SURABAYA, MCE - Komisi Nasional Pendidikan Republik Indonesia menetapkan arah baru kepemimpinannya di tingkat regional dengan menunjuk Kunjung Wahyudi sebagai Ketua Komisi Nasional Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kehadiran kepemimpinan baru ini membawa visi strategis untuk meningkatkan mutu dan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jawa Timur. Minggu (11/10/2026).
Dalam mengemban amanah tersebut, Kunjung Wahyudi mengusung tagline resmi: "Bersama Mewujudkan Pendidikan Jawa Timur yang Lebih Baik untuk Generasi Unggul". Visi ini dijabarkan ke dalam lima pilar utama pembangunan pendidikan, yang meliputi:
• Kolaborasi: Membangun kerja sama yang erat lintas sektor demi kemajuan pendidikan.
• Penguatan Ekosistem Sekolah: Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan berkarakter.
• Peningkatan Kualitas Pendidikan: Mendorong perbaikan mutu akademis maupun non-akademis secara berkelanjutan.
• Sinergi: Menyelaraskan peran pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
• Inovasi: Mengembangkan metode dan tata kelola modern demi mencetak generasi Jawa Timur yang berdaya saing global.
Dengan pengalaman serta jejaring yang luas, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu merumuskan solusi strategis atas berbagai tantangan dunia pendidikan di era modern, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik hingga relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman.
Komisi Nasional Pendidikan Jatim membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal transformasi pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berintegritas di Bumi Majapahit. (Bangun Purnomo: Koordinator Bidang IT & Media Komisi Nasional Pendidikan Jawa Timur).
