Rabu, 29 April 2026

​SMPN 2 Gambiran Gencarkan Program SAS dan Sukseskan O2SN Banyuwangi




​BANYUWANGI, MCE – Sekolah bukan sekadar ruang kelas untuk transfer ilmu pengetahuan, melainkan kawah candradimuka bagi pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Filosofi inilah yang kini tengah digaungkan secara nyata oleh SMPN 2 Gambiran melalui inovasi program Sekolah Asuh Sekolah (SAS) serta peran aktifnya dalam mendukung talenta muda di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).


​Di bawah kepemimpinan Sabto Orbayani, S.Pd., M.Pd., SMPN 2 Gambiran membawa konsep kepedulian ke level yang lebih luas. Program SAS di sekolah ini tidak hanya berfokus pada pendampingan akademik antar-siswa, tetapi telah bertransformasi menjadi empat pilar utama:

​1. Sekolah Asuh Sekolah: Menciptakan ekosistem di mana siswa saling mendukung, sehingga tidak ada lagi siswa yang merasa terisolasi atau takut menghadapi kesulitan belajar.

​2. Sekolah Asuh Sungai: Menanamkan kesadaran ekologis untuk menjaga kelestarian sumber daya air di sekitar lingkungan sekolah.

​3. Sekolah Asuh Stunting: Bentuk kepedulian nyata dunia pendidikan terhadap isu kesehatan nasional.

4. ​Sekolah Asuh Sampah: Edukasi manajemen limbah demi terciptanya lingkungan belajar yang bersih dan nyaman.


​"Tujuan utama kami adalah menciptakan suasana sekolah yang ramah, aman, dan menyenangkan. Siswa yang mengalami kesulitan tidak perlu merasa malu, karena mereka memiliki rekan sebaya yang siap merangkul," ujar Sabto Orbayani saat ditemui di sela kesibukannya, Rabu (29/04/26).


​Hari ini, kemeriahan tampak jelas di aula SMPN 2 Gambiran yang menjadi lokasi perlombaan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) cabang Senam Lantai. Kegiatan ini menjadi bukti nyata soliditas tenaga pendidik di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Kecamatan Gambiran.


​Kerja sama antar-dewan guru menjadi kunci suksesnya perhelatan ini. Mereka bahu-membahu memastikan setiap atlet muda mendapatkan panggung terbaik untuk menyalurkan bakatnya.


​Salah satu momen menyentuh datang dari Alif, peserta cilik asal SDN 6 Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Dengan wajah berseri, ia mengungkapkan kegembiraannya dapat berlaga di aula SMPN 2 Gambiran. Menariknya, seluruh fasilitas dan kepesertaan dalam kegiatan ini dipastikan gratis (free) tanpa pungutan biaya, sebagai bentuk dedikasi penyelenggara terhadap pembinaan atlet sejak dini.


​Melalui integrasi program karakter seperti SAS dan dukungan terhadap ajang prestasi seperti O2SN, SMPN 2 Gambiran berharap dapat menjadi motor penggerak kualitas pendidikan di Bumi Blambangan.


​"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan aman, lancar, dan sukses. Ini semua demi kemajuan program pendidikan di Kabupaten Banyuwangi yang lebih inklusif dan berprestasi," pungkas Sabto Orbayani.


​Dengan semangat gotong royong dan inovasi yang berkelanjutan, SMPN 2 Gambiran membuktikan bahwa sekolah adalah rumah kedua yang nyaman bagi pertumbuhan intelektual sekaligus mental generasi penerus bangsa.

​Reporter: (S.H.)

Artikel Terkait

​SMPN 2 Gambiran Gencarkan Program SAS dan Sukseskan O2SN Banyuwangi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru