TUBAN, MCE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tuban dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif terus diperkuat. Selaras dengan visi Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., untuk selalu hadir di tengah masyarakat, Pemerintah Kecamatan Semanding menginisiasi terobosan melalui program DIMAS GADING (Diskusi Masalah Warga Semanding).
Forum ini dirancang sebagai wadah dialog organik—sebuah ruang di mana sekat antara birokrasi dan masyarakat dilebur untuk mencari solusi atas berbagai persoalan di tingkat akar rumput.
Edisi ke-9 DIMAS GADING digelar di Balai Pertemuan Dusun Krajan, Desa Bektiharjo, pada Kamis (29/01/2026). Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Semanding, Dwi Putri Novianie, hadir memimpin jalannya diskusi yang juga diikuti oleh jajaran Pemerintah Desa Bektiharjo, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam keterangannya, Sekcam Semanding, Dwi Putri Novianie, mengungkapkan bahwa program ini lahir dari tingginya interaksi dan aduan warga melalui kanal media sosial kecamatan. Menyadari pentingnya validasi lapangan, pihak kecamatan memilih strategi "jemput bola".
"Kami tidak ingin hanya menunggu laporan di balik meja. DIMAS GADING adalah upaya kami memahami kebutuhan warga secara mendalam dengan berkomunikasi langsung tanpa perantara," ujar Dwi Putri. Pendekatan partisipatif ini terbukti efektif dalam membangun kembali kepercayaan publik serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.
Sepanjang forum, warga tampak antusias menyampaikan aspirasi yang mencakup berbagai aspek, mulai dari percepatan layanan kependudukan, pemerataan pembangunan infrastruktur, hingga optimalisasi potensi lokal desa. Di sisi lain, pemerintah kecamatan juga memanfaatkan momen ini untuk mensosialisasikan program strategis daerah agar selaras dengan kebutuhan di tingkat desa.
"Bukan sekadar silaturahmi, kami datang untuk mendengar, mencatat, dan menindaklanjuti aspirasi tersebut," tegas Sekcam.
Yatno, salah seorang warga Dusun Krajan, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterbukaan Pemerintah Kecamatan Semanding. Baginya, forum ini memberikan kepastian hukum dan administratif karena warga mendapatkan jawaban langsung dari pemangku kebijakan.
"Kami sangat terbantu karena bisa mengeluarkan 'uneg-uneg' secara leluasa. Tadi kami sampaikan soal distribusi pupuk dan perbaikan infrastruktur. Harapan kami sederhana, semoga apa yang kami keluhkan hari ini bisa segera terealisasi dalam waktu dekat," pungkas Yatno.
Dengan konsistensi pelaksanaan DIMAS GADING, Pemerintah Kecamatan Semanding berharap mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang tidak hanya melayani, tetapi juga mengayomi dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat. (bp).
