TUBAN, MCE – Di tengah arus modernisasi yang kerap membawa tren musik populer ke panggung-panggung sekolah, SMA Negeri 1 Parengan memilih cara yang berbeda dan sarat makna dalam merayakan hari jadinya. Pada Senin (26/1/2026), nuansa magis suara gamelan dan bayang-bayang wayang kulit menghiasi puncak perayaan Dies Natalis ke-28 sekolah tersebut. Langkah ini menjadi penegas bahwa SMAN 1 Parengan bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan benteng pelestarian budaya bangsa.
Awanda Alif Kushar, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyampaikan bahwa pemilihan wayang kulit sebagai sajian utama bertujuan untuk memberikan panggung kehormatan bagi talenta-talenta muda. Bukan mengundang seniman luar, sekolah justru unjuk gigi dengan menampilkan kelompok Karawitan siswa dan dalang muda berbakat, Ki Yoga Aji Nugroho, yang merupakan siswa aktif kelas XI. Hal ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap budaya luhur masih tumbuh subur di sanubari generasi Z.
Semangat perayaan ini sejatinya telah berdenyut sejak rangkaian perlombaan olahraga dimulai. Di lapangan voli, persaingan sengit mempertemukan tim-tim terbaik tingkat SMP/MTs. Pada kategori putra, SMPN 1 Rengel berhasil mengukuhkan diri sebagai Juara 1, disusul oleh MTsN 2 Tuban sebagai Juara 2, sementara posisi Juara 3 bersama diraih oleh SMPN 2 Parengan dan SMPN 4 Tuban.
Dominasi terlihat di kategori putri, di mana SMPN 1 Parengan sukses menyabet gelar Juara 1, mengungguli SMPN 2 Parengan yang menempati posisi Juara 2. Adapun predikat Juara 3 bersama diraih oleh SMPN 1 Senori dan SMPN 2 Singgahan. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa sportivitas dan prestasi atlet muda di wilayah Tuban dan sekitarnya berkembang sangat pesat.
Kemeriahan Dies Natalis ke-28 ini juga menyentuh aspek ekonomi dan kreativitas masyarakat. Gelaran Bazar UMKM yang diisi oleh kreativitas siswa dan warga umum turut memadati area sekolah, menciptakan perputaran ekonomi yang dinamis. Di sudut lain, keceriaan terpancar dari wajah 123 anak-anak peserta lomba mewarnai tingkat TK se-Kecamatan Parengan yang turut menyemarakkan suasana.
Sebagai penutup rangkaian acara, Awanda Alif Kushar menambahkan bahwa pada Selasa, 27 Januari, seluruh keluarga besar sekolah akan mengikuti jalan sehat internal. Acara tersebut akan dimeriahkan oleh penampilan grup orkes Soraya, sebagai bentuk apresiasi dan hiburan bagi siswa serta staf setelah sukses menyelenggarakan rangkaian acara yang panjang. Melalui perpaduan seni tradisional, olahraga, dan hiburan modern, SMAN 1 Parengan optimis menatap masa depan sebagai sekolah yang unggul secara akademik namun tetap teguh memegang akar budaya. (bp).
