Senin, 25 Mei 2026

​Gubernur Jatim Tinjau Peternakan Kurban di Baureno, Garansi Stok dan Kualitas Aman Menjelang Idul Adha




​BOJONEGORO, MCE – Menjelang momentum sakral Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat untuk memastikan kesiapan dan keamanan pasokan hewan kurban. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja langsung ke sentra peternakan sekaligus pengepul ternak kurban di Desa Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (25/5/2026).


​Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur ini tidak hanya menjadi agenda birokrasi formal, melainkan juga disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga Baureno tampak berjajar rapi di sepanjang jalan menuju lokasi, menanti kesempatan untuk menyapa langsung dan bergantian mengabadikan momen berfoto bersama sang Gubernur.


​Dalam inspeksi mendalam tersebut, Gubernur Khofifah didampingi oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah. Keduanya meninjau langsung kondisi fisik kandang komunal maupun privat milik peternak lokal yang menjadi salah satu penyangga kebutuhan daging kurban di kawasan tersebut.


​Langkah ini diambil guna memastikan bahwa hewan-hewan yang akan dikorbankan memenuhi syariat Islam serta standar kesehatan yang ketat.


​Tidak sekadar melihat kondisi fisik, Gubernur Khofifah juga membuka ruang dialog interaktif dengan para peternak lokal. Dialog ini mencakup pembahasan komprehensif mulai dari asal-usul bibit sapi, pola perawatan harian, manajemen kesehatan hewan, hingga formulasi pakan ternak yang digunakan.


​"Kita ingin memastikan bahwa rantai pasok hewan kurban, khususnya sapi di Jawa Timur, berada dalam kondisi prima. Aspek kualitas pakan dan kesehatan harus dijaga ketat agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat," ujar Khofifah di sela-sela peninjauan.


​Kabupaten Bojonegoro, khususnya Kecamatan Baureno, selama ini memang dikenal sebagai salah satu lumbung peternakan yang produktif di Jawa Timur. Kunjungan strategis ini menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mengawal stabilitas harga dan ketersediaan stok di pasar, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para peternak lokal agar mampu mengoptimalkan nilai ekonomi ternak mereka menjelang hari raya.


​Dengan adanya jaminan langsung dari peninjauan lapangan ini, Pemprov Jatim optimistis kebutuhan hewan kurban untuk tahun 1447 Hijriah ini akan terpenuhi dengan baik, sekaligus mampu menyuplai kebutuhan daerah lain di luar Jawa Timur. (bp). 

Artikel Terkait

​Gubernur Jatim Tinjau Peternakan Kurban di Baureno, Garansi Stok dan Kualitas Aman Menjelang Idul Adha
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru