Bojonegoro, MCE – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban terus berkomitmen melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif dan mandiri. Komitmen ini dibuktikan lewat peluncuran program Produk SIKAP (Sistem Inovasi Ketahanan Pangan), sebuah gerakan kreatif yang diinisiasi oleh berbagai satuan pendidikan setingkat SMA, SMK, dan SLB di bawah naungan Cabdindik Wilayah Bojonegoro-Tuban. Senin (13/7/2026).
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban, Maskun, S.Pd., M.M., dalam konferensi pers menyampaikan apresiasi luar biasa atas lahirnya inovasi-inovasi berbasis pangan lokal dari para pelajar. Menurutnya, sekolah kini tidak lagi sekadar menjadi ruang belajar teori, melainkan inkubator bisnis dan pusat kreativitas nyata yang relevan dengan tantangan zaman.
"Melalui Produk SIKAP ini, kita mendidik anak-anak untuk peka terhadap isu ketahanan pangan sekaligus melatih jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) mereka sejak dini. Produk yang dihasilkan sangat kompetitif, sehat, alami, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi," ujar Maskun.
Program ini sukses menggerakkan berbagai sekolah untuk memproduksi komoditas unggulan secara mandiri yang dikelola langsung oleh siswa dengan bimbingan para guru. Beberapa sekolah yang menampilkan inovasi luar biasa di antaranya:
• SMAN 3 Bojonegoro (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan): Di bawah kepemimpinan Tri Herwidyatmono, S.Pd., M.Pd., sekolah ini sukses memasarkan produk segar dari Kebun SIKAP SMAGABO, mulai dari Telur Ayam besek, Pisang Raja, Pisang Cavendish, hingga Paket Sayur Segar organik siap konsumsi.
• SMAN 1 Rengel: Di bawah nakhoda Titis Asmarani, S.Pd., M.M., berhasil menciptakan produk olahan kreatif bernilai tambah seperti Keripik Bayam kaya serat, Keripik Pisang manis alami, Kerupuk Pakcoy antioksidan tinggi, serta Keripik Singkong bebas kolesterol.
• SMKN 1 Singgahan: Dipimpin oleh Rina Wijayanti, S.Pd., M.M., sekolah ini berfokus pada budidaya modern (hidroponik dan organik). Siswa kompeten di sini menghasilkan sayuran segar bebas pestisida dan camilan sehat yang mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
• SMAN 1 Jatirogo: Di bawah pimpinan M. Saiful Wajdi, S.Pd., M.Pd., ikut unjuk gigi dengan meluncurkan Telur Segar kemasan besek ramah lingkungan serta varian Keripik Singkong Putih, Singkong Kuning, dan Keripik Pisang yang renyah dan higienis.
Langkah masif yang diinisiasi oleh Cabdindik Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban ini diharapkan tidak hanya menjadi pemantik kreativitas internal sekolah, namun juga mampu menginspirasi masyarakat luas untuk memanfaatkan potensi lokal demi mewujudkan kemandirian pangan dari lingkup terkecil.
Produk-produk SIKAP hasil karya pelajar ini sekarang sudah mulai dipasarkan secara luas baik secara offline di lingkungan sekolah maupun melalui platform digital resmi masing-masing satuan pendidikan. (bp).
#CabdindikBojonegoroTuban #ProdukSIKAP #Maskun #KetahananPanganSekolah #InovasiSiswaSMASMK
