Jakarta, MCE - Perjalanan diplomasi kadang menyisakan cerita tak terduga. Di tengah padatnya jadwal menuju Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Presiden Prabowo Subianto membuat persinggahan singkat namun bermakna di Osaka, Jepang. Bukan sekadar mengisi bahan bakar, kesempatan beberapa jam di hari Sabtu ini dimanfaatkannya untuk menengok langsung kemajuan bangsa di kancah internasional. Sabtu (20/9/2025).
Tujuan utamanya adalah Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka. Di antara 158 negara peserta, paviliun kita berdiri gagah dengan tema "Thriving in Harmony – Nature, Culture, Future." Filosofi Tri Hita Karana dari Bali yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan, terpancar kuat di setiap sudutnya. Kehadiran Presiden Prabowo di sana seolah menjadi penegasan bahwa Indonesia serius membawa nilai-nilai luhur ini ke panggung dunia.
Kunjungan ini bukan hanya seremonial. Di balik arsitektur yang memukau, Expo 2025 Osaka telah menjadi ajang sukses bagi diplomasi ekonomi Indonesia. Buktinya, komitmen investasi senilai 23,8 miliar dolar AS berhasil dicapai, dengan target realisasi mulai tahun 2026. Angka ini menunjukkan betapa besar kepercayaan global terhadap potensi Indonesia.
Setiap hari, sekitar 30.000 pengunjung memadati paviliun kita, terpukau oleh kekayaan budaya dan inovasi Indonesia. Dengan target total pengunjung hingga 3,5 juta orang selama pameran, paviliun ini tak hanya menjadi etalase, tetapi juga jembatan untuk memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang kaya akan warisan budaya, sumber daya alam, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Setelah memberikan semangat kepada tim Indonesia di Osaka, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanannya menuju New York, membawa serta optimisme baru dan bukti nyata bahwa Indonesia mampu bersaing, bahkan menginspirasi, di kancah global. (bp).
Sumber: Setkab RI
