Senin, 26 Januari 2026

​Samberan Bergoyang: Saat "Salam Olahraga" Mendarat di Tengah Malam, Berakhir Damai di Meja Mediasi




​BOJONEGORO, MCE – Sepertinya warga Desa Samberan, Kecamatan Kanor, baru saja mendapat tontonan live action yang lebih menegangkan daripada sinetron "Azab" di televisi. Sebuah video viral di Facebook memperlihatkan seorang ibu—yang tetap sigap menggendong buah hatinya—memberikan "salam olahraga" alias tamparan maut kepada seorang wanita yang diduga menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya.


​Kejadian ini bermula pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, saat dunia seharusnya sedang terlelap. Istri sah dari pria berinisial MTH tampaknya memiliki insting detektif yang lebih tajam dari radar militer. Setelah berkali-kali menelepon dan mengirim pesan WhatsApp namun hanya dibalas oleh keheningan (alias di-ghosting suami sendiri), sang istri akhirnya mendapat kejutan.


​Bukannya suara suami yang terdengar di ujung telepon, melainkan suara Pak Kepala Dusun (Kasun) Samberan. Ternyata, si suami beserta motornya sudah "diamankan" warga di depan TPQ setempat.


​Kapolsek Kanor, AKP Slamet Hariyanto, mengonfirmasi bahwa MTH diduga kuat tengah asyik menjalin hubungan terlarang dengan wanita berinisial EM (34). Strategi parkir motor di sekitar Waduk Samberan ternyata tak cukup canggih untuk mengelabui mata warga yang jeli.

"Yang bersangkutan menyerahkan diri kepada warga karena sepeda motor miliknya yang diparkir di sekitar Waduk Samberan telah diamankan," jelas AKP Slamet (26/1).


​Mungkin MTH lupa, di desa, mata warga dan telinga tetangga adalah sistem CCTV paling canggih yang pernah ada.


​Meski sempat ada insiden "plak-pluk" alias tamparan di lokasi kejadian, untungnya situasi tidak berakhir menjadi tawuran masal. Bhabinkamtibmas dan petugas Polsek Kanor segera meluncur ke TKP untuk mengamankan keadaan sebelum tensi semakin memanas.


​Kabar baiknya (bagi para pihak yang terlibat), kasus asmara yang bikin geger satu kecamatan ini akhirnya berakhir di meja hijau... eh, maksudnya meja kayu di balai desa. Keduanya sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan melalui mediasi. (bp). 

Artikel Terkait

​Samberan Bergoyang: Saat "Salam Olahraga" Mendarat di Tengah Malam, Berakhir Damai di Meja Mediasi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru