Tuban, MCE - Bencana alam tidak mengenal batas wilayah, dan kepedulian kemanusiaan pun melintasi ribuan kilometer. Di tengah khidmatnya momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tuban menegaskan komitmen nyata kebangsaan melalui aksi solidaritas bagi sesama.
Bertempat di halaman kantor pemerintahan setempat, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky secara resmi menyerahkan bantuan kemanusiaan tahap awal secara simbolis kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji, bertepatan dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Senin (17/8/2026). Bantuan ini merupakan akumulasi kepedulian kolektif dari jajaran Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga elemen masyarakat Tuban yang tergerak untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemkab Tuban memastikan bahwa seluruh logistik dan kebutuhan esensial akan disalurkan secara bertahap, disesuaikan dengan asesmen kebutuhan mendesak di lokasi bencana guna mengoptimalkan proses pemulihan pascabencana. Langkah cepat ini sekaligus menjadi refleksi mendalam bahwa semangat kemerdekaan sejati adalah hadirnya rasa aman, kepedulian, dan gotong royong di saat saudara sebangsa sedang dilanda duka.
Mari bahu-membahu menyatukan doa, mengetuk pintu langit agar masyarakat terdampak di NTT senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, serta keselamatan dalam melewati masa-masa sulit ini. Tuban hadir untuk NTT, bukti bahwa kemanusiaan adalah bahasa universal yang menyatukan seluruh penjuru negeri. (bp).
