BOJONEGORO, MCE – Kabupaten Bojonegoro kembali membuktikan bahwa taji produk lokalnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Di bawah komando Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro, Cantika Wahono, produk-produk UMKM Bumi Angling Dharma sukses mencuri perhatian publik pada ajang bergengsi pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas yang digelar di Kota Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Langkah taktis ini bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan sebuah misi diplomasi ekonomi kreatif yang agresif untuk membawa produk lokal naik kelas ke kancah nasional.
Magnet Perhatian di Tanah Daeng
Dalam pameran skala nasional tersebut, stan Dekranasda Bojonegoro tampil memukau dengan menyuguhkan mahakarya terbaik dari para perajin lokal. Stan ini bertransformasi menjadi etalase estetika yang memanjakan mata para pengunjung dari berbagai penjuru tanah air.
Beberapa produk unggulan yang menjadi primadona dan berhasil menarik perhatian pengunjung antara lain:
• Wastra Batik Bojonegoro: Menampilkan corak khas yang sarat akan filosofi lokal, dibalut dengan kombinasi warna berani yang anggun dan modern.
• Kerajinan Berbahan Kayu: Produk kriya kayu dengan tingkat presisi tinggi, memancarkan kesan mewah sekaligus ramah lingkungan (sustainable art).
• Aksesori Eksklusif: Sentuhan detail seni tangan dari pelaku UMKM binaan yang dirancang modis dan memiliki daya saing pasar yang tinggi.
Bukan Sekadar Pameran, Ini Pembuktian Kualitas
Kehadiran Bojonegoro di Makassar menjadi sinyal kuat bahwa UMKM daerah kini telah bertransformasi dari sekadar industri rumahan menjadi kekuatan ekonomi yang siap bersaing secara global.
"Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan bahwa produk Bojonegoro memiliki kualitas premium yang layak bersanding di pasar nasional. Kita tidak hanya membawa produk, tapi juga membawa identitas, kebanggaan, dan kerja keras para perajin kita," ujar representasi semangat yang diusung Dekranasda Bojonegoro.
Melalui kurasi yang ketat dan pembinaan berkelanjutan di bawah nakhoda Cantika Wahono, pameran ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi jejaring bisnis baru yang lebih luas, sekaligus mempertegas posisi Bojonegoro sebagai salah satu pusat industri kreatif yang wajib diperhitungkan di Jawa Timur. (bp).
