BOJONEGORO, MCE – Kabupaten Bojonegoro selama ini lekat dengan citra sebagai "Kota Minyak". Deru mesin pengeboran dan sumur-sumur gas bumi seolah menjadi wajah utama kabupaten di Jawa Timur ini. Namun, siapa sangka di balik gersangnya lahan yang kaya akan hidrokarbon, terselip sebuah oase hijau yang menawarkan keteduhan dan kemanisan alami: Kebun Anggur Bandungrejo. Senin (26/1).
Terletak di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, destinasi agrowisata ini kini menjadi buah bibir. Bukan sekadar perkebunan biasa, tempat ini merupakan representasi dari geliat ekonomi kreatif masyarakat lokal yang berhasil mengubah potensi lahan menjadi magnet pariwisata baru yang menyegarkan mata dan raga.
Memasuki kawasan kebun, pengunjung langsung disambut oleh jajaran tanaman anggur yang merambat rapi di bawah naungan struktur pelindung modern (greenhouse). Kontras dengan teriknya matahari Bojonegoro, udara di dalam kebun terasa lebih sejuk. Ratusan dompolan buah anggur dengan berbagai varietas unggulan menggantung rendah, seolah mengundang siapa pun untuk menyentuh dan memetiknya.
"Pengalaman petik langsung ini yang kami cari. Rasanya berbeda ketika kita memilih buah sendiri dari batangnya, masih sangat segar dan kualitasnya terjamin," ungkap salah satu pengunjung yang datang dari luar daerah.
Keberadaan Kebun Anggur Bandungrejo bukan hanya tentang hiburan semata. Secara jurnalistik, fenomena ini mencerminkan beberapa poin penting bagi kemajuan daerah:
- Diversifikasi Ekonomi: Menunjukkan bahwa Bojonegoro mampu mandiri di sektor selain migas, yakni melalui sektor pertanian dan pariwisata terpadu.
- Magnet Pariwisata Regional: Menarik minat wisatawan dari luar kota yang pada akhirnya memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi UMKM di sekitar lokasi.
- Edukasi Pertanian: Menjadi sarana belajar bagi masyarakat umum mengenai teknik budidaya anggur di lahan tropis yang ternyata bisa menghasilkan kualitas premium.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong publikasi potensi-potensi seperti ini melalui kanal resminya. Dukungan infrastruktur dan promosi yang masif diharapkan mampu menjadikan Desa Bandungrejo sebagai pilot project bagi desa-desa lain dalam mengembangkan agrowisata berbasis komunitas.
Bagi Anda yang jenuh dengan hiruk-pikuk perkotaan, kebun anggur ini menawarkan pelarian yang manis. Sebuah simfoni hijau di tanah minyak, yang membuktikan bahwa dengan tangan dingin dan ketelatenan, bumi Bojonegoro mampu memberikan hasil yang jauh melampaui apa yang ada di perut buminya. (bp).
