LUMAJANG, MCE – Jangan harap bisa melihat Camat se-Lumajang pelesir atau healing keluar kota dalam beberapa pekan ke depan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), resmi "mengandangkan" seluruh komandan wilayahnya menyusul rentetan aksi kriminalitas yang makin meresahkan warga.
Mulai dari begal yang makin nekat, curanmor yang menghantui parkiran, hingga aksi pelemparan batu ke kendaraan yang bikin nyali pengemudi ciut, menjadi alasan kuat di balik rapat mendadak di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (8/5/2026) malam.
Meski Bunda Indah berkelit bahwa kondisi Lumajang "baik-baik saja" dan bukan status darurat, rapat yang digelar mendadak hingga malam hari ini jelas mengirimkan pesan berbeda. Bunda Indah seolah sedang melakukan stress test kepada para Camat.
"Sengaja saya kumpulkan mendadak untuk tes apakah ada camat yang tidak siap, ternyata semua hadir," cetus Bunda Indah.
Instruksinya pun pedas dan tanpa kompromi: Camat dilarang meninggalkan wilayah tugas. Mereka dipaksa untuk "melek" 24 jam bersama Kapolsek dan Danramil guna memastikan rakyatnya tidak lagi dihantui begal saat melintas di jalanan sepi.
Bosan dengan janji-janji keamanan yang hanya di atas kertas? Bunda Indah langsung main gas pol. Pekan depan, ia memerintahkan pencairan dana dusun dipercepat untuk satu misi: Pemasangan CCTV Serentak!
Tidak ada lagi alasan birokrasi berbelit. Jika ada kendala teknis atau jaringan WiFi, Pemkab sudah pasang badan untuk mendampingi. Pesannya jelas: Jika dusun masih gelap tanpa pengawasan, maka ada yang tidak beres dengan eksekusi di lapangan.
Tak hanya urusan kamera, Bunda Indah juga menyentil persoalan lampu jalan (PJU) yang sering mati—bahkan yang berstatus jalan provinsi sekalipun. Seolah lelah menunggu birokrasi tingkat atas, ia menegaskan Pemkab akan mengambil alih perbaikan demi keselamatan warga.
Untuk memperkuat barisan di garda depan, nasib Linmas pun ikut disentuh. Honor yang selama ini "mungkin terlupakan" bakal segera dikucurkan. Meski nominalnya disebut tidak banyak, ini adalah "tamparan" bagi mereka yang selama ini menuntut keamanan tapi lupa menyejahterakan para penjaga lingkungan.
Kini, publik Lumajang tinggal menunggu: Apakah "kurungan" bagi para Camat dan pemasangan CCTV serentak ini akan benar-benar memberangus begal, ataukah ini hanya sekadar gertakan sambal di tengah tahun politik yang mulai memanas?
Satu hal yang pasti: Pekan depan, jika jalanan masih gelap dan CCTV belum terpasang, warga punya alasan kuat untuk menagih janji yang diucapkan di Pendopo malam itu. (bp).
#LumajangDaruratBegal #BundaIndah #CamatDilarangPiknik #CCTVDusun #KriminalitasLumajang
