KEDIRI, MCE – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aris Agung Paewai, memberikan apresiasi tinggi terhadap praktik nyata pendidikan vokasi di Jawa Timur. Hal ini terungkap saat kunjungan kerjanya ke SMKN 1 Plosoklaten Kediri pada Minggu (30/11).
Dalam lawatannya, Aris meninjau langsung kesuksesan implementasi program strategis SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan). Program ini tidak hanya berjalan sangat baik, namun telah menjelma menjadi kekuatan utama sekolah dalam mengembangkan kompetensi siswa berbasis agribisnis dan agroteknologi.
Kunjungan tersebut tidak hanya formalitas. Aris Agung Paewai bahkan tampak turut memanen hasil budidaya sekolah, mulai dari ikan segar, melon kualitas premium, hingga kangkung.
Aktivitas ini menjadi bukti sahih bahwa proses pembelajaran di SMKN 1 Plosoklaten melampaui batas teori di kelas. Pendidikan di sini benar-benar menghasilkan produk nyata yang bermanfaat, tidak hanya meningkatkan keterampilan siswa tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat sekitar.
Fokus apresiasi tidak berhenti di sektor pertanian dan perikanan. Aris juga berkeliling meninjau area peternakan ayam modern serta menyaksikan langsung proses pemerahan sapi yang merupakan bagian integral dari konsep Teaching Factory sekolah.
Dr. Aris Agung Paewai memuji bagaimana seluruh unit usaha pendidikan ini dikelola secara profesional, rapi, dan sangat produktif. Model ini dinilai berhasil memberikan pengalaman kerja nyata kepada peserta didik, mencetak lulusan yang siap kerja, siap berwirausaha, dan menjadi pilar ketahanan pangan masa depan Jawa Timur. (bp).
