Tampilkan postingan dengan label bojonegoro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bojonegoro. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Oktober 2026

​Pesan Bermakna Plt. Kacabdin Wilayah Bojonegoro - Tuban di Hari Santri Nasional 2026: Santri Pelita Ilmu dan Akhlak Negeri


Bojonegoro, MCE - Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2026 disambut dengan penuh khidmat oleh berbagai kalangan, termasuk Plt. Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah Bojonegoro - Tuban, Maskun, S.Pd., M.M. 

 


​Dalam momentum istimewa tahun ini yang mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia" serta sub-tema "Jihad Santri untuk Negeri", Maskun menyampaikan pesan mendalam mengenai peran strategis santri bagi masa depan bangsa. 

 

​Ia menegaskan bahwa keberadaan santri memiliki dimensi yang sangat luas dalam pembangunan karakter bangsa. "Santri bukan hanya penjaga tradisi, tetapi pelita ilmu dan akhlak yang menerangi masa depan negeri," ujar Maskun dalam pesan resminya pada peringatan Hari Santri Nasional 2026. 


 

​Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya pilar-pilar utama yang harus dipegang teguh oleh generasi santri saat ini, yang meliputi:



​Ilmu: Sebagai penuntun langkah dalam menghadapi perkembangan zaman. 


• ​Akhlak: Sebagai penguat karakter moral bangsa. 

​


• Kemandirian: Sebagai penggerak kemajuan di masa depan. 


 

• ​Kepedulian: Sebagai bentuk nyata pengabdian untuk kemaslahatan negeri. 


 

​Melalui semangat Hari Santri Nasional 2026 ini, jajaran Cabang Dinas Wilayah Bojonegoro - Tuban berharap para santri di seluruh penjuru daerah, khususnya di wilayah Bojonegoro - Tuban, dapat terus konsisten menjadi agen perubahan positif yang membawa kemajuan, kedamaian, serta mengawal kejayaan Indonesia menuju peradaban yang mulia. (bp).

Rabu, 07 Januari 2026

​Boosting Transparency, Bojonegoro Regency Begins Labeling Homes of Social Assistance Recipients


​



BOJONEGORO, MCE - The Bojonegoro Regency Government is intensifying efforts to ensure that social assistance (Bansos) reaches the right targets. As a concrete step toward this goal, the government has begun placing official stickers on the homes of Beneficiary Families (KPM).


​The Vice Regent of Bojonegoro, Nurul Azizah, emphasized that these stickers are more than just labels; they serve as a tool for public transparency. "With these stickers in place, the community can openly see who is entitled to receive aid," Nurul stated while leading an assembly at the Regency’s ‘Gedung Putih’ on Wednesday (Jan 7, 2026).


​The initiative utilizes data from Damisda (Regional Poor Community Independent Data), following the Phase II update from late 2025. Through this rigorous validation process, the government aims to eliminate instances of aid being misdirected or sent to the wrong addresses. (bp). 

Senin, 25 Agustus 2025

ANBK Hari Kedua Mengukur Logika dan Memahami Realita

 

​


Bojonegoro, MCE - Pagi cerah, aura ketegangan terasa campur aduk dengan semangat di setiap ruang kelas. Bukan sekadar ujian biasa, hari kedua Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) telah tiba. Ini adalah babak krusial di mana Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar menjadi panggung utama. Anak-anak duduk di depan layar, bersiap mengukur sejauh mana logika mereka bisa bekerja dan seberapa peka mereka memahami dunia di sekitar mereka. Selasa (26/8/2025). 
​
​

Tes Numerasi bukanlah sekadar menghafal rumus atau menghitung angka-angka. Soal-soalnya dirancang untuk menguji kemampuan berpikir logis dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Di layar, muncul tantangan yang beragam: menghitung diskon saat berbelanja, mengukur volume air dalam sebuah wadah, atau menganalisis data statistik yang disajikan dalam grafik. Setiap soal adalah sebuah teka-teki yang mengajak mereka untuk berpikir kritis, mengurai masalah, dan menemukan solusi terbaik.
​


​Setelah otak mereka diasah dengan angka, giliran hati dan pemikiran kritis mereka diuji melalui Survei Lingkungan Belajar. Bagian ini tak ada jawaban benar atau salah. Di sini, setiap siswa menjadi "peneliti" kecil yang diminta untuk memberikan pendapat jujur tentang kondisi sekolah mereka. Mereka menjawab pertanyaan tentang kenyamanan kelas, kualitas pengajaran guru, hingga hubungan pertemanan di antara siswa. Setiap jawaban mereka adalah sepotong informasi berharga yang akan membantu kementerian dan sekolah untuk mengevaluasi dan memperbaiki ekosistem pendidikan. Survei ini menjadi cermin yang merefleksikan suasana belajar dari sudut pandang yang paling penting: para siswa itu sendiri.
​


​Hari itu, ANBK bukan hanya tentang mendapatkan nilai, melainkan tentang potret diri pendidikan nasional. Data dari Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar akan menjadi kompas bagi pemerintah dan guru untuk menavigasi arah perbaikan. Ini adalah momen refleksi kolektif, di mana setiap siswa, setiap jawaban, dan setiap tantangan yang mereka hadapi hari ini, akan menjadi fondasi untuk membangun masa depan pendidikan yang lebih baik. Akhir dari hari kedua ini adalah awal dari sebuah pemahaman yang lebih dalam tentang potensi dan tantangan yang ada. (bp). 

Minggu, 27 Maret 2022

Pengukuhan dan Deklarasi Relawan Sahabat Ganjar PAC Kecamatan se Kabupaten Bojonegoro




BOJONEGORO, MCE - Bertempat di gedung Aula Ria Kafe & Resto DPC Sahabat Ganjar Bojonegoro menyelenggarakan pengukuhan dan deklarasi Relawan sahabat Ganjar PAC kecamatan se Kabupaten Bojonegoro. Minggu (27/03/2022). 


Acara pengukuhan dilanjutkan dengan sosialisasi program pengkaderan tingkat kecamatan hingga tingkat desa. 


Pada kesempatan sama dilaksanakan penguatan kompetensi pengurus PAC dan diharapkan kedepannya saling sinergitas diantara pengurus guna mendukung dan mensukseskan program kerja. 


Kepada awak media, Adi Sukrisno panitia pelaksana pengukuhan dan deklarasi Relawan Sahabat Ganjar PAC Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro mengatakan, DPC Sahabat Ganjar Bojonegoro harus segera mengukuhkan PAC yang terbentuk untuk mensosialisasikan program kerja Sahabat Ganjar kepada masyarakat di tingkat kecamatan dan desa. 


Ketua DPC Sahabat Ganjar M. Nur Muwahidin menyampaikan harapannya, " Semua PAC yang sudah terbentuk, bisa berfungsi dengan baik hingga keberadaannya ditingkat masyarakat bawah terutama di desa-desa segera menguatkan jaringannya untuk mendapatkan dukungan masyarakat sesuai dengan tupoksinya. Sukses program yang kita emban adalah harapan kita semua," ucap Adi pada media Ini. 


"Pentingnya Ketua PAC sinergitas dengan pengurus DPC dan ranting agar komunikasi antara pengurus tidak berhenti pada pengukuhan saja namun bisa mensukseskan program Sahabat Ganjar." Pungkasnya.


Pelaksanaan pengukuhan berjalan lancar dan ditutup dengan doa dan ramah tamah serta sesi foto bersama hingga selesai. (ambon). 

Berita Terbaru