KENDURUAN, MCE – Kabar membanggakan datang dari ujung barat Kabupaten Tuban. SMA Negeri 1 Kenduruan sukses mencatatkan lonjakan prestasi yang fenomenal pada seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, jumlah siswa yang lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) meningkat drastis hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rabu (1/4/2026).
Jika pada tahun lalu sekolah ini meloloskan 5 siswa, tahun ini sebanyak 10 siswa dipastikan mengamankan kursi di kampus impian tanpa tes. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di wilayah pinggiran mampu bersaing dan berbicara banyak di kancah nasional.
Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin tim Bimbingan Konseling (BK) SMAN 1 Kenduruan yang digawangi oleh Dwi Ika Safitri, S.Pd. dan Pengky Septema Eka Pambudi, S.Pd. Melalui pemetaan minat dan analisis peluang yang presisi, mereka berhasil mengawal langkah para siswa menuju gerbang PTN.
Menariknya, torehan prestasi tahun ini didominasi oleh deretan siswa dari kelas XII-3, yang menjadi penyumbang terbanyak dalam daftar kelulusan SNBP tersebut.
Kepala SMAN 1 Kenduruan menyatakan bahwa pencapaian ini adalah refleksi dari ekosistem pendidikan yang sehat di sekolah. Ia menekankan bahwa lolosnya siswa di jalur SNBP bukan sekadar angka, melainkan sebuah pengakuan atas kualitas sekolah.
"Diterimanya siswa di PTN lewat jalur prestasi menunjukkan bahwa kita mampu membina potensi akademik maupun non-akademik dengan sangat baik. Ini adalah hasil kerja keras kolektif; mulai dari siswa, guru, hingga seluruh tenaga kependidikan," ujarnya dengan nada bangga.
Lebih lanjut, beliau merinci lima poin krusial dibalik rasa bangga pihak sekolah:
1. Pengakuan Kualitas: Bukti nyata pembinaan prestasi yang sistematis.
2. Sinergi Bersama: Keberhasilan yang lahir dari dukungan lingkungan sekolah yang suportif.
3. Reputasi Sekolah: Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas SMAN 1 Kenduruan.
4. Inspirasi Adik Kelas: Menjadi bahan bakar motivasi bagi siswa kelas X dan XI untuk mengikuti jejak serupa.
5. Kebanggaan Emosional: Rasa haru melihat anak didik melenggang ke jenjang pendidikan tinggi tanpa hambatan tes tulis.
Peningkatan jumlah siswa yang lolos secara signifikan ini menjadi tamparan positif bagi pandangan sebelah mata terhadap sekolah di wilayah kecamatan. SMAN 1 Kenduruan membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat dari guru BK dan semangat juang siswa, keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk menembus universitas bergengsi.
Kini, sepuluh nama tersebut resmi menjadi duta SMAN 1 Kenduruan di berbagai PTN, membawa harapan baru bagi kemajuan pendidikan di masa depan. (bp).
Editor: (BangunMCE).
Foto: Dokumen Sekolah SMAN 1 Kenduruan
