Tampilkan postingan dengan label trauma healing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trauma healing. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2022

Ketua TP. PKK Lumajang dan Mojokerto Giat Trauma Healing untuk Anak Pengungsi



LUMAJANG, MCE - Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. Musfarinah Thoriq dan Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Al Barra memberikan trauma healing kepada anak-anak di lokasi pengungsian Lapangan Desa Penanggal, Candipuro, Senin (17/01/2022).


Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang menerima bantuan peduli semeru dari Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto. Bantuan diterima secara simbolis di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang.


Donasi yang diserahkan antara lain uang tunai Rp 75 juta dan perlengkapan kebutuhan Huntara. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan empati masyarakat Mojokerto atas bencana erupsi Gunung Semeru yang menimpa Kabupaten Lumajang pada Desember lalu.


"Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami, atas bantuan dan perhatian seluruh kader PKK Mojokerto," ujar Ning Farin sapaan akrab Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang.


Setelah diterima di Pendopo, rombongan TP PKK Kabupaten Mojokerto juga menyempatkan mengunjungi lokasi pengungsian di Lapangan Desa Penanggal dan tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Candipuro.


Ning Farin dan Ny. Shofiya Hanak Al Bara turut memberikan trauma healing dan memberi semangat kepada anak-anak agar tetap memiliki cita-cita tinggi. "Semangat ya anak-anak, harus tetap ceria dan semangat belajar ya," ujar Ny. Shofiya. (frp).

Minggu, 26 Desember 2021

Selain Trauma Healing, Para Pengungsi dapat Pelatihan Pembuatan Abon Jantung Pisang




LUMAJANG, MCE - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Perpustakaan Desa “Lestari” Desa Sidorejo - Lumajang dan Kampung Dongeng Indonesia, mengadakan kegiatan dongeng untuk anak-anak di Desa Sumberwuluh sekaligus juga pelatihan singkat pembuatan abon jantung pisang untuk ibu-ibu.


Kegiatan juga dilakukan di lokasi pengungsian SMPN 1 Candipuro dan diikuti ratusan anak dan ibu-ibu dengan harapan dapat memberikan kegembiraan pada anak-anak dan orang tua serta perpustakaan mampu melakukan kegiatan inklusi sosial dengan memberikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.


Tutik Endriyani, Pustakawan Dinas Kearsipan dan Peprustakaan Kab Lumajang menyampaikan bahwa selama ini kegiatan yang ditujukan untuk anak-anak sudah sering dilakukan namun untuk Ibu-ibu dan bapak-bapak masih jarang. Untuk itu pelatihan pembuatan abon jantung pisang dilakukan agar ibu-ibu yang sudah hampir satu bulan di lokasi pengungsian dan tanpa kesibukan mulai membuka diri untuk mempersiapkan kegiatan atau usaha pasca masa tanggap darurat serta mulai melihat peluang apa yang bisa dilakukan ke depan.


"Pisang yang menjadi produk unggulan Kabupaten Lumajang pastinya juga menghasilkan jantung pisang yang juga melimpah. Selama ini masyarakat hanya mengolahnya menjadi sayur saja, agar awet dan bisa dikirim ke luar kota maka teman-teman Perpustakaan Desa “Lestari” Desa Sidorejo - Kecamatan Rowokangkung beberapa tahun ini mulai memproduksi abon jantung pisang yang pemasarannya terutama ke luar kota," jelasnya.


Tutik berharap, pasca pelatihan ini, para penyintas yang terdampak Erupsi Semeru mampu berusaha meningkatkan ekonomi keluarga dengan melakukan berbagai kegiatan wirausaha.


Kampung Dongeng Indonesia yang sudah dua kali bekerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, kali ini juga memberikan dongeng serta 150 paket alat tulis, mainan anak serta makanan ringan. Di samping juga ada peralatan ibadah yang dititipkan masyarakat pada Disarpus untuk dibawa ke lokasi pengungsian. (frp).

Kamis, 23 Desember 2021

Trauma Healing Buat Anak-anak Pengungsi Bisa Tersenyum Kembali




LUMAJANG, MCE - Sejak terjadinya Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2021, pengungsi mulai dihinggapi kejenuhan. Bila rasa jenuh tersebut tidak segera ditangani maka akan menjadi stres hingga rasa putus asa. Oleh karena itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain komunitas pendongeng, pegiat literasi, instansi perpustakaan dan lembaga lain, baik yang ada di Kabupaten Lumajang maupun luar Kabupaten Lumajang.


kegiatan trauma healing tersebut bekerja sama dengan Rumah Pintar Juanda Cendekia Puspenerbal (Jl. Raya Bandara Juanda, Kepuh, Betro, Kec. Sedati, Kabupaten Sidoarjo) selama 2 hari yaitu pada hari pertama dengan titik lokasi di Desa Labruk Kidul Sumbersuko dan Desa Jarit Candipuro (21/12/2021). Pada hari ke dua dengan titik lokasi di Desa Penanggal Candipuro, Desa Sumberejo Candipuro dan SMPN 2 Pasirian (22/12/2021).


Kedatangan Tim Safari Rumah Pintar Juanda Cendikia Puspenerbal dan mobil pintar ini yang didampingi Tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang untuk menghibur warga pengungsi Semeru khususnya anak-anak, dengan menghadirkan badut, memberikan edukasi, mendongeng, bernyanyi bersama, permainan tradisional/game seru, lomba-lomba, serta pemberian bingkisan dan hadiah door prize.


Ketua Tim Safari Rumah Pintar Juanda Cendekia Puspenerbal PNS Marsudi menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan trauma healing bagi para anak, dengan harapan anak-anak bisa tersenyum kembali pasca Erupsi Gunung Semeru.


“Karena dari sumber yang didapat untuk bantuan yang datang sudah banyak, hanya saja bantuan secara psikis lebih dibutuhkan. Oleh karena itu, Tim Safari Rumah pintar Juanda Cendekia Puspenerbal hadir di sini untuk membantu mengembalikan semangatnya”, ungkapnya.


Chindy Vionariska Pustakawan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Lumajang mengatakan, sejak terjadinya Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2021, tepat dimulai 7 Desember 2021 tim dari Disarpus Kabupaten Lumajang mengadakan kegiatan trauma healing di beberapa desa yang juga terdampak gempa dan menjadi Posko pengungsi lainnya.


Diharapkan melalui kegiatan trauma healing yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat serta membuktikan bahwa perpustakaan juga mampu melakukan hal-hal yang mungkin dianggap sulit dilakukan oleh perpustakaan atau lembaga lain seperti rumah pintar.


“Dengan penampilan dari Tim Safari Rumah Pintar Juanda Cendekia yang berpakaian seragam TNI khususnya TNI AL mampu memberikan motivasi dan menanamkan cita-cita serta berharap kelak menjadi seorang TNI yang unggul," imbuhnya.


Kedatangan Tim Disarpus dan Tim Safari Rumah Pintar Juanda Cendekia disambut ratusan anak di Posko pengungsian dengan gembira. Para anak diajak bermain dan bernyanyi bersama. Pengungsi orang tua dan relawan turut memeriahkan acara bersama anak-anak. Keseruan mereka diiringi canda tawa memecahkan ketegangan dan rasa capek yang dirasakan pengungsi dan relawan.


Usai menyanyi dan bermain bersama, Tim Safari Rumah Pintar Juanda Cendekia membagikan buku bacaan kepada anak-anak yang hadir serta mengajak berdoa bersama bagi para korban Erupsi Gunung Semeru.


Tim Safari Rumah Pintar juga membawa bantuan terdiri dari bingkisan buku dan alat tulis serta makanan dari TNI AL Peduli Semeru Puspenerbal, berupa 120 Judul Buku Donatur Rumah Pintar Jawa Timur, Kompor Gas, perlengkapan sholat dan lain-lain serta Paguyuban Pengelola Rumah Pintar Nasional juga memberikan Donasi. (frp)

Berita Terbaru