Senin, 09 Februari 2026

​Sajak Pengabdian: Catatan di Hari Pers Nasional 2026




Salam hormat dan salam sejahtera bagi para penjaga nalar bangsa.


​Surabaya, MCE - Hari ini, di puncak Hari Pers Nasional 2026, kita berdiri di bawah satu panji besar: "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat." Sebuah kalimat yang tak boleh hanya berakhir sebagai hiasan dinding atau gema di ruang-ruang seremoni. Ada denyut tanggung jawab yang besar di dalamnya.


​Kepada seluruh insan pers, mari kita merenung sejenak di tengah riuhnya arus informasi. Di tangan kitalah pena harus menjadi kompas kebenaran. Jadilah saksi yang jujur, penjaga integritas yang teguh, dan perajut kredibilitas yang tak tergoyahkan.


​Tegakkanlah etika di atas kepentingan. Hadirkanlah berita yang tidak hanya akurat dan berimbang, namun juga menyentuh nurani—bukan sekadar kata-kata manis di bibir tanpa makna.


​Pers yang sehat adalah napas bagi demokrasi. Ia bukan hanya simbol, melainkan akar yang memperkuat kedaulatan ekonomi dan fondasi yang mengokohkan bangunan bangsa. Di setiap titik tinta yang kita goreskan, ada harapan rakyat yang sedang kita perjuangkan.


​Maju terus Pers Nasional.
Jadilah suara rakyat yang murni, bukan sekadar gema dari ritual yang sunyi.


​Merdeka!
PJI, Penegak Pilar Demokrasi!


​Salam kompak,
Hartanto Boechori
(Ketua Umum PJI)


​(bp). 

Artikel Terkait

​Sajak Pengabdian: Catatan di Hari Pers Nasional 2026
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru