaduan resmi dari aliansi "Pedagang Pasar Yang Menuntut Keadilan" yang merasa dirugikan oleh ketidakjelasan biaya dan praktik sewa lapak yang tidak transparan.


​Plt. Direktur Perumda Pasar Lamongan, Nurul Mukminin, membenarkan adanya temuan oknum yang memungut biaya sewa stand secara tidak transparan di lapangan, termasuk di wilayah Pasar Ikan. Pihaknya memastikan proses sosialisasi kepada para pedagang melalui paguyuban serta pendataan kartu pembayaran non-tunai saat ini sedang berjalan.


​Dengan kebijakan baru ini, para pedagang berharap praktik pungli dapat segera diberantas tuntas dan iklim perdagangan di Lamongan kembali bersih serta transparan. (s.genk/MCE). 

​Rumah Rasa Toko Kelontong, Plafon Rumah Eks Pejabat Bea Cukai Isinya Bukan Cicak, Tapi Duit 2,8 Miliar




​Jakarta, MCE - Mau heran, tapi ya... beginilah Indonesia. Kalau maling sandal dihakimi massa sampai babak belur, tapi kalau pejabat maling uang rakyat, tempat penyimpanannya malah naik kelas ke level arsitektur interior mewah: di atas plafon. 


​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja bikin penemuan yang bikin geleng-geleng kepala. Saat menggeledah rumah milik tersangka kasus importasi di Ditjen Bea Cukai, Gatot Heroe Hernanda (GHH), penyidik tidak cuma menemukan debu atau sarang laba-laba. Di atas langit-langit rumah (yang rupanya rumah kedua, bos!), nongkrong dengan santainya uang tunai senilai Rp 2,8 miliar.


​Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, dengan santai mengonfirmasi kalau duit gepokan dalam pecahan Dolar Singapura dan Dolar AS itu memang sengaja 'dipelihara' di balik plafon.


“Betul itu ada disimpan di atas plafon. Dan itu rupanya rumah yang kedua,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (26/8/2026).


​Usut punya usut, penggeledahan ini nggak cuma mampir di satu titik. Penyidik menyisir rumah Gatot di Malang hingga beberapa daerah lain yang terafiliasi dengan keluarganya. Hasilnya? Ya itu tadi, alih-alih genteng bocor yang ketemu, malah brankas gelap ala kadarnya di atap rumah yang bikin kagum sekaligus elus dada.


​Buat para pembaca yang dirumahnya sering bunyi kriet-kriet di atas plafon, coba dicek lagi. Jangan-jangan bukan tikus yang lewat, tapi tumpukan valas hasil "kreativitas" birokrasi.


​KPK saat ini masih mendalami asal-usul uang gepokan tersebut. Apakah ini bagian dari hobi baru pejabat menabung di atas genteng, atau sekadar titipan malaikat lewat? Kita tunggu saja babak selanjutnya di pengadilan. 


​Mau bahas kasus hukum mana lagi yang kelakuannya bikin darah tinggi tapi bikin ketawa miris. (bp). 

​Adu Kreativitas di Alam Terbuka: KEMBARA 2026 MTs Bojonegoro Resmi Digelar, Libatkan Ribuan Peserta




​BOJONEGORO, MCE - Suasana semarak dan penuh semangat kebersamaan terlihat di Bumi Perkemahan Growgoland, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 2.265 peserta dari 116 lembaga Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Bojonegoro tumpah ruah mengikuti kegiatan Perkemahan KEMBARA 2026.


​Kegiatan perkemahan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 28 Agustus 2026 hingga Minggu, 30 Agustus 2026 ini mengusung tema besar: "Penggalang Madrasah Berkarakter, Tangguh, Berbakti untuk Negeri".


​Berdasarkan laporan panitia, perhelatan akbar ini diikuti oleh kontingen putra yang menempati 113 tenda dengan total 1.203 peserta, serta kontingen putri yang menempati 97 tenda dengan total 1.062 peserta.


​Panitia pelaksana yang berasal dari unsur MTs Kabupaten Bojonegoro, yang turut dibantu oleh satuan sangga dari siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) di sekitar bumi perkemahan, mengemas acara ini dengan konsep Pramuka Fun dan aksi bakti masyarakat.


​Mengusung semboyan KEMBARA RAKAPRAH (Rajin, Kreatif, Peduli, Terarah), kegiatan ini didukung penuh melalui kontribusi peserta, dana bantuan Pemkab Bojonegoro, serta pihak sponsor.


​Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran penting, mulai dari unsur Forkopimda Bojonegoro, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro beserta jajaran, unsur Forkopimcam Dander, Perum Perhutani (ADM Kehutanan), Kepala Desa Ngunut bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro.


​Melalui kegiatan ini, ribuan anggota pramuka penggalang madrasah diharapkan mampu menempa kemandirian, memperkuat solidaritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas sesuai dengan motto pramuka: "Satyaku Ku Darmakan, Darmaku Kubaktikan". (bp). 

​Jawara Wushu dari Kediri, Iffat Khoirun Nisa Sukses Harumkan SMKN 1 di Kancah Nasional




Kediri, [28/8/2026] – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Kota Kediri. Iffat Khoirun Nisa, siswi kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan 1 (DPIB 1) di SMKN 1 Kediri, berhasil meraih gelar Juara 3 dalam Kejuaraan Wushu Tingkat Nasional "CSHI CUP 2026".


​Kompetisi bergengsi yang diikuti oleh para atlet wushu muda dari berbagai penjuru tanah air ini berlangsung pada tanggal 22 hingga 23 Agustus 2026. Keberhasilan Nisa meraih medali perunggu ini merupakan bukti dedikasi dan kerja kerasnya dalam cabang olahraga bela diri wushu.


​Dalam foto yang diterima redaksi, Nisa tampak sumringah mengenakan seragam sekolah dan medali kebanggaannya. Ia juga memegang sertifikat penghargaan sebagai tanda keberhasilannya dalam kompetisi tersebut.



​Keberhasilan Iffat Khoirun Nisa tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri dan keluarganya, namun juga mengharumkan nama sekolah dan Kota Kediri. Hal ini menunjukkan bahwa siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki potensi yang luar biasa tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang non-akademik seperti olahraga.



​Pihak sekolah, dalam hal ini SMKN 1 Kediri, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Nisa. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus mengembangkan bakat dan minatnya, serta tidak takut untuk bermimpi dan meraih prestasi setinggi-tingginya.



​Selamat kepada Iffat Khoirun Nisa! Terus berprestasi dan menginspirasi. (bp/MCE).

Berita Terbaru