Selasa, 10 Maret 2026

​Kreativitas Tanpa Batas: SMAN 1 Kenduruan Gelar Festival Ramadan, Bukti Nyata Sekolah Cetak Wirausaha Muda





​TUBAN, MCE – SMAN 1 Kenduruan kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terampil secara vokasional. Melalui program unggulan Double Track, sekolah ini sukses menyelenggarakan Festival Ramadan Double Track yang berlangsung pada 27 Februari serta 9–10 Maret 2026. Selasa (10/3/2026). 


​Bertempat di area depan sekolah, festival ini menjadi panggung nyata bagi siswa untuk memamerkan keahlian di bidang Tata Boga (Pastry & Bakery) dan Multimedia (Desain Grafis). Kegiatan ini dirancang sebagai implementasi kurikulum berbasis praktik yang fokus pada penumbuhan jiwa kemandirian dan kewirausahaan sejak dini.


​Pada hari pertama, antusiasme masyarakat dan warga sekolah memuncak saat stan Tata Boga menyajikan aneka menu takjil kekinian. Mulai dari wonton, mi dower, hingga berbagai es segar seperti es tela ungu dan es teller ludes diserbu pembeli. Tak berhenti di situ, pada hari kedua dan ketiga, fokus beralih pada produksi kue kering khas Idulfitri.


​Dibawah bimbingan trainer profesional, para siswa berhasil memproduksi nastar, kastengel, hingga snowball chelsea dengan standar kualitas yang tinggi. Menariknya, pada hari pemungkas, produk-produk tersebut dikemas dalam bentuk paket hampers Lebaran yang estetis, meningkatkan nilai jual sekaligus melatih sensitivitas siswa terhadap peluang pasar.


​Kesuksesan festival ini tidak lepas dari kolaborasi apik antar-jurusan. Siswa program Multimedia mengambil peran krusial dalam aspek branding. Mereka bertanggung jawab menciptakan desain poster, banner, hingga aset media sosial yang persuasif untuk mendukung pemasaran produk teman-teman mereka di bidang Tata Boga.


​Kepala SMAN 1 Kenduruan, Nur Ida Hasanatin, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah laboratorium hidup bagi para siswa.


​"Melalui festival ini, siswa tidak sekadar belajar membuat produk, tetapi mereka menyelami ekosistem bisnis yang sesungguhnya—mulai dari produksi, kerja sama tim, hingga strategi pemasaran digital. Kami ingin keterampilan ini menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka," ujar Nur Ida.


​Kegiatan ini berjalan sukses berkat bimbingan intensif dari para trainer, yakni Asriani, S.Pd. dan Setiyorini, S.Pd., serta pendampingan dari fasilitator Ika Dwi Safitri, S.Pd.. Dukungan penuh juga datang dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sudjarwo, S.E., yang terus memotivasi siswa untuk aktif berinovasi.


​Dengan terlaksananya Festival Ramadan Double Track ini, SMAN 1 Kenduruan semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, sekaligus mampu mencetak generasi muda yang kreatif dan mandiri. (bp). 

Artikel Terkait

​Kreativitas Tanpa Batas: SMAN 1 Kenduruan Gelar Festival Ramadan, Bukti Nyata Sekolah Cetak Wirausaha Muda
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru