BOJONEGORO,MCE - Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMAN 1 Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada gelaran upacara bendera hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru, Senin (20/7/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya aktivitas belajar-mengajar, melainkan juga wadah pembakar semangat bagi ratusan siswa-siswi yang siap mengukir prestasi.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Baureno, Muhammad Ma'ruf, S.Pd., M.Pd., menyampaikan amanat yang sarat makna dan lebat akan motivasi. Di hadapan seluruh peserta didik, beliau menyambut hangat para siswa baru serta memberikan suntikan semangat bagi siswa senior kelas XI dan XII.
"Untuk kelas X, selamat, kalian sudah sepenuhnya menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Baureno Bojonegoro. Bagi kelas XI dan XII, jadikan evaluasi hasil belajar kemarin sebagai refleksi untuk meningkatkan prestasi mendatang. Untuk seluruh murid SMAN 1 Baureno, jadikan upacara bendera ini sebagai langkah awal kalian meraih prestasi gemilang dengan disiplin dan kerja keras," tegas Muhammad Ma'ruf, S.Pd., M.Pd. dalam amanatnya.
Bukan Sekadar Pesan: Bukti Nyata Raihan Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Semangat juang yang ditekankan oleh Kepala Sekolah bukanlah bualan belaka. Hal itu langsung terbukti nyata lewat pengumuman deretan prestasi membanggakan yang diukir oleh para siswa-siswi SMAN 1 Baureno.
Momen apresiasi riuh bergemuruh saat pihak sekolah mengumumkan nama-nama siswa berprestasi yang sukses menyumbang medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi. Keberhasilan ini menegaskan kualitas akademik serta daya saing tinggi peserta didik SMAN 1 Baureno, baik di tingkat daerah hingga nasional.
Tidak hanya unggul di bidang sains, panggung kehormatan juga milik para atlet muda SMAN 1 Baureno yang berlaga di Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Bojonegoro. Berbagai trofi dan raihan juara di bidang olahraga berhasil diboyong pulang sebagai bukti kerja keras dan kedisiplinan yang tak pernah padam.
Pengumuman prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya. Hal ini membuktikan bahwa sesuai dengan jargon sekolah, "All Have Greatness"—semua murid memiliki kehebatannya masing-masing. (bp).
