LAMONGAN, MCE – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi ruang dialogis yang hangat antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan masyarakat arus bawah. Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, MBA, bersama jajaran Forkopimda, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Ar-Rahman, Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu, pada Jumat (27/2).
Kegiatan ini bukan sekadar ritual seremonial tahunan, melainkan menjadi wadah strategis bagi Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut untuk menyerap aspirasi langsung, mempererat tali silaturahmi, serta memantau progres pembangunan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Pak Yes memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Desa Dumpiagung atas capaian sektor pertanian yang gemilang. Beliau menilai keberhasilan panen raya di wilayah ini merupakan bukti nyata dari kerja keras petani yang didukung oleh ekosistem pertanian yang semakin membaik.
“Alhamdulillah, pantauan kami di lapangan menunjukkan hasil panen yang memuaskan dengan harga jual yang stabil dan kompetitif. Ini adalah kabar baik bagi penguatan ekonomi kerakyatan kita. Semoga tren positif ini terus meningkat sehingga kesejahteraan petani di Lamongan semakin kokoh,” ujar Pak Yes di hadapan para jamaah dan tokoh masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Lamongan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal visi besar kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto. Pak Yes menyoroti dua poin krusial yang menjadi fokus utama di Desa Dumpiagung, yakni:
1. Penguatan Ekonomi melalui KDMP: Optimalisasi program penguatan ekonomi desa guna memastikan kemandirian finansial masyarakat lokal.
2. Makan Bergizi Gratis (MBG): Memastikan kesiapan infrastruktur dan validitas data agar program nasional ini berjalan presisi, transparan, dan sesuai regulasi yang ditetapkan demi peningkatan kualitas SDM sejak dini.
Memasuki satu tahun kepemimpinan pasangan Yes-Dirham, berbagai program strategis terus dipacu implementasinya. Salah satu yang menjadi primadona adalah program Jamula (Jalan Mantap Umum Lamongan) yang fokus pada konektivitas antarwilayah guna memacu perputaran ekonomi.
Pak Yes menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik adalah harga mati untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Transformasi ini dipandang sebagai fondasi penting bagi Kabupaten Lamongan dalam berkontribusi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
“Pembangunan tidak bisa berjalan searah. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, elemen masyarakat, dan tokoh agama. Mari kita perkuat sinergi ini untuk mewujudkan Lamongan yang semakin baik, semakin inklusif, dan semakin berjaya,” pungkasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial dan santunan, yang semakin menambah khidmat suasana Safari Ramadhan di Desa Dumpiagung tersebut. (bp).
