Kamis, 13 November 2025

​Jejak Geologi Langka Kedung Lantung Menuju Panggung Dunia




​BOJONEGORO, MCE - Langkah ambisius Kabupaten Bojonegoro untuk meraih pengakuan bergengsi UNESCO Global Geopark (UGGp) makin menunjukkan titik terang. Upaya ini bukan sekadar mimpi; ini adalah sebuah perjalanan untuk memamerkan warisan geologi luar biasa yang tersembunyi di tanah Bojonegoro kepada mata dunia.


​Pada Rabu (12/11/2025), tim Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) terjun langsung ke lapangan dalam agenda penting: rapat koordinasi dan peninjauan geosite krusial. Fokus utama hari itu adalah menyusun dossier—dokumen pendukung vital—untuk pengajuan Geopark Nasional Bojonegoro.


​Peninjauan kali ini menyoroti keunikan Geosite Kedung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras. Lokasi ini merupakan salah satu pilar utama yang diharapkan dapat mengantar Bojonegoro ke pentas global.


​Kawasan Cagar Alam Geologi Kabupaten Bojonegoro, yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM RI Nomor: 55.K/HK.02/MEM.G/2021, adalah bukti sahih kekayaan alam yang dimiliki daerah ini.


​Inilah Lima Lokasi Utama yang Menjadi Jantung Geopark Bojonegoro:
​1. Petroleum System Wonocolo (Desa Wonocolo, Kedewan): Warisan minyak bumi yang unik.
​2. Struktur Antiklin Kawengan (Desa Kawengan, Kedewan): Formasi geologi yang memukau.
​3. Kayangan Api (Desa Sendangharjo, Ngasem): Fenomena api abadi yang melegenda.
​4. Kedung Lantung (Desa Drenges, Sugihwaras): Geosite langka yang kini jadi sorotan.
​5. Fosil Purba Gigi Hiu (Desa Buntalan, Temayang): Saksi bisu kehidupan purbakala.


​Dengan peninjauan KNGI di Kedung Lantung, Bojonegoro tidak hanya mengamankan dokumen, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam pelestarian dan pengembangan potensi geologi yang berujung pada pengakuan UGGp. Ini adalah babak baru bagi Bojonegoro untuk menjadi destinasi pariwisata berbasis konservasi dan edukasi kelas dunia. (bp). 

Artikel Terkait

​Jejak Geologi Langka Kedung Lantung Menuju Panggung Dunia
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru