BOJONEGORO, MCE - Keselamatan berkendara bagi pelajar kembali menjadi prioritas utama. Mengantisipasi potensi kerusakan struktur kendaraan—terutama isu rangka yang rentan berkarat—kolaborasi strategis resmi digelar di lingkungan sekolah. Melalui sinergi bersama AHASS Nganjuk dan AHASS Ngraho, sebuah program layanan pemeriksaan rangka gratis khusus sepeda motor siswa resmi diluncurkan hari ini. Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang dirancang intensif selama dua hari ini menyasar model-model populer keluaran tahun 2020 hingga 2023, meliputi Honda Beat, Scoopy, Genio, hingga Vario 160. Langkah cepat ini diambil guna memastikan keamanan fisik kendaraan sebelum digunakan kembali beraktivitas di jalan raya.
Sinergi Teknis dan Tim Gabungan
Pelaksanaan di hari pertama yang berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 14.00–15.00 WIB berjalan lancar dengan antusiasme yang tinggi. Tercatat sebanyak 14 kendaraan milik siswa telah mendapatkan pemeriksaan menyeluruh pada sesi perdana ini.
Untuk menjamin kualitas layanan, tim gabungan diterjunkan langsung ke lokasi dengan komposisi personil profesional:
• Tim AHASS Nganjuk: Menurunkan 2 mekanik ahli dan 1 tenaga magang berpengalaman.
• Tim AHASS Ngraho: Membawa kekuatan penuh dengan 2 mekanik dan 2 tenaga magang.
• Pengawasan Mutu: Masing-masing cabang mengerahkan 1 kru khusus untuk mengawasi jalannya kegiatan secara ketat demi standar keamanan maksimal.
Komitmen Pencegahan dan Keamanan Berkendara
Febrian, selaku Supervisor AHASS Ngraho, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah preventif yang krusial untuk melindungi para pengendara muda dari risiko di jalan raya.
"Kegiatan jemput bola ini kami lakukan secara gratis sebagai wujud komitmen nyata terhadap keselamatan konsumen, khususnya para pelajar. Fokus utama kami adalah melakukan mitigasi dini dan menekan potensi kerusakan struktural seperti rangka yang karatan, sehingga para siswa dapat berkendara dengan rasa aman dan nyaman," ungkap Febrian di lokasi kegiatan.
Melalui program ini, pihak sekolah dan jaringan resmi Honda berharap para orang tua serta siswa semakin sadar akan pentingnya perawatan berkala, terutama pada bagian vital kendaraan yang jarang terlihat namun memegang peranan penting bagi keselamatan berkendara. (bp).
