Jumat, 10 Juli 2026

​ ​Sentuh Hati! Cara Unik SMKN 1 Kota Kediri Didik Karakter Siswa Lewat Tradisi Sungkeman Luhur Jawa




​KEDIRI, MCE – Di tengah gempuran modernisasi dan digitalisasi yang kian masif, SMK Negeri 1 Kota Kediri justru memilih jalan yang menyentuh akar rumput kebudayaan dalam menyambut tahun ajaran baru. Sekolah kejuruan ini membuktikan bahwa pendidikan modern yang maju tidak harus menanggalkan identitas tradisi luhur leluhur.


​Hal ini dibuktikan melalui agenda luar biasa bertajuk "Acara Sungkeman dengan Kembang Telon: Uri-Uri Budoyo Jawi" yang akan digelar khidmat pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Lapangan Belakang SMKN 1 Kota Kediri.


​Fondasi Pendidikan Berawal dari Adab dan Budaya


​Dalam konferensi persnya kepada awak media, Kepala SMKN 1 Kota Kediri, Edy Suroto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan sebuah manifestasi nyata dari keseriusan sekolah dalam membentuk karakter generasi muda.


​"Ini adalah permulaan yang sungguh-sungguh dalam pembelajaran dan pendidikan di SMKN 1 Kota Kediri," ujar Edy Suroto mantap. "Kita ingin mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dan siap kerja secara teknis, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur, menghormati orang tua serta guru, dan bangga akan identitas budayanya sendiri."


​Makna Mendalam di Balik "Kembang Telon"


​Acara yang dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB ini mewajibkan para siswa untuk membawa perlengkapan simbolis yang kaya akan filosofi Jawa: Kembang Telon (yang terdiri dari 1 tangkai bunga mawar, 1 buah kembang kenanga, dan 1 buah bunga kanthil) serta 1 air mineral kemasan gelas.


​Secara turun-temurun dalam falsafah Jawa, unsur-unsur ini melambangkan ketulusan, keharuman nama baik, dan keterikatan batin yang suci antara anak dan orang tua, serta murid dan guru. Prosesi sungkeman massal ini diharapkan mampu melebur ego masa remaja dan mengisinya dengan rasa takzim, restu, serta doa agar perjalanan menuntut ilmu di SMKN 1 Kota Kediri berjalan berkah dan lancar.


​Menjawab Tantangan Zaman: Bangun Generasi Berkarakter


​Melalui jargon utamanya; Hormati Orang Tua dan Guru, Melestarikan Budaya Jawa, serta Bangun Generasi Berkarakter dan Berbudaya, SMKN 1 Kota Kediri ingin mengirimkan pesan kuat kepada dunia pendidikan di Indonesia. Bahwa di atas ilmu pengetahuan yang tinggi, ada adab yang harus dijunjung setinggi langit.


​Langkah berani dan menyentuh hati dari SMKN 1 Kota Kediri ini pun diprediksi akan menuai banyak apresiasi positif dari kalangan warganet (netizen) yang merindukan kembalinya nilai-nilai kesopanan dan budaya ketimuran di ranah sekolah formal. (bp). 

Artikel Terkait

​ ​Sentuh Hati! Cara Unik SMKN 1 Kota Kediri Didik Karakter Siswa Lewat Tradisi Sungkeman Luhur Jawa
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berita Terbaru