BOJONEGORO, MCE – Suasana khidmat dan penuh kemenangan menyelimuti Masjid Agung Darussalam, Bojonegoro, pada Sabtu (21/3/2026). Di tengah ribuan jamaah yang memadati masjid bersejarah di Jalan KH. Hasyim Asy’ari tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, hadir melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H bersama jajaran pimpinan daerah.
Kehadiran Wabup Nurul Azizah bukan sekadar rutinitas ibadah. Sebelum takbir pertama dikumandangkan, ia naik ke mimbar untuk menyapa warga sekaligus memberikan kado lebaran berupa laporan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang kian melesat.
Dalam sambutannya, Nurul Azizah menekankan bahwa semangat Idul Fitri kali ini sejalan dengan komitmen Pemkab untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia memaparkan berbagai capaian pembangunan infrastruktur yang kini dirasakan merata oleh warga, mulai dari pelosok desa hingga pusat kota.
"Pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi soal bagaimana manfaatnya sampai ke tangan masyarakat secara adil dan merata," tegasnya di hadapan para jamaah.
Ada momen menarik saat Wabup Nurul menyampaikan pesan khusus dari Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. Meski tidak hadir di lokasi yang sama karena melaksanakan sholat di Masjid Baabus Shofa, Bupati menitipkan salam hangat dan permohonan maaf lahir batin bagi seluruh warga.
Ia juga mengungkapkan status baru Masjid Baabus Shofa yang kini telah resmi menjadi aset Pemkab Bojonegoro sejak 20 Februari 2026. Masjid yang sebelumnya merupakan aset keluarga AKBP (Purn) Budi Djatmiko tersebut kini menjadi bagian dari fasilitas publik yang dikelola daerah untuk kepentingan umat.
Ibadah Sholat Id ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat teras Bojonegoro, di antaranya:
- Sekda Bojonegoro: Edi Susanto
- Kadin PU Bina Marga & PR: Ivan Chusaevi
- Kadin Lingkungan Hidup: Luluk Alifah
- Kadinkes: Ninik Susmiati
- Kabag Perekonomian & SDA: Laela Noer Aeny
Kehadiran para kepala dinas ini menunjukkan sinergi kuat antar instansi dalam mengawal pembangunan Bojonegoro ke depan. Acara diakhiri dengan ramah tamah singkat yang memperlihatkan kedekatan antara pemimpin dan rakyatnya di hari yang fitri. (bp).
