TUBAN, MCE – Sedikitnya 7.000 masyarakat dari berbagai latar belakang agama memadati GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban untuk mengikuti Senam Bersama dan Jalan Sehat Kerukunan Lintas Agama, Rabu (07/01). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80.
Hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, serta perwakilan Forkopimda Tuban.
Sekda Tuban, Budi Wiyana, menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi yang tidak tergantikan bagi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di Kabupaten Tuban. Selain itu, kondisi masyarakat yang harmonis juga akan mendorong tumbuhnya investasi di daerah.
Pemilihan GOR Rangga Jaya Anoraga sebagai lokasi kegiatan bertujuan mendukung upaya Pemkab Tuban dalam menjadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai pusat aktivitas masyarakat. GOR tersebut dinilai merepresentasikan wajah Tuban yang terbuka dan inklusif.
Sekda Tuban juga mengapresiasi ikhtiar Kemenag Tuban yang terus menjadi teladan dalam menanamkan nilai toleransi dan kerukunan umat beragama hingga ke pelosok desa. “Jalan sehat ini menjadi sarana menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan dan sportivitas,” ujarnya.
Adapun tema yang diangkat, yakni Kerukunan Umat Beragama, bertujuan memperkuat fondasi persatuan, kedamaian, serta kenyamanan hidup masyarakat Tuban. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor bersama masyarakat semakin solid.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan enam agama yang diakui di Indonesia. Peserta kegiatan berasal dari tokoh agama, jamaah, ASN, guru, siswa, hingga masyarakat umum. Hal ini menjadi gambaran nyata harmonisasi kehidupan beragama di Kabupaten Tuban.
Sementara itu, Umi Kulsum berharap kegiatan serupa tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten. Ke depan, inisiatif tersebut diharapkan tumbuh hingga tingkat kecamatan dan desa dengan digerakkan oleh komunitas lintas agama. Pemerintah akan terus memfasilitasi upaya tersebut. “Kerukunan merupakan fondasi utama kemajuan Tuban,” pungkasnya.
Peringatan HAB ke-80 berlangsung lancar dan meriah. Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga pembagian doorprize bagi peserta. (bp)
