Jumat, 03 Oktober 2025

​Monas Membara dalam Semangat Persatuan: Prabowo Subianto Pastikan Kesiapan HUT TNI ke-80



​JAKARTA, MCE - Di bawah langit biru Jakarta yang cerah, Monumen Nasional (Monas), lambang kebanggaan Ibu Pertiwi, berdenyut dengan energi yang berbeda. Bukan hanya hiruk pikuk wisatawan biasa, namun adalah getaran antisipasi menjelang sebuah perayaan akbar: Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80. Jumat (3/10/2025). 


​Pada hari itu, aura kegembiraan bercampur ketegasan menyelimuti jantung kota. Kerumunan masyarakat yang sudah memadati area sejak pagi tampak tak sabar. Mereka bukan hanya ingin menyaksikan persiapan militer yang megah, tetapi juga menanti sosok pemimpin negara.


​Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir di tengah-tengah mereka. Kedatangan beliau bukanlah sekadar kunjungan protokoler, melainkan sebuah peninjauan langsung untuk memastikan setiap detail persiapan perayaan HUT TNI ke-80 berjalan sempurna. Bagi seorang Presiden yang juga berlatar belakang militer, momen ini tentu memiliki makna yang mendalam. Langkah tegap beliau menyusuri area Monas, matanya mengamati barisan, perlengkapan, dan tata letak dengan cermat, seolah-olah setiap jengkal tanah harus siap menjadi panggung penghormatan tertinggi bagi prajurit bangsa.


​Namun, yang paling memikat dari kunjungan ini adalah sambutan hangat yang tulus dari masyarakat. Teriakan riang, lambaian tangan, dan permintaan berswafoto segera menyambut beliau. Presiden Prabowo membalas sapaan itu dengan senyum khasnya, menunjukkan keakraban yang mengalir tanpa sekat. Pemandangan ini adalah potret langka: Kepala Negara yang datang sebagai pengawas, namun disambut sebagai bagian dari keluarga besar bangsa.


​Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. Seskab Teddy yang dikenal dekat dengan Presiden, ikut turun menyapa masyarakat. Kehadirannya menambah nuansa kehangatan, seolah-olah memastikan bahwa seluruh elemen pemerintahan hadir dan menyatu dengan rakyat. Interaksi antara Seskab Teddy dan warga yang antusias menjadi simbol kuat bahwa pemerintahan bekerja bukan di balik menara gading, melainkan di tengah-tengah denyut nadi kehidupan masyarakat.


​Momen di Monas pada hari itu jauh melampaui sekadar peninjauan teknis. Ia adalah cerminan sempurna dari semangat persatuan yang kokoh. Kehadiran Presiden, didampingi salah satu anggota kabinetnya, di tengah lautan rakyat yang antusias, dengan fokus pada kesiapan TNI, mengirimkan pesan yang lantang: Pemerintah, TNI, dan Rakyat adalah Tiga Pilar tak terpisahkan.


​Perayaan HUT TNI ke-80 nanti bukan hanya tentang parade dan alutsista. Ia adalah perayaan atas kedaulatan, pengorbanan, dan kesetiaan para prajurit. Dan, melalui kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Monas, pesan itu terukir jelas: Negara siap memberikan penghormatan terbaik, didukung oleh cinta dan kepercayaan penuh dari seluruh rakyat Indonesia. Monas kini tidak hanya berdiri sebagai monumen sejarah, tetapi sebagai saksi bisu keakraban abadi antara pemimpin, pelindung, dan pemilik sah negeri ini. (bp). 

Sumber: Seskab RI 

Artikel Terkait

​Monas Membara dalam Semangat Persatuan: Prabowo Subianto Pastikan Kesiapan HUT TNI ke-80
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru