Bojonegoro, MCE - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke-31 yang diselenggarakan perwakilan BKKBN Jatim mengadakan lomba yang diikuti MAN 1 Bojonegoro yaitu lomba SSK Paripurna dan lomba Jingle Dance Charlene Aku dan Kamu, keduanya MAN 1 Bojonegoro berhasil menjuarai juara 3 tingkat Provinsi Jatim. Kamis (11/7/2024)
Albar Jasil, S.Pd Pembimbing SSK dan Musik MAN 1 Bojonegoro mengatakan bahwa persiapannya untuk menghadapi lomba itu selama dua bulan yaitu persiapan berkas-berkas ssk yg disiapkan untuk dikirim dan untuk jingle nya juga bersama anak-anak untuk membuat lagu, mengaransemen lagu, membikin gerakan-gerakan dance yang kedua lomba itu dikirim secara online dulu seleksinya. Kegiatan itu diikuti oleh peserta 38 Kab/Kota se-Jatim.
Disampaikan pula oleh Albar, pesan buat siswa semoga dengan keberhasilan menjuarai lomba di tingkat provinsi ini bisa menjadi semangat kita untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Untuk siswa-siswa yang lain semoga termotivasi untuk berprestasi lagi baik level kabupaten, provinsi, nasional dan internasional karena MAN 1 Bojonegoro selalu juara dalam setiap even, jadi insyaallah akan ada lagi prestasi-prestasi yang berlanjut," harapnya.
H. Saifuddin Yulianto, S.Ag, M.Pd.I Kepala MAN 1 Bojonegoro menambahkan alhamdulillah menyambut tahun ajaran baru ini kita mendapatkan beberapa prestasi diantaranya adalah lomba Ganeca E-pport juara 3, juara 2 beregu Kompetisi Sains Madrasah tingkat kabupaten Bojonegoro untuk mewakili tingkat provinsi, juara 2 Kejurprov MMA, lomba SSK Paripurna dan Jingle Dance Aku dan Kamu, juara umum lomba PBB yang dilaksanakan oleh kabupaten Bojonegoro, alhamdulillah berprestasi.
"Ini menunjukkan bahwa sebenarnya siswa MAN 1 Bojonegoro paling tidak di segala bidang ada kadernya, ada yang terbaik di masing-masing bidang begitu juga dengan lomba-lomba mapel yang lain ataupun lomba-lomba KIR dan lain sebagainya insyaallah kita akan tetap berusaha karena masing-masing anak memiliki bakat dan minat khusus yang itu bila dikembangkan paling tidak mereka juga memiliki kecakapan dan prestasi, ujarnya.
Disampaikan pula khusus terkait dengan kependudukan ini adalah pembinaan dini kepada anak-anak sama dengan motif kita adalah Genre (generasi berencana). Berencana itu misi kita adalah menghindarkan tiga hal yaitu pernikahan dini, seks bebas, dan nafsa (narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya). Jika anak sudah terbebas dari itu insyaallah remaja-remaja kita akan berkualitas. Jadi saya ulangi kembali menghindarkan diri dari seks bebas, pernikahan dini dan penggunaan nafsa.
"Besar harapan kami hal itu bisa berkesinambungan sampai mereka menempuh pendidikan yang lebih tinggi atau berkarya di bidangnya masing-masing lebih tinggi. Paling tidak sebagai modal awal bahwa mereka adalah remaja yang berkualitas tentu dengan pembinaan awal dari MAN 1 Bojonegoro dengan kader pendidikannya, kader kependudukannya, kader PIKR nya (pusat informasi dan konseling remaja)," pungkasnya. (bp: Koordinator Bidang IT dan Media Komnas Pendidikan Jatim).
